<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda Metro Buru Aktor Intelektual Kerusuhan Demo DPR 27 Agustus</title><description>Polisi menilai kejadian pada 27 Agustus memiliki kemiripan dengan model kerusuhan terorganisir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/03/338/3239823/polda-metro-buru-aktor-intelektual-kerusuhan-demo-dpr-27-agustus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/03/338/3239823/polda-metro-buru-aktor-intelektual-kerusuhan-demo-dpr-27-agustus"/><item><title>Polda Metro Buru Aktor Intelektual Kerusuhan Demo DPR 27 Agustus</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/03/338/3239823/polda-metro-buru-aktor-intelektual-kerusuhan-demo-dpr-27-agustus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/03/338/3239823/polda-metro-buru-aktor-intelektual-kerusuhan-demo-dpr-27-agustus</guid><pubDate>Kamis 03 September 2026 07:32 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/03/338/3239823/kombes_iman_imanuddin-L0X5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/03/338/3239823/kombes_iman_imanuddin-L0X5_large.jpg</image><title>Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki kerusuhan yang terjadi di sekitar gedung DPR/MPR pada Kamis (27/8/2026) lalu. Selain mendalami dugaan adanya mobilisasi massa dan penyedia dana, pihak kepolisian saat ini tengah memburu aktor intelektual yang menjadi dalang di balik aksi anarkis tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami terus berkomitmen untuk mengusut aktor-aktor intelektual, penggerak, hingga penyedia dana dalam kerusuhan yang ditimbulkan,&amp;quot; kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Kamis (3/9/2026).&#13;
&#13;
Iman menjelaskan, massa yang terlibat kerusuhan berbeda dengan kelompok pengunjuk rasa biasa. Pihaknya menduga ada mobilisasi yang dilakukan secara terstruktur terhadap massa perusuh tersebut.&#13;
&#13;
Saat ini, pendalaman terkait pihak penyedia dana serta aktor yang memobilisasi massa tengah dilakukan intensif oleh penyidik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Walaupun terlihat ada pemisahan peran, kami menduga tetap ada mobilisasi. Oleh karena itu, kami sedang melakukan pendalaman terhadap aktor intelektual, dugaan penyedia dana, maupun para penggerak massanya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurut Iman, pola kejadian ini memiliki kemiripan dengan model kerusuhan terorganisir. Ia juga mengimbau agar tidak ada pihak yang melibatkan anak-anak di bawah umur dalam aksi kekerasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengimbau semua pihak untuk menghentikan eksploitasi terhadap anak-anak dengan melibatkan mereka dalam kegiatan melawan hukum demi kepentingan pribadi atau golongan. Anak-anak seharusnya memperoleh haknya untuk mendapatkan perlindungan dari situasi berbahaya,&amp;quot; tegas Iman.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah memulangkan 273 orang dari total 322 orang yang sempat diamankan saat demonstrasi berujung rusuh di DPR pada Kamis (27/8) lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan hasil verifikasi dan sinkronisasi data penyidik dari 322 orang yang diamankan pada 27 Agustus 2026, sebanyak 273 orang di antaranya telah dipulangkan,&amp;quot; ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Selasa (1/9/2026).&#13;
&#13;
Sementara itu, Budi menyebutkan bahwa 49 orang sisanya resmi ditetapkan sebagai tersangka. &amp;quot;Sebanyak 49 orang telah ditetapkan sebagai tersangka,&amp;quot; pungkas Budi.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki kerusuhan yang terjadi di sekitar gedung DPR/MPR pada Kamis (27/8/2026) lalu. Selain mendalami dugaan adanya mobilisasi massa dan penyedia dana, pihak kepolisian saat ini tengah memburu aktor intelektual yang menjadi dalang di balik aksi anarkis tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami terus berkomitmen untuk mengusut aktor-aktor intelektual, penggerak, hingga penyedia dana dalam kerusuhan yang ditimbulkan,&amp;quot; kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Kamis (3/9/2026).&#13;
&#13;
Iman menjelaskan, massa yang terlibat kerusuhan berbeda dengan kelompok pengunjuk rasa biasa. Pihaknya menduga ada mobilisasi yang dilakukan secara terstruktur terhadap massa perusuh tersebut.&#13;
&#13;
Saat ini, pendalaman terkait pihak penyedia dana serta aktor yang memobilisasi massa tengah dilakukan intensif oleh penyidik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Walaupun terlihat ada pemisahan peran, kami menduga tetap ada mobilisasi. Oleh karena itu, kami sedang melakukan pendalaman terhadap aktor intelektual, dugaan penyedia dana, maupun para penggerak massanya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurut Iman, pola kejadian ini memiliki kemiripan dengan model kerusuhan terorganisir. Ia juga mengimbau agar tidak ada pihak yang melibatkan anak-anak di bawah umur dalam aksi kekerasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengimbau semua pihak untuk menghentikan eksploitasi terhadap anak-anak dengan melibatkan mereka dalam kegiatan melawan hukum demi kepentingan pribadi atau golongan. Anak-anak seharusnya memperoleh haknya untuk mendapatkan perlindungan dari situasi berbahaya,&amp;quot; tegas Iman.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah memulangkan 273 orang dari total 322 orang yang sempat diamankan saat demonstrasi berujung rusuh di DPR pada Kamis (27/8) lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan hasil verifikasi dan sinkronisasi data penyidik dari 322 orang yang diamankan pada 27 Agustus 2026, sebanyak 273 orang di antaranya telah dipulangkan,&amp;quot; ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Selasa (1/9/2026).&#13;
&#13;
Sementara itu, Budi menyebutkan bahwa 49 orang sisanya resmi ditetapkan sebagai tersangka. &amp;quot;Sebanyak 49 orang telah ditetapkan sebagai tersangka,&amp;quot; pungkas Budi.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
