<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Karhutla Jambi Capai 1.776 Hektare, BNPB Optimalkan Operasi Darat dan Udara</title><description>BNPB memberikan skema dukungan bagi para petugas di lapangan, termasuk bantuan keuangan. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/03/340/3239827/karhutla-jambi-capai-1-776-hektare-bnpb-optimalkan-operasi-darat-dan-udara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/03/340/3239827/karhutla-jambi-capai-1-776-hektare-bnpb-optimalkan-operasi-darat-dan-udara"/><item><title>Karhutla Jambi Capai 1.776 Hektare, BNPB Optimalkan Operasi Darat dan Udara</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/03/340/3239827/karhutla-jambi-capai-1-776-hektare-bnpb-optimalkan-operasi-darat-dan-udara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/03/340/3239827/karhutla-jambi-capai-1-776-hektare-bnpb-optimalkan-operasi-darat-dan-udara</guid><pubDate>Kamis 03 September 2026 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/03/340/3239827/kepala_bnpb_suharyanto-gAwH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPB Suharyanto.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/03/340/3239827/kepala_bnpb_suharyanto-gAwH_large.jpg</image><title>Kepala BNPB Suharyanto.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah pusat memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas, termasuk Provinsi Jambi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengoptimalkan dukungan operasi gabungan satgas darat dan udara, termasuk menyiapkan skema bantuan keuangan bagi para petugas pemadam di lapangan.&#13;
&#13;
Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Suharyanto saat memimpin rapat koordinasi teknis penanganan karhutla di Provinsi Jambi yang berlangsung di ruang rapat Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Kota Jambi.&#13;
&#13;
Dalam rapat tersebut, Kepala BNPB menjelaskan skema dukungan BNPB berupa bantuan keuangan atau &amp;quot;uang semangat&amp;quot; bagi petugas gabungan yang terlibat, meliputi personel TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, hingga masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kesimpulannya, dari sejumlah analisis di lapangan, Satgas Darat ini harus maksimal. Oleh karena itu, kami akan menyiapkan dukungan keuangan,&amp;rdquo; terang Suharyanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/9/2026).&#13;
&#13;
Menurut Suharyanto, langkah ini diambil untuk memperkuat kinerja 5.984 personel satgas darat yang saat ini bertugas melakukan pemadaman dan pendinginan di area terdampak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan analisis operasi yang telah dilaksanakan, satgas darat merupakan cara paling efektif dalam pemadaman. Penguatan satgas darat perlu dilakukan untuk mendukung operasi tersebut,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, BNPB terus mengoptimalkan dukungan satgas udara melalui pengerahan dua unit helikopter patroli, empat unit helikopter water bombing, serta pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang masih berlangsung.&#13;
&#13;
Suharyanto menginstruksikan agar OMC tetap berjalan meskipun potensi pertumbuhan awan hujan relatif kecil. Langkah antisipasi ini penting untuk meningkatkan keamanan wilayah serta membantu memperbaiki kualitas udara.&#13;
&#13;
Sementara itu, pengerahan helikopter water bombing diminta untuk dimaksimalkan. Jika diperlukan, seluruh unit helikopter dapat difokuskan pada satu titik untuk mempercepat pemadaman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BNPB juga menyalurkan bantuan logistik dan peralatan ke daerah terdampak di Provinsi Jambi, seperti Kabupaten Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjab Timur, dan Batanghari, serta kepada BPBD Provinsi Jambi.&#13;
&#13;
Hingga Selasa (1/9/2026), luas lahan terbakar di Provinsi Jambi tercatat mencapai 1.776,56 hektare. Penanganan kini difokuskan pada tujuh titik api dengan total luas 13 hektare. Dari luasan tersebut, lima hektare telah berhasil dipadamkan, sedangkan delapan hektare sisanya masih dalam proses pemadaman.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mudah-mudahan area delapan hektare yang dipadamkan hari ini betul-betul padam dan tidak ada lagi titik api,&amp;rdquo; harap Suharyanto.&#13;
&#13;
Usai rapat koordinasi, Kepala BNPB bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Gubernur Jambi Al Haris, serta pejabat terkait melakukan patroli udara menggunakan pesawat Cessna Caravan. Dari hasil pemantauan, tim menemukan titik api baru berukuran kecil di wilayah Lubuk Puso, Kabupaten Batanghari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi saya bersama Menteri Kehutanan dan Gubernur telah melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda, lalu dilanjutkan dengan tinjauan udara. Kami menemukan satu titik yang diduga kebakaran baru. Data dari SiPongi langsung dikonfirmasi melalui patroli udara agar perkembangan karhutla dapat dipantau secara real-time,&amp;rdquo; jelas Suharyanto.&#13;
&#13;
Ia berharap rapat koordinasi dan peninjauan udara ini dapat memperkuat sinergi serta memastikan dukungan penuh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam menangani karhutla di Jambi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah pusat memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas, termasuk Provinsi Jambi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengoptimalkan dukungan operasi gabungan satgas darat dan udara, termasuk menyiapkan skema bantuan keuangan bagi para petugas pemadam di lapangan.&#13;
&#13;
Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Suharyanto saat memimpin rapat koordinasi teknis penanganan karhutla di Provinsi Jambi yang berlangsung di ruang rapat Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Kota Jambi.&#13;
&#13;
Dalam rapat tersebut, Kepala BNPB menjelaskan skema dukungan BNPB berupa bantuan keuangan atau &amp;quot;uang semangat&amp;quot; bagi petugas gabungan yang terlibat, meliputi personel TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, hingga masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kesimpulannya, dari sejumlah analisis di lapangan, Satgas Darat ini harus maksimal. Oleh karena itu, kami akan menyiapkan dukungan keuangan,&amp;rdquo; terang Suharyanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/9/2026).&#13;
&#13;
Menurut Suharyanto, langkah ini diambil untuk memperkuat kinerja 5.984 personel satgas darat yang saat ini bertugas melakukan pemadaman dan pendinginan di area terdampak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan analisis operasi yang telah dilaksanakan, satgas darat merupakan cara paling efektif dalam pemadaman. Penguatan satgas darat perlu dilakukan untuk mendukung operasi tersebut,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, BNPB terus mengoptimalkan dukungan satgas udara melalui pengerahan dua unit helikopter patroli, empat unit helikopter water bombing, serta pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang masih berlangsung.&#13;
&#13;
Suharyanto menginstruksikan agar OMC tetap berjalan meskipun potensi pertumbuhan awan hujan relatif kecil. Langkah antisipasi ini penting untuk meningkatkan keamanan wilayah serta membantu memperbaiki kualitas udara.&#13;
&#13;
Sementara itu, pengerahan helikopter water bombing diminta untuk dimaksimalkan. Jika diperlukan, seluruh unit helikopter dapat difokuskan pada satu titik untuk mempercepat pemadaman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BNPB juga menyalurkan bantuan logistik dan peralatan ke daerah terdampak di Provinsi Jambi, seperti Kabupaten Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjab Timur, dan Batanghari, serta kepada BPBD Provinsi Jambi.&#13;
&#13;
Hingga Selasa (1/9/2026), luas lahan terbakar di Provinsi Jambi tercatat mencapai 1.776,56 hektare. Penanganan kini difokuskan pada tujuh titik api dengan total luas 13 hektare. Dari luasan tersebut, lima hektare telah berhasil dipadamkan, sedangkan delapan hektare sisanya masih dalam proses pemadaman.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mudah-mudahan area delapan hektare yang dipadamkan hari ini betul-betul padam dan tidak ada lagi titik api,&amp;rdquo; harap Suharyanto.&#13;
&#13;
Usai rapat koordinasi, Kepala BNPB bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Gubernur Jambi Al Haris, serta pejabat terkait melakukan patroli udara menggunakan pesawat Cessna Caravan. Dari hasil pemantauan, tim menemukan titik api baru berukuran kecil di wilayah Lubuk Puso, Kabupaten Batanghari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi saya bersama Menteri Kehutanan dan Gubernur telah melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda, lalu dilanjutkan dengan tinjauan udara. Kami menemukan satu titik yang diduga kebakaran baru. Data dari SiPongi langsung dikonfirmasi melalui patroli udara agar perkembangan karhutla dapat dipantau secara real-time,&amp;rdquo; jelas Suharyanto.&#13;
&#13;
Ia berharap rapat koordinasi dan peninjauan udara ini dapat memperkuat sinergi serta memastikan dukungan penuh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam menangani karhutla di Jambi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
