<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laporan: Trump Pertimbangkan Umumkan Berakhirnya Perang dengan Iran</title><description>Sebelumnya pejabat militer AS telah memperingatkan bahwa situasi perang dengan Iran tak dapat dipertahankan. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/04/18/3239921/laporan-trump-pertimbangkan-umumkan-berakhirnya-perang-dengan-iran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/04/18/3239921/laporan-trump-pertimbangkan-umumkan-berakhirnya-perang-dengan-iran"/><item><title>Laporan: Trump Pertimbangkan Umumkan Berakhirnya Perang dengan Iran</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/04/18/3239921/laporan-trump-pertimbangkan-umumkan-berakhirnya-perang-dengan-iran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/04/18/3239921/laporan-trump-pertimbangkan-umumkan-berakhirnya-perang-dengan-iran</guid><pubDate>Jum'at 04 September 2026 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/03/18/3239921/presiden_amerika_serikat_donald_trump-lpDI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Amerika Serikat Donald Trump. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/03/18/3239921/presiden_amerika_serikat_donald_trump-lpDI_large.jpg</image><title>Presiden Amerika Serikat Donald Trump. </title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara pribadi sedang mempertimbangkan untuk menyatakan berakhirnya perang dengan Iran, bahkan saat Pentagon diam-diam memperpanjang penempatan pasukan di Timur Tengah.&#13;
&#13;
Menurut laporan Wall Street Journal pada Rabu (2/9/2026), Trump telah mendiskusikan dengan para penasihat senior mengenai &amp;quot;apakah akan menyatakan perang Iran telah usai,&amp;quot; sebuah langkah yang kabarnya &amp;quot;didukung&amp;quot; oleh sang presiden. Ia meyakini bahwa mempertahankan tekanan ekonomi yang kuat pada akhirnya akan memaksa Teheran untuk &amp;quot;membongkar program nuklirnya atau runtuh.&amp;quot;&#13;
&#13;
AS meluncurkan Operasi Economic Outcast pekan lalu, yang menyasar sektor-sektor ekonomi vital Iran, termasuk sektor minyak, pelayaran, penerbangan, emas, teknologi, dan aset digital.&#13;
&#13;
Terlepas dari diskusi internal tersebut, Pentagon memperpanjang masa penempatan pasukan, yang mengisyaratkan bahwa perang ini bisa berlarut-larut hingga &amp;quot;jauh ke tahun depan.&amp;quot;&#13;
&#13;
Militer mempertahankan keberadaan 50.000 personel dan 19 kapal perang&amp;mdash;termasuk dua kapal induk dan 13 kapal perusak berpeluru kendali&amp;mdash;guna memberikan &amp;quot;fleksibilitas&amp;quot; operasional bagi presiden.&#13;
</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara pribadi sedang mempertimbangkan untuk menyatakan berakhirnya perang dengan Iran, bahkan saat Pentagon diam-diam memperpanjang penempatan pasukan di Timur Tengah.&#13;
&#13;
Menurut laporan Wall Street Journal pada Rabu (2/9/2026), Trump telah mendiskusikan dengan para penasihat senior mengenai &amp;quot;apakah akan menyatakan perang Iran telah usai,&amp;quot; sebuah langkah yang kabarnya &amp;quot;didukung&amp;quot; oleh sang presiden. Ia meyakini bahwa mempertahankan tekanan ekonomi yang kuat pada akhirnya akan memaksa Teheran untuk &amp;quot;membongkar program nuklirnya atau runtuh.&amp;quot;&#13;
&#13;
AS meluncurkan Operasi Economic Outcast pekan lalu, yang menyasar sektor-sektor ekonomi vital Iran, termasuk sektor minyak, pelayaran, penerbangan, emas, teknologi, dan aset digital.&#13;
&#13;
Terlepas dari diskusi internal tersebut, Pentagon memperpanjang masa penempatan pasukan, yang mengisyaratkan bahwa perang ini bisa berlarut-larut hingga &amp;quot;jauh ke tahun depan.&amp;quot;&#13;
&#13;
Militer mempertahankan keberadaan 50.000 personel dan 19 kapal perang&amp;mdash;termasuk dua kapal induk dan 13 kapal perusak berpeluru kendali&amp;mdash;guna memberikan &amp;quot;fleksibilitas&amp;quot; operasional bagi presiden.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
