<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Bertambah Jadi 1.301 Orang, 5.339 Masih Hilang</title><description>Korban tewas akibat banjir bandang di Nepal dan Tibet melonjak lebih dari sepekan lalu. Kini, tercatat 1.301 orang tewas dan 5.339 orang masih hilang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/04/18/3240128/korban-tewas-banjir-nepal-tibet-bertambah-jadi-1-301-orang-5-339-masih-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/04/18/3240128/korban-tewas-banjir-nepal-tibet-bertambah-jadi-1-301-orang-5-339-masih-hilang"/><item><title>Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Bertambah Jadi 1.301 Orang, 5.339 Masih Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/04/18/3240128/korban-tewas-banjir-nepal-tibet-bertambah-jadi-1-301-orang-5-339-masih-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/04/18/3240128/korban-tewas-banjir-nepal-tibet-bertambah-jadi-1-301-orang-5-339-masih-hilang</guid><pubDate>Jum'at 04 September 2026 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/04/18/3240128/banjir_nepal-4G8i_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proses evakuasi korban banjir Nepal dan Tibet (Foto: BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/04/18/3240128/banjir_nepal-4G8i_large.jpg</image><title>Proses evakuasi korban banjir Nepal dan Tibet (Foto: BBC)</title></images><description>NEPAL - Korban tewas akibat banjir bandang di Nepal dan Tibet melonjak lebih dari sepekan lalu. Kini, tercatat 1.301 orang tewas dan 5.339 orang masih hilang.&#13;
&#13;
Melansir BBC, Jumat (4/9/2026), angka tersebut mencakup 1.280 orang tewas dan 4.798 orang hilang di Nepal, berdasarkan pembaruan terbaru dari kepolisian negara tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Informasi dari pihak Tibet, para pejabat mengonfirmasi dalam konferensi pers kemarin bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 21 orang, dengan 541 orang masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
Ratusan warga asing diyakini termasuk di antara mereka yang hilang, berasal dari setidaknya 34 negara .&#13;
&#13;
Menteri Komunikasi Nepal, Bikram Timilsina, mengatakan ada harapan untuk lebih banyak operasi penyelamatan. Dalam sebuah unggahan di Facebook, ia menulis: &amp;quot;Kami menunggu semakin banyak orang yang diselamatkan.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang bekerja tanpa lelah siang dan malam untuk menyelamatkan dua orang hidup-hidup!&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Upaya dan doa sedang dilancarkan untuk menyelamatkan semakin banyak korban selamat,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
</description><content:encoded>NEPAL - Korban tewas akibat banjir bandang di Nepal dan Tibet melonjak lebih dari sepekan lalu. Kini, tercatat 1.301 orang tewas dan 5.339 orang masih hilang.&#13;
&#13;
Melansir BBC, Jumat (4/9/2026), angka tersebut mencakup 1.280 orang tewas dan 4.798 orang hilang di Nepal, berdasarkan pembaruan terbaru dari kepolisian negara tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Informasi dari pihak Tibet, para pejabat mengonfirmasi dalam konferensi pers kemarin bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 21 orang, dengan 541 orang masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
Ratusan warga asing diyakini termasuk di antara mereka yang hilang, berasal dari setidaknya 34 negara .&#13;
&#13;
Menteri Komunikasi Nepal, Bikram Timilsina, mengatakan ada harapan untuk lebih banyak operasi penyelamatan. Dalam sebuah unggahan di Facebook, ia menulis: &amp;quot;Kami menunggu semakin banyak orang yang diselamatkan.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang bekerja tanpa lelah siang dan malam untuk menyelamatkan dua orang hidup-hidup!&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Upaya dan doa sedang dilancarkan untuk menyelamatkan semakin banyak korban selamat,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
