<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala BGN Pastikan Tak Ada lagi Pengadaan yang Tidak Jelas</title><description>Ditegaskannya, pengadaan yang dilakukan atas dasar kebutuhan, bukan karena keinginan. Menurutnya, pengadaan ini menggunakan uang rakyat yang harus bisa dipertanggungjawabkan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/04/337/3240126/kepala-bgn-pastikan-tak-ada-lagi-pengadaan-yang-tidak-jelas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/04/337/3240126/kepala-bgn-pastikan-tak-ada-lagi-pengadaan-yang-tidak-jelas"/><item><title>Kepala BGN Pastikan Tak Ada lagi Pengadaan yang Tidak Jelas</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/04/337/3240126/kepala-bgn-pastikan-tak-ada-lagi-pengadaan-yang-tidak-jelas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/04/337/3240126/kepala-bgn-pastikan-tak-ada-lagi-pengadaan-yang-tidak-jelas</guid><pubDate>Jum'at 04 September 2026 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/04/337/3240126/pemerintah-xS7X_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/04/337/3240126/pemerintah-xS7X_large.jpg</image><title>Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono </title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan, saat ini sudah tidak akan ada lagi pengadaan janggal sebagaimana yang ada seperti sebelumnya.&#13;
&#13;
Ditegaskannya, pengadaan yang dilakukan atas dasar kebutuhan, bukan karena keinginan. Menurutnya, pengadaan ini menggunakan uang rakyat yang harus bisa dipertanggungjawabkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Satu rupiah ini menjadi penting. Tidak bisa kita kemudian saya sebagai Kepala kemudian menggunakan ini seenaknya seolah-olah itu uang nenek saya, bukan. Ini adalah uang rakyat yang setiap rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan dan manfaatnya harus sebesar-besarnya,&amp;quot; kata Sudaryono dikutip Jumat (4/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami pastikan di bawah kepemimpinan kami itu tidak ada pengadaan yang mengada-ada. Kami pastikan itu,&amp;quot; ujarnya melanjutkan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak untuk ikut mengawasi pelaksanaan kerja-kerja dari BGN. Sudaryono meminta langsung melaporkan ke setiap saluran pengaduan BGN apabila ditemukan hal-hal yang janggal.&#13;
&#13;
Demikian juga, kata dia, apabila masih ditemukan ada dapur-dapur MBG yang diduga masih melakukan kecurangan, mark up hingga lain sebagainya. Sudaryono menegaskan bahwa BGN akan turun tangan untuk melakukan investigasi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kan begini ceritanya, BGN ini kan adalah lembaga baru dipimpin oleh pemimpin yang sebelumnya. Kemudian tindakan mohon maaf koruptifnya ini sebagaimana saya laporkan di dalam tadi, kan ini kemudian nular,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, kami ini sedang coba beres-beres, bersih-bersih dengan, dengan main power yang ada,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan, saat ini sudah tidak akan ada lagi pengadaan janggal sebagaimana yang ada seperti sebelumnya.&#13;
&#13;
Ditegaskannya, pengadaan yang dilakukan atas dasar kebutuhan, bukan karena keinginan. Menurutnya, pengadaan ini menggunakan uang rakyat yang harus bisa dipertanggungjawabkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Satu rupiah ini menjadi penting. Tidak bisa kita kemudian saya sebagai Kepala kemudian menggunakan ini seenaknya seolah-olah itu uang nenek saya, bukan. Ini adalah uang rakyat yang setiap rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan dan manfaatnya harus sebesar-besarnya,&amp;quot; kata Sudaryono dikutip Jumat (4/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami pastikan di bawah kepemimpinan kami itu tidak ada pengadaan yang mengada-ada. Kami pastikan itu,&amp;quot; ujarnya melanjutkan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak untuk ikut mengawasi pelaksanaan kerja-kerja dari BGN. Sudaryono meminta langsung melaporkan ke setiap saluran pengaduan BGN apabila ditemukan hal-hal yang janggal.&#13;
&#13;
Demikian juga, kata dia, apabila masih ditemukan ada dapur-dapur MBG yang diduga masih melakukan kecurangan, mark up hingga lain sebagainya. Sudaryono menegaskan bahwa BGN akan turun tangan untuk melakukan investigasi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kan begini ceritanya, BGN ini kan adalah lembaga baru dipimpin oleh pemimpin yang sebelumnya. Kemudian tindakan mohon maaf koruptifnya ini sebagaimana saya laporkan di dalam tadi, kan ini kemudian nular,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, kami ini sedang coba beres-beres, bersih-bersih dengan, dengan main power yang ada,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
