<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Meletus, Warga Dilarang Aktivitas Radius 3 Km</title><description>Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/05/337/3240253/gunung-anak-krakatau-meletus-warga-dilarang-aktivitas-radius-3-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/05/337/3240253/gunung-anak-krakatau-meletus-warga-dilarang-aktivitas-radius-3-km"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Meletus, Warga Dilarang Aktivitas Radius 3 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/05/337/3240253/gunung-anak-krakatau-meletus-warga-dilarang-aktivitas-radius-3-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/05/337/3240253/gunung-anak-krakatau-meletus-warga-dilarang-aktivitas-radius-3-km</guid><pubDate>Sabtu 05 September 2026 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/05/337/3240253/viral-fW50_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau Meletus/PVMBG</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/05/337/3240253/viral-fW50_large.jpg</image><title>Gunung Anak Krakatau Meletus/PVMBG</title></images><description>JAKARTA - Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada, Jumat 4 September 2026, malam. Kini otoritas menetapkan status level III atau siaga usai letusan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III (Siaga),&amp;quot; kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Sabtu (5/9/2026).&#13;
&#13;
PVMBG melalui Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Atau melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif,&amp;quot; ujar Berton.&#13;
&#13;
Sebelumnya Gunung Anak Krakatau mulai meletus sekitar pukul 23.07 WIB. Bahkan, letusan masih terhadi hingga 1 jam 30 menit. Bahkan, laporan itu menyebutkan bahwa letusan itu menyemburkan lava.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus selama 1jam 30 Menit sampai laporan ini di buat, berlangsung sejak pukul 23.07 WIB hingga sekarang. Kondisi erupsi seperti ini diinterpretasikan sebagai &amp;quot;Lava Fontain&amp;quot; atau lava air mancur,&amp;quot; bunyi laporan itu.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada, Jumat 4 September 2026, malam. Kini otoritas menetapkan status level III atau siaga usai letusan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III (Siaga),&amp;quot; kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Sabtu (5/9/2026).&#13;
&#13;
PVMBG melalui Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Atau melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif,&amp;quot; ujar Berton.&#13;
&#13;
Sebelumnya Gunung Anak Krakatau mulai meletus sekitar pukul 23.07 WIB. Bahkan, letusan masih terhadi hingga 1 jam 30 menit. Bahkan, laporan itu menyebutkan bahwa letusan itu menyemburkan lava.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus selama 1jam 30 Menit sampai laporan ini di buat, berlangsung sejak pukul 23.07 WIB hingga sekarang. Kondisi erupsi seperti ini diinterpretasikan sebagai &amp;quot;Lava Fontain&amp;quot; atau lava air mancur,&amp;quot; bunyi laporan itu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
