<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 WNI Jadi Tentara Rusia, Menlu Sugiono: Masih Kita Dalami!</title><description>Pemerintah saat ini sedang melakukan proses verifikasi mendalam. Fokus utama penyelidikan ini tidak hanya pada identitas, tetapi juga pada kemungkinan adanya unsur penipuan dalam proses pemberangkatan mereka.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/05/337/3240269/8-wni-jadi-tentara-rusia-menlu-sugiono-masih-kita-dalami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/05/337/3240269/8-wni-jadi-tentara-rusia-menlu-sugiono-masih-kita-dalami"/><item><title>8 WNI Jadi Tentara Rusia, Menlu Sugiono: Masih Kita Dalami!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/05/337/3240269/8-wni-jadi-tentara-rusia-menlu-sugiono-masih-kita-dalami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/05/337/3240269/8-wni-jadi-tentara-rusia-menlu-sugiono-masih-kita-dalami</guid><pubDate>Sabtu 05 September 2026 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/05/337/3240269/viral-ygTp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tentara Bayaran Rusia/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/05/337/3240269/viral-ygTp_large.jpg</image><title>Tentara Bayaran Rusia/ist</title></images><description>JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menanggapi kabar 8 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi tentara bayaran Rusia. &amp;nbsp;Nantinya mereka akan bergabung untuk bertempur di Palagan Ukraina.&#13;
&#13;
Pemerintah saat ini sedang melakukan proses verifikasi mendalam. Fokus utama penyelidikan ini tidak hanya pada identitas, tetapi juga pada kemungkinan adanya unsur penipuan dalam proses pemberangkatan mereka ke Rusia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kementerian Luar Negeri bersama instansi terkait terus mendalami informasi yang kami terima beberapa hari lalu terkait keterlibatan 8 warga negara Indonesia yang diduga direkrut,&amp;rdquo; kata Sugiono, Sabtu (5/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sugiono menekankan, tugas Kementerian Luar Negeri adalah memberi pelindungan terhadap warga negara Indonesia.&#13;
&#13;
Menurutnya, &amp;nbsp;setiap hak-hak konsuler akan dipenuhi oleh Kementerian Luar Negeri sepanjang tidak ditemukan unsur-unsur yang menyebabkan mereka kehilangan kewarganegaraan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hak-hak konsuler yang kami harus penuhi sepanjang tidak ditemukan unsur-unsur yang menyebabkan mereka kehilangan kewarganegaraan,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menanggapi kabar 8 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi tentara bayaran Rusia. &amp;nbsp;Nantinya mereka akan bergabung untuk bertempur di Palagan Ukraina.&#13;
&#13;
Pemerintah saat ini sedang melakukan proses verifikasi mendalam. Fokus utama penyelidikan ini tidak hanya pada identitas, tetapi juga pada kemungkinan adanya unsur penipuan dalam proses pemberangkatan mereka ke Rusia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kementerian Luar Negeri bersama instansi terkait terus mendalami informasi yang kami terima beberapa hari lalu terkait keterlibatan 8 warga negara Indonesia yang diduga direkrut,&amp;rdquo; kata Sugiono, Sabtu (5/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sugiono menekankan, tugas Kementerian Luar Negeri adalah memberi pelindungan terhadap warga negara Indonesia.&#13;
&#13;
Menurutnya, &amp;nbsp;setiap hak-hak konsuler akan dipenuhi oleh Kementerian Luar Negeri sepanjang tidak ditemukan unsur-unsur yang menyebabkan mereka kehilangan kewarganegaraan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hak-hak konsuler yang kami harus penuhi sepanjang tidak ditemukan unsur-unsur yang menyebabkan mereka kehilangan kewarganegaraan,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
