<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Hutan Meluas, Gubernur Kalteng: Lindungi Warga dari Dampak Asap!</title><description>Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan mengancam kesehatan masyarakat. Kondisi asap di sejumlah wilayah juga mulai mengganggu jarak pandang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/05/340/3240266/kebakaran-hutan-meluas-gubernur-kalteng-lindungi-warga-dari-dampak-asap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/05/340/3240266/kebakaran-hutan-meluas-gubernur-kalteng-lindungi-warga-dari-dampak-asap"/><item><title>Kebakaran Hutan Meluas, Gubernur Kalteng: Lindungi Warga dari Dampak Asap!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/05/340/3240266/kebakaran-hutan-meluas-gubernur-kalteng-lindungi-warga-dari-dampak-asap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/05/340/3240266/kebakaran-hutan-meluas-gubernur-kalteng-lindungi-warga-dari-dampak-asap</guid><pubDate>Sabtu 05 September 2026 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/05/340/3240266/viral-5u7z_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran Hutan dan Lahan/BNPB</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/05/340/3240266/viral-5u7z_large.jpg</image><title>Kebakaran Hutan dan Lahan/BNPB</title></images><description>KALTENG &amp;ndash; Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan mengancam kesehatan masyarakat. &amp;nbsp;Kondisi asap di sejumlah wilayah juga mulai mengganggu jarak pandang.&#13;
&#13;
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menginstruksikan pendistribusian air bersih secara masif ke seluruh kabupaten dan kota untuk meminimalkan dampak asap.&#13;
&#13;
Pendistribusian ini menyasar daerah yang mengalami kekeringan sumber air dan wilayah terdampak kabut asap terparah. Truk tangki, tandon portable, dan armada BPBD dikerahkan untuk memastikan air bersih sampai ke rumah-rumah warga.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tidak bisa memadamkan asap dengan satu hari. Tapi kami bisa memastikan hari ini, ibu-ibu bisa memasak, anak-anak bisa mandi, dan keluarga bisa minum air bersih,&amp;rdquo; ujar Sabran, Sabtu (5/9/2026).&#13;
&#13;
Sabran menegaskan, bahwa dalam situasi darurat, kebutuhan dasar adalah prioritas utama pemerintah. Asap tidak hanya mengganggu pernapasan, tetapi juga membuat sumur kering dan kualitas air menurun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau ada warga yang kekurangan air di tengah asap seperti sekarang, itu tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai ada yang merasa dibiarkan. Pemerintah harus hadir paling depan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Pihaknya menggandeng PDAM, perusahaan swasta, dan komunitas untuk menambah armada dan titik distribusi. Posko pengaduan dibuka agar warga bisa melaporkan jika wilayahnya belum terjangkau.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya tahu kita semua lelah, terlebih mereka yang bertugas dalam upaya penanggulangan karhutla. Tapi percayalah, setiap tetes air yang kita distribusikan hari ini adalah bentuk cinta kita kepada sesama,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita jaga satu sama lain. Pesan saya, mari kita perkuat gotong royong. ASN turun, relawan turun, masyarakat saling bantu. Insya Allah, dengan kebersamaan kita akan lewati ini. Tuhan menjaga Kalteng,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>KALTENG &amp;ndash; Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan mengancam kesehatan masyarakat. &amp;nbsp;Kondisi asap di sejumlah wilayah juga mulai mengganggu jarak pandang.&#13;
&#13;
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menginstruksikan pendistribusian air bersih secara masif ke seluruh kabupaten dan kota untuk meminimalkan dampak asap.&#13;
&#13;
Pendistribusian ini menyasar daerah yang mengalami kekeringan sumber air dan wilayah terdampak kabut asap terparah. Truk tangki, tandon portable, dan armada BPBD dikerahkan untuk memastikan air bersih sampai ke rumah-rumah warga.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tidak bisa memadamkan asap dengan satu hari. Tapi kami bisa memastikan hari ini, ibu-ibu bisa memasak, anak-anak bisa mandi, dan keluarga bisa minum air bersih,&amp;rdquo; ujar Sabran, Sabtu (5/9/2026).&#13;
&#13;
Sabran menegaskan, bahwa dalam situasi darurat, kebutuhan dasar adalah prioritas utama pemerintah. Asap tidak hanya mengganggu pernapasan, tetapi juga membuat sumur kering dan kualitas air menurun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau ada warga yang kekurangan air di tengah asap seperti sekarang, itu tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai ada yang merasa dibiarkan. Pemerintah harus hadir paling depan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Pihaknya menggandeng PDAM, perusahaan swasta, dan komunitas untuk menambah armada dan titik distribusi. Posko pengaduan dibuka agar warga bisa melaporkan jika wilayahnya belum terjangkau.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya tahu kita semua lelah, terlebih mereka yang bertugas dalam upaya penanggulangan karhutla. Tapi percayalah, setiap tetes air yang kita distribusikan hari ini adalah bentuk cinta kita kepada sesama,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita jaga satu sama lain. Pesan saya, mari kita perkuat gotong royong. ASN turun, relawan turun, masyarakat saling bantu. Insya Allah, dengan kebersamaan kita akan lewati ini. Tuhan menjaga Kalteng,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
