<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG Pantau Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau: Jangkau Jakarta hingga Bengkulu</title><description>Wilayah terdampak Abu Vulkanik mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat,&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240384/bmkg-pantau-sebaran-abu-vulkanik-anak-krakatau-jangkau-jakarta-hingga-bengkulu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240384/bmkg-pantau-sebaran-abu-vulkanik-anak-krakatau-jangkau-jakarta-hingga-bengkulu"/><item><title>BMKG Pantau Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau: Jangkau Jakarta hingga Bengkulu</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240384/bmkg-pantau-sebaran-abu-vulkanik-anak-krakatau-jangkau-jakarta-hingga-bengkulu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240384/bmkg-pantau-sebaran-abu-vulkanik-anak-krakatau-jangkau-jakarta-hingga-bengkulu</guid><pubDate>Minggu 06 September 2026 10:06 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/06/337/3240384/pantauan_sebaran_abu_vulkanik_oleh_bmkg-U2zO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pantauan sebaran abu vulkanik oleh BMKG. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/06/337/3240384/pantauan_sebaran_abu_vulkanik_oleh_bmkg-U2zO_large.jpg</image><title>Pantauan sebaran abu vulkanik oleh BMKG. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026) pukul 07.00 WIB. Tercatat, ada dua sebaran arah abu vulkanik dari gunung tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau,&amp;quot; tulis akun Instagram @infobmkg.&#13;
&#13;
Pada ketinggian hingga 20.000 kaki, abu vulkanik terdeteksi bergerak ke arah timur laut-selatan. Wilayah yang terdampak mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, pada lapisan udara yang lebih tinggi, yakni hingga 50.000 kaki, abu terpantau bergerak ke arah barat daya-barat laut. Sebaran ini meliputi wilayah Lampung, Bengkulu, Banten, Selat Sunda bagian selatan, hingga Samudra Hindia di sisi barat Sumatra.&#13;
&#13;
BMKG memprakirakan kondisi cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau untuk periode 6-8 September 2026 secara umum akan cerah hingga berawan. Angin diperkirakan bertiup dominan dari arah timur-tenggara dengan kecepatan berkisar antara 31 hingga 37 km/jam.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026) pukul 07.00 WIB. Tercatat, ada dua sebaran arah abu vulkanik dari gunung tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau,&amp;quot; tulis akun Instagram @infobmkg.&#13;
&#13;
Pada ketinggian hingga 20.000 kaki, abu vulkanik terdeteksi bergerak ke arah timur laut-selatan. Wilayah yang terdampak mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, pada lapisan udara yang lebih tinggi, yakni hingga 50.000 kaki, abu terpantau bergerak ke arah barat daya-barat laut. Sebaran ini meliputi wilayah Lampung, Bengkulu, Banten, Selat Sunda bagian selatan, hingga Samudra Hindia di sisi barat Sumatra.&#13;
&#13;
BMKG memprakirakan kondisi cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau untuk periode 6-8 September 2026 secara umum akan cerah hingga berawan. Angin diperkirakan bertiup dominan dari arah timur-tenggara dengan kecepatan berkisar antara 31 hingga 37 km/jam.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
