<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Status Siaga Anak Krakatau Telah Ditetapkan Sejak 3 Juli</title><description>Status Gunung Anak Krakatau sudah teramati sejak beberapa bulan yang lalu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240406/bmkg-status-siaga-anak-krakatau-telah-ditetapkan-sejak-3-juli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240406/bmkg-status-siaga-anak-krakatau-telah-ditetapkan-sejak-3-juli"/><item><title>BMKG: Status Siaga Anak Krakatau Telah Ditetapkan Sejak 3 Juli</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240406/bmkg-status-siaga-anak-krakatau-telah-ditetapkan-sejak-3-juli</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240406/bmkg-status-siaga-anak-krakatau-telah-ditetapkan-sejak-3-juli</guid><pubDate>Minggu 06 September 2026 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/06/337/3240406/gunung_anak_krakatau-1sQZ_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/06/337/3240406/gunung_anak_krakatau-1sQZ_large.jpeg</image><title>Gunung Anak Krakatau. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi menerus sejak Rabu (4/9/2026) pukul 23.07 WIB.&amp;nbsp; Aktivitas ini sebenarnya sudah terpantau sejak Bulan Juli 2026 lalu. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa aktivitas vulkanik ini bertipe Strombolian.&#13;
&#13;
Erupsi tipe Strombolian ini terjadi akibat adanya magma cair dengan tekanan gas sedang, yang memicu letusan-letusan kecil namun berulang secara teratur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian ini yang memunculkan kembang api lava, bom vulkanik, dan lapili ke udara,&amp;quot; kata Fathani dalam konferensi persnya secara daring, Minggu (6/9/2026).&#13;
&#13;
Dia menyampaikan bahwa aktivitas vulkanik dari Gunung Anak Krakatau ini sebenarnya sudah termati sejak beberapa bulan yang lalu. Sampai akhirnya, gunung ini erupsi pada tanggal 4 September kemarin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya sejak 2 Juli 2026 statusnya sudah ditetapkan PVMBG Gunung Anak Krakatau pada level 3 atau siaga ya. Sehingga sekarang baru di tanggal 4 September pukul 23.07 WIB ini gunung apinya mengalami erupsi yang menerus,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi menerus sejak Rabu (4/9/2026) pukul 23.07 WIB.&amp;nbsp; Aktivitas ini sebenarnya sudah terpantau sejak Bulan Juli 2026 lalu. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa aktivitas vulkanik ini bertipe Strombolian.&#13;
&#13;
Erupsi tipe Strombolian ini terjadi akibat adanya magma cair dengan tekanan gas sedang, yang memicu letusan-letusan kecil namun berulang secara teratur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian ini yang memunculkan kembang api lava, bom vulkanik, dan lapili ke udara,&amp;quot; kata Fathani dalam konferensi persnya secara daring, Minggu (6/9/2026).&#13;
&#13;
Dia menyampaikan bahwa aktivitas vulkanik dari Gunung Anak Krakatau ini sebenarnya sudah termati sejak beberapa bulan yang lalu. Sampai akhirnya, gunung ini erupsi pada tanggal 4 September kemarin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya sejak 2 Juli 2026 statusnya sudah ditetapkan PVMBG Gunung Anak Krakatau pada level 3 atau siaga ya. Sehingga sekarang baru di tanggal 4 September pukul 23.07 WIB ini gunung apinya mengalami erupsi yang menerus,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
