<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Berakhir, Tetap Waspada Potensi Letusan</title><description>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Anak Krakatau hanya satu kali erupsi pada Minggu (6/9/2026). Sementara PVMBG melaporkan erupsi menerus Gunung Anak Krakatau pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB hingga 6 September 2026 pukul 00.04 WIB telah berakhir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240486/erupsi-menerus-gunung-anak-krakatau-berakhir-tetap-waspada-potensi-letusan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240486/erupsi-menerus-gunung-anak-krakatau-berakhir-tetap-waspada-potensi-letusan"/><item><title>Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Berakhir, Tetap Waspada Potensi Letusan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240486/erupsi-menerus-gunung-anak-krakatau-berakhir-tetap-waspada-potensi-letusan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/06/337/3240486/erupsi-menerus-gunung-anak-krakatau-berakhir-tetap-waspada-potensi-letusan</guid><pubDate>Minggu 06 September 2026 20:08 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/06/337/3240486/gunung_anak_krakatau-sGOz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erupsi Gunung Anak Krakatau (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/06/337/3240486/gunung_anak_krakatau-sGOz_large.jpg</image><title>Erupsi Gunung Anak Krakatau (Foto: PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Anak Krakatau hanya satu kali erupsi pada Minggu (6/9/2026). Sementara PVMBG melaporkan erupsi menerus Gunung Anak Krakatau pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB hingga 6 September 2026 pukul 00.04 WIB telah berakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Erupsi menerus yang berlangsung sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB hingga 6 September 2026 pukul 00.04 WIB telah berakhir. Setelah itu, tercatat 1 kali erupsi strombolian pada 6 September 2026 pukul 03.53 WIB selama sekitar 30 detik,&amp;rdquo; tulis PVMBG melalui akun resminya, Minggu (6/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
PVMBG pun kembali menegaskan erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah berakhir. Namun, PVMBG mengingatkan potensi letusan masih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Meskipun episode erupsi menerus telah berakhir, probabilitas terjadinya letusan pada beberapa periode waktu selanjutnya masih tinggi,&amp;rdquo; tulisnya.&#13;
&#13;
PVMBG mengimbau masyarakat untuk berada pada titik aman minimal 3 kilometer (km) dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Potensi bahaya yang perlu diwaspadai meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, serta aliran lava apabila erupsi menerus kembali terjadi. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan dalam radius 3 km dari pusat aktivitas Gunungapi Anak Krakatau,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Anak Krakatau hanya satu kali erupsi pada Minggu (6/9/2026). Sementara PVMBG melaporkan erupsi menerus Gunung Anak Krakatau pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB hingga 6 September 2026 pukul 00.04 WIB telah berakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Erupsi menerus yang berlangsung sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB hingga 6 September 2026 pukul 00.04 WIB telah berakhir. Setelah itu, tercatat 1 kali erupsi strombolian pada 6 September 2026 pukul 03.53 WIB selama sekitar 30 detik,&amp;rdquo; tulis PVMBG melalui akun resminya, Minggu (6/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
PVMBG pun kembali menegaskan erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah berakhir. Namun, PVMBG mengingatkan potensi letusan masih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Meskipun episode erupsi menerus telah berakhir, probabilitas terjadinya letusan pada beberapa periode waktu selanjutnya masih tinggi,&amp;rdquo; tulisnya.&#13;
&#13;
PVMBG mengimbau masyarakat untuk berada pada titik aman minimal 3 kilometer (km) dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Potensi bahaya yang perlu diwaspadai meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, serta aliran lava apabila erupsi menerus kembali terjadi. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan dalam radius 3 km dari pusat aktivitas Gunungapi Anak Krakatau,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
