<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Sebaran Abu Vulkanik di Jakarta, BNPB Akan Gelar Modifikasi Cuaca Hari ini</title><description>Modfkasi cuaca ini dharapkan menurunkan hujan untuk meluruhkan sebaran debu vulkanik.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/338/3240393/atasi-sebaran-abu-vulkanik-di-jakarta-bnpb-akan-gelar-modifikasi-cuaca-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/06/338/3240393/atasi-sebaran-abu-vulkanik-di-jakarta-bnpb-akan-gelar-modifikasi-cuaca-hari-ini"/><item><title>Atasi Sebaran Abu Vulkanik di Jakarta, BNPB Akan Gelar Modifikasi Cuaca Hari ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/338/3240393/atasi-sebaran-abu-vulkanik-di-jakarta-bnpb-akan-gelar-modifikasi-cuaca-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/06/338/3240393/atasi-sebaran-abu-vulkanik-di-jakarta-bnpb-akan-gelar-modifikasi-cuaca-hari-ini</guid><pubDate>Minggu 06 September 2026 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/06/338/3240393/kepala_bnpb_letjen_tni_suharyanto-2yqH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/06/338/3240393/kepala_bnpb_letjen_tni_suharyanto-2yqH_large.jpg</image><title>Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.</title></images><description>JAKARTA - &amp;nbsp;Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Minggu (6/9/2026). Langkah ini diambil menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, yang masuk ke sejumlah wilayah khususnya Jakarta dan sekitarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini juga kita melaksanakan operasi modifikasi cuaca,&amp;quot; kata Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi persnya secara daring.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ada dua teknik untuk OMC yang akan dilakukan pada hari ini. Pertama adalah operasu diarahkan untuk mendatangkan hujan yang cukup deras. Dengan harapan, abu vulkanik yang sudah menyebar ke sejumlah wilayah ini bisa segera luruh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengingat potensi awan hujan di musim kemarau ini sulit terbentuk, kata dia, BNPB tentunya sudah memiliki opsi teknik lain dalam operasi modifikasi cuaca ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Apabila tidak ada pertumbuhan awan hujan, ini kami dengan BMKG juga sepakat untuk menggunakan metode water mist yaitu untuk mengurai partikel abu yang berbahaya,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mudah-mudahan operasi modifikasi cuaca yang dilakukan hari ini sampai nanti malam ini bisa membantu untuk mencapai atau mewujudkan kondisi daerah kondisi cuaca yang lebih baik lagi,&amp;quot; tuturnya melanjutkan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - &amp;nbsp;Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Minggu (6/9/2026). Langkah ini diambil menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, yang masuk ke sejumlah wilayah khususnya Jakarta dan sekitarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini juga kita melaksanakan operasi modifikasi cuaca,&amp;quot; kata Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi persnya secara daring.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ada dua teknik untuk OMC yang akan dilakukan pada hari ini. Pertama adalah operasu diarahkan untuk mendatangkan hujan yang cukup deras. Dengan harapan, abu vulkanik yang sudah menyebar ke sejumlah wilayah ini bisa segera luruh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengingat potensi awan hujan di musim kemarau ini sulit terbentuk, kata dia, BNPB tentunya sudah memiliki opsi teknik lain dalam operasi modifikasi cuaca ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Apabila tidak ada pertumbuhan awan hujan, ini kami dengan BMKG juga sepakat untuk menggunakan metode water mist yaitu untuk mengurai partikel abu yang berbahaya,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mudah-mudahan operasi modifikasi cuaca yang dilakukan hari ini sampai nanti malam ini bisa membantu untuk mencapai atau mewujudkan kondisi daerah kondisi cuaca yang lebih baik lagi,&amp;quot; tuturnya melanjutkan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
