<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Semeru Erupsi, Ketinggian Kolom Abu Terpantau hingga 1.000 Meter</title><description>Erupsi terekam seismograf berlangsung selama 102 detik. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/340/3240426/gunung-semeru-erupsi-ketinggian-kolom-abu-terpantau-hingga-1-000-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/06/340/3240426/gunung-semeru-erupsi-ketinggian-kolom-abu-terpantau-hingga-1-000-meter"/><item><title>Gunung Semeru Erupsi, Ketinggian Kolom Abu Terpantau hingga 1.000 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/340/3240426/gunung-semeru-erupsi-ketinggian-kolom-abu-terpantau-hingga-1-000-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/06/340/3240426/gunung-semeru-erupsi-ketinggian-kolom-abu-terpantau-hingga-1-000-meter</guid><pubDate>Minggu 06 September 2026 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/06/340/3240426/erupsi_gunung_semeru-crKZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erupsi Gunung Semeru, 6 September 2026. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/06/340/3240426/erupsi_gunung_semeru-crKZ_large.jpg</image><title>Erupsi Gunung Semeru, 6 September 2026. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu, (6/9/2026) pukul 07.51 WIB pagi. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak (&amp;plusmn; 4676 m di atas permukaan laut).&#13;
&#13;
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 102 detik.&#13;
&#13;
Badan Geologi ESDM mengimbau warga sekitar gunung untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.&#13;
&#13;
Warga juga diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar), serta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu, (6/9/2026) pukul 07.51 WIB pagi. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak (&amp;plusmn; 4676 m di atas permukaan laut).&#13;
&#13;
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 102 detik.&#13;
&#13;
Badan Geologi ESDM mengimbau warga sekitar gunung untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.&#13;
&#13;
Warga juga diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar), serta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
