<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Erupsi, Kolom Asap Terpantau Capai Ketinggian 600 Meter</title><description>Masyarakat diimbau tak beraktivitas di jarak hingga 2 km dari gunung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/340/3240444/gunung-ibu-erupsi-kolom-asap-terpantau-capai-ketinggian-600-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/06/340/3240444/gunung-ibu-erupsi-kolom-asap-terpantau-capai-ketinggian-600-meter"/><item><title>Gunung Ibu Erupsi, Kolom Asap Terpantau Capai Ketinggian 600 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/06/340/3240444/gunung-ibu-erupsi-kolom-asap-terpantau-capai-ketinggian-600-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/06/340/3240444/gunung-ibu-erupsi-kolom-asap-terpantau-capai-ketinggian-600-meter</guid><pubDate>Minggu 06 September 2026 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/06/340/3240444/gunung_ibu-nf1O_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu di Halmahera Barat erupsi pada 6 September 2026. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/06/340/3240444/gunung_ibu-nf1O_large.jpg</image><title>Gunung Ibu di Halmahera Barat erupsi pada 6 September 2026. </title></images><description>JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026) pukul 14.26 WIT. Letusan ini memunculkan kolom asap setinggi &amp;plusmn;600 meter di atas puncak (&amp;plusmn;1.925 meter di atas permukaan laut).&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan Badan Geologi Kementerian ESDM, kolom asap yang muncul berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara dan timur laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi tercatat masih berlangsung.&#13;
&#13;
Masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta pengunjung atau wisatawan diimbau agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif gunung. Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker), serta mata (kacamata).&#13;
&#13;
Gunung Ibu menjadi gunung api keempat di Indonesia yang mengalami erupsi hari ini. Sebagaimana dilaporkan, Gunung Anak Krakatau, Semeru, dan Ile Lewotolok juga mengalami erupsi pada 6 September ini.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026) pukul 14.26 WIT. Letusan ini memunculkan kolom asap setinggi &amp;plusmn;600 meter di atas puncak (&amp;plusmn;1.925 meter di atas permukaan laut).&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan Badan Geologi Kementerian ESDM, kolom asap yang muncul berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara dan timur laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi tercatat masih berlangsung.&#13;
&#13;
Masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta pengunjung atau wisatawan diimbau agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif gunung. Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker), serta mata (kacamata).&#13;
&#13;
Gunung Ibu menjadi gunung api keempat di Indonesia yang mengalami erupsi hari ini. Sebagaimana dilaporkan, Gunung Anak Krakatau, Semeru, dan Ile Lewotolok juga mengalami erupsi pada 6 September ini.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
