<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Gunung Anak Krakatau Kembali Meletus Hari Ini</title><description>Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut potensi terjadinya letusan masih tinggi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/08/337/3240795/breaking-news-gunung-anak-krakatau-kembali-meletus-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/08/337/3240795/breaking-news-gunung-anak-krakatau-kembali-meletus-hari-ini"/><item><title>Breaking News! Gunung Anak Krakatau Kembali Meletus Hari Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/08/337/3240795/breaking-news-gunung-anak-krakatau-kembali-meletus-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/08/337/3240795/breaking-news-gunung-anak-krakatau-kembali-meletus-hari-ini</guid><pubDate>Selasa 08 September 2026 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/08/337/3240795/viral-X9xc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau Erupsi Beberapa Waktu Lalu</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/08/337/3240795/viral-X9xc_large.jpg</image><title>Gunung Anak Krakatau Erupsi Beberapa Waktu Lalu</title></images><description>JAKARTA - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada, Selasa (8/9/2026). Sebelumnya, gunung api tersebut berhenti erupsi pada Minggu (6/9). Saat ini, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.&#13;
&#13;
Mengutip laporan BPBD Lampung, erupsi Gunung Anak Krakatau terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 48 mm dan durasi 19 detik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Warning Eruption Anak Krakatau. Visual letusan tidak teramati,&amp;quot; tulis @bpbdlampung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut potensi terjadinya letusan masih tinggi.&#13;
&#13;
Berdasarkan evaluasi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga 8 September 2026, terpantau aktivitas kegempaan yang masih berlangsung.&#13;
&#13;
Pada periode 7-8 September 2026 tercatat dua kali gempa erupsi, empat kali gempa hembusan, 76 kali gempa low frequency, 100 kali gempa hybrid/fase banyak, delapan kali gempa vulkanik dangkal, dan sembilan kali gempa vulkanik dalam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam evaluasi tersebut disebutkan, satu episode erupsi menerus yang dimulai pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB telah berakhir pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB setelah berlangsung selama 25 jam.&#13;
&#13;
Setelah erupsi menerus tersebut berakhir, hingga 8 September 2026 tercatat telah terjadi enam kali erupsi Strombolian.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada, Selasa (8/9/2026). Sebelumnya, gunung api tersebut berhenti erupsi pada Minggu (6/9). Saat ini, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.&#13;
&#13;
Mengutip laporan BPBD Lampung, erupsi Gunung Anak Krakatau terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 48 mm dan durasi 19 detik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Warning Eruption Anak Krakatau. Visual letusan tidak teramati,&amp;quot; tulis @bpbdlampung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut potensi terjadinya letusan masih tinggi.&#13;
&#13;
Berdasarkan evaluasi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga 8 September 2026, terpantau aktivitas kegempaan yang masih berlangsung.&#13;
&#13;
Pada periode 7-8 September 2026 tercatat dua kali gempa erupsi, empat kali gempa hembusan, 76 kali gempa low frequency, 100 kali gempa hybrid/fase banyak, delapan kali gempa vulkanik dangkal, dan sembilan kali gempa vulkanik dalam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam evaluasi tersebut disebutkan, satu episode erupsi menerus yang dimulai pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB telah berakhir pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB setelah berlangsung selama 25 jam.&#13;
&#13;
Setelah erupsi menerus tersebut berakhir, hingga 8 September 2026 tercatat telah terjadi enam kali erupsi Strombolian.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
