<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eks Menpora Dito Jelaskan Munculnya Pembahasan Kuota Haji dalam Kunjungan Jokowi ke Arab Saudi</title><description>Dito bersama sejumlah pejabat lainnya menemani presiden Jokowi dalam kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/10/337/3241303/eks-menpora-dito-jelaskan-munculnya-pembahasan-kuota-haji-dalam-kunjungan-jokowi-ke-arab-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/10/337/3241303/eks-menpora-dito-jelaskan-munculnya-pembahasan-kuota-haji-dalam-kunjungan-jokowi-ke-arab-saudi"/><item><title>Eks Menpora Dito Jelaskan Munculnya Pembahasan Kuota Haji dalam Kunjungan Jokowi ke Arab Saudi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/10/337/3241303/eks-menpora-dito-jelaskan-munculnya-pembahasan-kuota-haji-dalam-kunjungan-jokowi-ke-arab-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/10/337/3241303/eks-menpora-dito-jelaskan-munculnya-pembahasan-kuota-haji-dalam-kunjungan-jokowi-ke-arab-saudi</guid><pubDate>Kamis 10 September 2026 17:20 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/10/337/3241303/mantan_menteri_pemuda_dan_olahraga_dito_ariotedjo-pmMu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/10/337/3241303/mantan_menteri_pemuda_dan_olahraga_dito_ariotedjo-pmMu_large.jpg</image><title>Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo membeberkan latar belakang kunjungan Presiden RI ketujuh, Joko Widodo (Jokowi), ke Arab Saudi yang berujung pada perolehan kuota haji tambahan. Saat itu, Dito bersama sejumlah pejabat lain turut mendampingi kunjungan tersebut.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Dito saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan pada Kamis (10/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mendampingi Bapak Presiden sesuai kerja sama yang diminta oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi, salah satunya ada olahraga, perdagangan, energi, penanggulangan terorisme, dan badan halal. Jadi menteri yang ikut memang sebelumnya diatur oleh Kementerian Luar Negeri,&amp;quot; kata Dito.&#13;
&#13;
Dito menjelaskan, pada pertemuan formal awal tidak ada pembahasan spesifik terkait tambahan kuota haji. Menurutnya, pembahasan mengenai hal tersebut justru muncul saat jamuan makan siang seusai rangkaian pertemuan bilateral.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya untuk spesifik tidak ada, itu terjadi pada saat makan siang. Pada saat agenda terakhir,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dito menegaskan kembali bahwa tidak ada pembahasan mengenai kuota haji pada awal pertemuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oh tidak ada, itu hanya pada saat itu yang saya dengar dan ikuti karena pertemuan sudah selesai. Dari Raja Arab menanyakan kembali kira-kira poin-poin apa saja yang harus menjadi fokus konkret dari pertemuan kedua pimpinan negara tersebut,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Dito menambahkan, dalam kesempatan tersebut tidak ada pembahasan mengenai jumlah kuota tambahan yang diberikan. Menurutnya, hal itu dibahas dalam rapat teknis lanjutan yang tidak ia ikuti.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oh tidak ada, tidak ada jumlah, itu kan ada rapat teknis lanjutannya lagi,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo membeberkan latar belakang kunjungan Presiden RI ketujuh, Joko Widodo (Jokowi), ke Arab Saudi yang berujung pada perolehan kuota haji tambahan. Saat itu, Dito bersama sejumlah pejabat lain turut mendampingi kunjungan tersebut.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Dito saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan pada Kamis (10/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mendampingi Bapak Presiden sesuai kerja sama yang diminta oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi, salah satunya ada olahraga, perdagangan, energi, penanggulangan terorisme, dan badan halal. Jadi menteri yang ikut memang sebelumnya diatur oleh Kementerian Luar Negeri,&amp;quot; kata Dito.&#13;
&#13;
Dito menjelaskan, pada pertemuan formal awal tidak ada pembahasan spesifik terkait tambahan kuota haji. Menurutnya, pembahasan mengenai hal tersebut justru muncul saat jamuan makan siang seusai rangkaian pertemuan bilateral.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya untuk spesifik tidak ada, itu terjadi pada saat makan siang. Pada saat agenda terakhir,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dito menegaskan kembali bahwa tidak ada pembahasan mengenai kuota haji pada awal pertemuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oh tidak ada, itu hanya pada saat itu yang saya dengar dan ikuti karena pertemuan sudah selesai. Dari Raja Arab menanyakan kembali kira-kira poin-poin apa saja yang harus menjadi fokus konkret dari pertemuan kedua pimpinan negara tersebut,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Dito menambahkan, dalam kesempatan tersebut tidak ada pembahasan mengenai jumlah kuota tambahan yang diberikan. Menurutnya, hal itu dibahas dalam rapat teknis lanjutan yang tidak ia ikuti.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oh tidak ada, tidak ada jumlah, itu kan ada rapat teknis lanjutannya lagi,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
