<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pencarian Jurnalis yang Hilang, Tim SAR Gabungan Temukan 2 Pelampung di Selat Sunda</title><description>Tim SAR memusatkan pencarian di pesisir pulau-pulau di sekitar Selat Sunda. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/10/337/3241333/pencarian-jurnalis-yang-hilang-tim-sar-gabungan-temukan-2-pelampung-di-selat-sunda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/10/337/3241333/pencarian-jurnalis-yang-hilang-tim-sar-gabungan-temukan-2-pelampung-di-selat-sunda"/><item><title>Pencarian Jurnalis yang Hilang, Tim SAR Gabungan Temukan 2 Pelampung di Selat Sunda</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/10/337/3241333/pencarian-jurnalis-yang-hilang-tim-sar-gabungan-temukan-2-pelampung-di-selat-sunda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/10/337/3241333/pencarian-jurnalis-yang-hilang-tim-sar-gabungan-temukan-2-pelampung-di-selat-sunda</guid><pubDate>Kamis 10 September 2026 18:48 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/10/337/3241333/ilustrasi-gS3l_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/10/337/3241333/ilustrasi-gS3l_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>SERANG &amp;mdash; Tim SAR gabungan menemukan dua jaket pelampung di sekitar perairan Selat Sunda dalam operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Kamis (10/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua pelampung warna oranye ditemukan tim SAR di sekitar perairan Selat Sunda,&amp;quot; demikian dikutip dari iNews TV.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pencarian tersebut, tim SAR mengerahkan sedikitnya 17 kapal dari berbagai instansi.&#13;
&#13;
Fokus pencarian pada hari ketiga ini diarahkan ke area pesisir pulau-pulau kecil di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
Sejak pukul 07.00 WIB, armada KAL Anyer 1-3-64 telah lepas jangkar untuk menyisir titik-titik krusial di perairan Selat Sunda. Pengerahan belasan kapal ini bertujuan memaksimalkan pencarian jika para korban terdampar di pulau-pulau sekitar lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Komandan KAL Anyer, Kapten Laut (P) Edi Widada, memimpin langsung operasi penyisiran jalur pesisir ini. Tim menyisir wilayah perairan dengan memfokuskan pergerakan armada ke arah selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami fokuskan pencarian di daerah pesisir pulau-pulau sekitar Selat Sunda. Diharapkan para awak media yang hilang dapat segera ditemukan di sekitar pulau,&amp;quot; ujar Edi Widada, Kamis (10/9/2026).&#13;
&#13;
Kerahkan Peralatan Canggih&#13;
&#13;
Guna memperbesar peluang penemuan korban di tengah kondisi cuaca ekstrem Selat Sunda, KAL Anyer dibekali berbagai perangkat navigasi dan pencarian canggih.&#13;
&#13;
Fasilitas tersebut meliputi Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk jangkauan dangkal yang rapat ke pantai, teropong jarak jauh, sistem sonar bawah air, serta alat pelacak kapal.&#13;
&#13;
Pengerahan total 17 armada gabungan ini diharapkan mampu menembus hambatan abu vulkanik dan ombak tinggi guna memastikan nasib kelima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak sejak awal pekan lalu.&#13;
</description><content:encoded>SERANG &amp;mdash; Tim SAR gabungan menemukan dua jaket pelampung di sekitar perairan Selat Sunda dalam operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Kamis (10/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua pelampung warna oranye ditemukan tim SAR di sekitar perairan Selat Sunda,&amp;quot; demikian dikutip dari iNews TV.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pencarian tersebut, tim SAR mengerahkan sedikitnya 17 kapal dari berbagai instansi.&#13;
&#13;
Fokus pencarian pada hari ketiga ini diarahkan ke area pesisir pulau-pulau kecil di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
Sejak pukul 07.00 WIB, armada KAL Anyer 1-3-64 telah lepas jangkar untuk menyisir titik-titik krusial di perairan Selat Sunda. Pengerahan belasan kapal ini bertujuan memaksimalkan pencarian jika para korban terdampar di pulau-pulau sekitar lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Komandan KAL Anyer, Kapten Laut (P) Edi Widada, memimpin langsung operasi penyisiran jalur pesisir ini. Tim menyisir wilayah perairan dengan memfokuskan pergerakan armada ke arah selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami fokuskan pencarian di daerah pesisir pulau-pulau sekitar Selat Sunda. Diharapkan para awak media yang hilang dapat segera ditemukan di sekitar pulau,&amp;quot; ujar Edi Widada, Kamis (10/9/2026).&#13;
&#13;
Kerahkan Peralatan Canggih&#13;
&#13;
Guna memperbesar peluang penemuan korban di tengah kondisi cuaca ekstrem Selat Sunda, KAL Anyer dibekali berbagai perangkat navigasi dan pencarian canggih.&#13;
&#13;
Fasilitas tersebut meliputi Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk jangkauan dangkal yang rapat ke pantai, teropong jarak jauh, sistem sonar bawah air, serta alat pelacak kapal.&#13;
&#13;
Pengerahan total 17 armada gabungan ini diharapkan mampu menembus hambatan abu vulkanik dan ombak tinggi guna memastikan nasib kelima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak sejak awal pekan lalu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
