<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Keempat Pencarian 5 Jurnalis, Tim SAR Gabungan Menuju Pulau Sekitar Gunung Anak Krakatau</title><description>Penyisiran tersebut masuk dalam sektor khusus operasi SAR. Dalam rencana operasi hari ini, Tim SAR Gabungan akan melakukan pencarian di sekitar Pulau Krakatau, Pulau Panjang, Pulau Sertung, hingga Pulau Sebesi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/11/337/3241410/hari-keempat-pencarian-5-jurnalis-tim-sar-gabungan-menuju-pulau-sekitar-gunung-anak-krakatau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/11/337/3241410/hari-keempat-pencarian-5-jurnalis-tim-sar-gabungan-menuju-pulau-sekitar-gunung-anak-krakatau"/><item><title>Hari Keempat Pencarian 5 Jurnalis, Tim SAR Gabungan Menuju Pulau Sekitar Gunung Anak Krakatau</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/11/337/3241410/hari-keempat-pencarian-5-jurnalis-tim-sar-gabungan-menuju-pulau-sekitar-gunung-anak-krakatau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/11/337/3241410/hari-keempat-pencarian-5-jurnalis-tim-sar-gabungan-menuju-pulau-sekitar-gunung-anak-krakatau</guid><pubDate>Jum'at 11 September 2026 11:25 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/11/337/3241410/viral-cDxa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR Gelar Pencarian 5 Jurnalis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/11/337/3241410/viral-cDxa_large.jpg</image><title>Tim SAR Gelar Pencarian 5 Jurnalis</title></images><description>JAKARTA - Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Jumat (11/9/2026). Memasuki hari keempat pencarian, tim akan menyisir sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK).&#13;
&#13;
Penyisiran tersebut masuk dalam sektor khusus operasi SAR. Dalam rencana operasi hari ini, Tim SAR Gabungan akan melakukan pencarian di sekitar Pulau Krakatau, Pulau Panjang, Pulau Sertung, hingga Pulau Sebesi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau memang memungkinkan, cuaca dalam kondisi baik kita akan monitoring secara keseluruhan di Pulau Krakatau, Pulau Panjang dan Pulau Sertung dan 1 RIB dari Lampung 02 akan mengelilingi pencarian di sekitar pulau Sebesi,&amp;quot; kata Kakansar Banten, Al Amrad, Jumat (11/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain sektor khusus, operasi pencarian hari keempat juga dibagi ke dalam empat sektor utama. Secara keseluruhan, luas wilayah yang menjadi rencana operasi pencarian mencapai 3.243,7 nautical mile persegi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Wilayah pencarian menjadi empat sektor utama dan satu sektor khusus dengan total luas sekitar 3.243,7 nautical mile persegi,&amp;quot; imbuh dia.&#13;
&#13;
Berikut rincian rencana operasi SAR hari keempat:&#13;
&#13;
Sektor A &amp;ndash; 1.026 NM&amp;sup2;&#13;
&#13;
Sektor A melibatkan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang. Area pencarian berada di wilayah perairan sebelah barat Selat Sunda dengan titik koordinat yang telah ditentukan.&#13;
&#13;
Sektor B &amp;ndash; 1.020 NM&amp;sup2;&#13;
&#13;
Sektor B melibatkan KRI Leuser dan KAL Anyer. Pencarian dilakukan di wilayah perairan barat Selat Sunda dengan batas koordinat yang telah ditentukan.&#13;
&#13;
Sektor C &amp;ndash; 585 NM&amp;sup2;&#13;
&#13;
Sektor C melibatkan KN SAR Basudewa dan RIB Lampung. Area pencarian mencakup perairan sekitar bagian barat hingga barat daya Selat Sunda.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sektor D &amp;ndash; 585 NM&amp;sup2;&#13;
&#13;
Sektor D melibatkan KP Hayabusa dan RBB Pulau Peucang, dengan area pencarian di bagian barat daya Selat Sunda.&#13;
&#13;
Sektor Khusus &amp;ndash; 27,7 NM&amp;sup2;&#13;
&#13;
Sektor khusus berada di sekitar wilayah pencarian yang menjadi perhatian utama. Sektor ini melibatkan RIB 02 Banten serta KN SAR Tetuka 247.&#13;
&#13;
peristiwa hilang kontak speedboat bermula saat kapal itu bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar dua jam. Pada pukul 14.42 WIB, kapal dilaporkan hilang kontak di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 18.13 WIB dengan posisi di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, sebelum kemudian tidak dapat lagi terhubung.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Jumat (11/9/2026). Memasuki hari keempat pencarian, tim akan menyisir sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK).&#13;
&#13;
Penyisiran tersebut masuk dalam sektor khusus operasi SAR. Dalam rencana operasi hari ini, Tim SAR Gabungan akan melakukan pencarian di sekitar Pulau Krakatau, Pulau Panjang, Pulau Sertung, hingga Pulau Sebesi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau memang memungkinkan, cuaca dalam kondisi baik kita akan monitoring secara keseluruhan di Pulau Krakatau, Pulau Panjang dan Pulau Sertung dan 1 RIB dari Lampung 02 akan mengelilingi pencarian di sekitar pulau Sebesi,&amp;quot; kata Kakansar Banten, Al Amrad, Jumat (11/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain sektor khusus, operasi pencarian hari keempat juga dibagi ke dalam empat sektor utama. Secara keseluruhan, luas wilayah yang menjadi rencana operasi pencarian mencapai 3.243,7 nautical mile persegi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Wilayah pencarian menjadi empat sektor utama dan satu sektor khusus dengan total luas sekitar 3.243,7 nautical mile persegi,&amp;quot; imbuh dia.&#13;
&#13;
Berikut rincian rencana operasi SAR hari keempat:&#13;
&#13;
Sektor A &amp;ndash; 1.026 NM&amp;sup2;&#13;
&#13;
Sektor A melibatkan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang. Area pencarian berada di wilayah perairan sebelah barat Selat Sunda dengan titik koordinat yang telah ditentukan.&#13;
&#13;
Sektor B &amp;ndash; 1.020 NM&amp;sup2;&#13;
&#13;
Sektor B melibatkan KRI Leuser dan KAL Anyer. Pencarian dilakukan di wilayah perairan barat Selat Sunda dengan batas koordinat yang telah ditentukan.&#13;
&#13;
Sektor C &amp;ndash; 585 NM&amp;sup2;&#13;
&#13;
Sektor C melibatkan KN SAR Basudewa dan RIB Lampung. Area pencarian mencakup perairan sekitar bagian barat hingga barat daya Selat Sunda.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sektor D &amp;ndash; 585 NM&amp;sup2;&#13;
&#13;
Sektor D melibatkan KP Hayabusa dan RBB Pulau Peucang, dengan area pencarian di bagian barat daya Selat Sunda.&#13;
&#13;
Sektor Khusus &amp;ndash; 27,7 NM&amp;sup2;&#13;
&#13;
Sektor khusus berada di sekitar wilayah pencarian yang menjadi perhatian utama. Sektor ini melibatkan RIB 02 Banten serta KN SAR Tetuka 247.&#13;
&#13;
peristiwa hilang kontak speedboat bermula saat kapal itu bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar dua jam. Pada pukul 14.42 WIB, kapal dilaporkan hilang kontak di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 18.13 WIB dengan posisi di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, sebelum kemudian tidak dapat lagi terhubung.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
