<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>82.000 Lebih Penduduk Mengungsi Akibat Pertempuran Yaman, Ribuan Lari ke Djibouti</title><description>Pertempuran antara Houthi dengan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi semakin sengit,&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/14/18/3241889/82-000-lebih-penduduk-mengungsi-akibat-pertempuran-yaman-ribuan-lari-ke-djibouti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/14/18/3241889/82-000-lebih-penduduk-mengungsi-akibat-pertempuran-yaman-ribuan-lari-ke-djibouti"/><item><title>82.000 Lebih Penduduk Mengungsi Akibat Pertempuran Yaman, Ribuan Lari ke Djibouti</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/14/18/3241889/82-000-lebih-penduduk-mengungsi-akibat-pertempuran-yaman-ribuan-lari-ke-djibouti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/14/18/3241889/82-000-lebih-penduduk-mengungsi-akibat-pertempuran-yaman-ribuan-lari-ke-djibouti</guid><pubDate>Senin 14 September 2026 09:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/14/18/3241889/penduduk_yaman_mengungsi_akibat_pertempuran_di_barat_negara_itu-FNd3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penduduk Yaman mengungsi akibat pertempuran di pesisir barat negara itu. (Foto: Anadolu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/14/18/3241889/penduduk_yaman_mengungsi_akibat_pertempuran_di_barat_negara_itu-FNd3_large.jpg</image><title>Penduduk Yaman mengungsi akibat pertempuran di pesisir barat negara itu. (Foto: Anadolu)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Lebih dari 82.000 orang telah mengungsi dari provinsi-provinsi pesisir barat Yaman sejak awal September akibat pertempuran yang terus berlangsung. Angka ini termasuk lebih dari 2.000 orang yang telah tiba di Djibouti, demikian disampaikan oleh Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB pada Minggu (13/9/2026).&#13;
&#13;
Dalam sebuah pernyataan, IOM menyebutkan bahwa pihaknya telah mencatat 82.164 orang pengungsi sejak awal September saja, seiring berlanjutnya pertempuran di sepanjang pesisir barat Yaman, tepatnya di provinsi Taiz, Al Hudaydah, dan Lahj.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejauh ini, lebih dari 2.000 orang yang melarikan diri dari konflik telah mencapai pesisir utara Djibouti, mendarat di berbagai titik yang tersebar di sepanjang pantai dekat Obock,&amp;quot; tambah organisasi tersebut, sebagaimana dilansir TRT.&#13;
&#13;
Pertempuran Semakin Sengit&#13;
&#13;
Duta Besar Djibouti untuk Arab Saudi, Diaa-Eddin Bamakhrama, mengatakan sekitar 1.400 warga Yaman telah tiba di negara itu dalam kurun waktu 24 jam terakhir akibat eskalasi konflik di wilayah pesisir barat Yaman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Otoritas Djibouti memimpin upaya penanganan dengan mengerahkan angkatan laut, angkatan darat, kepolisian, dan layanan kesehatan, serta mendapat dukungan dari IOM dan mitra-mitra PBB,&amp;quot; ungkap badan PBB tersebut.&#13;
&#13;
Mereka yang tiba&amp;mdash;termasuk banyak perempuan dan anak-anak kecil&amp;mdash;telah dipindahkan ke lokasi penampungan Markazi di Obock. Di sana, mereka mendapatkan pasokan air, biskuit berenergi tinggi, dan makanan hangat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Diperkirakan akan lebih banyak orang yang mengungsi seiring dengan semakin sengitnya pertempuran,&amp;quot; demikian peringatan yang disampaikan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Di balik setiap angka, terdapat keluarga yang telah kehilangan segalanya. Banyak di antara mereka yang telah berkali-kali mengungsi,&amp;quot; ujar Direktur Jenderal IOM, Amy Pope, dalam pernyataan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka menyeberangi laut tanpa membawa apa pun karena tidak memiliki pilihan lain. Yaman adalah negara yang didera kemiskinan dan konflik, dan negara itu tidak mungkin memikul beban krisis ini sendirian,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Pope menyerukan kepada para donor untuk meningkatkan dukungan bagi mereka yang tiba di Djibouti maupun bagi masyarakat setempat di Obock yang menampung mereka.&#13;
&#13;
Angka Pengungsian &amp;lsquo;Meningkat Pesat&amp;rsquo;&#13;
&#13;
Pada Sabtu (12/9/2026), IOM menyatakan bahwa Taiz merupakan provinsi yang paling terdampak parah dalam gelombang pengungsian terbaru, dengan 8.300 keluarga&amp;mdash;atau sekitar 50.000 jiwa&amp;mdash;mengungsi dari berbagai distrik, termasuk Jabal Habashi, Al-Maafer, Maqbanah, Mawza, dan Al-Waziiyah.&#13;
&#13;
Lembaga tersebut juga mencatat adanya pengungsian sebanyak 2.819 keluarga (hampir 17.000 jiwa) di Lahj; 1.374 keluarga (8.100 jiwa) di Al Hudaydah; serta 191 keluarga (1.100 jiwa) di Aden.&#13;
&#13;
IOM memperingatkan bahwa angka pengungsian &amp;quot;meningkat pesat&amp;quot; seiring dengan memanasnya pertempuran, dan menyatakan bahwa jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari mendatang.&#13;
&#13;
Bentrokan antara pasukan pemerintah dan kelompok Houthi telah meningkat sejak awal Juli 2026, setelah sempat terjadi ketenangan relatif selama bertahun-tahun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam beberapa hari terakhir, peta medan perang di Yaman mengalami perubahan signifikan di tengah eskalasi pertempuran antara pasukan pemerintah dan Houthi.&#13;
&#13;
Kelompok Houthi mengumumkan keberhasilan mereka menguasai sejumlah distrik di Al Hudaydah dan Taiz, serta pulau-pulau di Laut Merah. Sementara itu, pasukan pemerintah mengklaim telah berhasil maju di wilayah Al-Jawf&amp;mdash;dekat perbatasan Arab Saudi&amp;mdash;dan semakin mendekati ibu kota provinsi, Al-Hazm.&#13;
&#13;
Saat ini, Houthi menguasai sebagian besar wilayah utara dan barat Yaman, termasuk Sanaa, sedangkan pasukan pemerintah memegang kendali atas Aden dan provinsi-provinsi di wilayah selatan, termasuk Hadramout dan Shabwa.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Lebih dari 82.000 orang telah mengungsi dari provinsi-provinsi pesisir barat Yaman sejak awal September akibat pertempuran yang terus berlangsung. Angka ini termasuk lebih dari 2.000 orang yang telah tiba di Djibouti, demikian disampaikan oleh Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB pada Minggu (13/9/2026).&#13;
&#13;
Dalam sebuah pernyataan, IOM menyebutkan bahwa pihaknya telah mencatat 82.164 orang pengungsi sejak awal September saja, seiring berlanjutnya pertempuran di sepanjang pesisir barat Yaman, tepatnya di provinsi Taiz, Al Hudaydah, dan Lahj.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejauh ini, lebih dari 2.000 orang yang melarikan diri dari konflik telah mencapai pesisir utara Djibouti, mendarat di berbagai titik yang tersebar di sepanjang pantai dekat Obock,&amp;quot; tambah organisasi tersebut, sebagaimana dilansir TRT.&#13;
&#13;
Pertempuran Semakin Sengit&#13;
&#13;
Duta Besar Djibouti untuk Arab Saudi, Diaa-Eddin Bamakhrama, mengatakan sekitar 1.400 warga Yaman telah tiba di negara itu dalam kurun waktu 24 jam terakhir akibat eskalasi konflik di wilayah pesisir barat Yaman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Otoritas Djibouti memimpin upaya penanganan dengan mengerahkan angkatan laut, angkatan darat, kepolisian, dan layanan kesehatan, serta mendapat dukungan dari IOM dan mitra-mitra PBB,&amp;quot; ungkap badan PBB tersebut.&#13;
&#13;
Mereka yang tiba&amp;mdash;termasuk banyak perempuan dan anak-anak kecil&amp;mdash;telah dipindahkan ke lokasi penampungan Markazi di Obock. Di sana, mereka mendapatkan pasokan air, biskuit berenergi tinggi, dan makanan hangat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Diperkirakan akan lebih banyak orang yang mengungsi seiring dengan semakin sengitnya pertempuran,&amp;quot; demikian peringatan yang disampaikan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Di balik setiap angka, terdapat keluarga yang telah kehilangan segalanya. Banyak di antara mereka yang telah berkali-kali mengungsi,&amp;quot; ujar Direktur Jenderal IOM, Amy Pope, dalam pernyataan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka menyeberangi laut tanpa membawa apa pun karena tidak memiliki pilihan lain. Yaman adalah negara yang didera kemiskinan dan konflik, dan negara itu tidak mungkin memikul beban krisis ini sendirian,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Pope menyerukan kepada para donor untuk meningkatkan dukungan bagi mereka yang tiba di Djibouti maupun bagi masyarakat setempat di Obock yang menampung mereka.&#13;
&#13;
Angka Pengungsian &amp;lsquo;Meningkat Pesat&amp;rsquo;&#13;
&#13;
Pada Sabtu (12/9/2026), IOM menyatakan bahwa Taiz merupakan provinsi yang paling terdampak parah dalam gelombang pengungsian terbaru, dengan 8.300 keluarga&amp;mdash;atau sekitar 50.000 jiwa&amp;mdash;mengungsi dari berbagai distrik, termasuk Jabal Habashi, Al-Maafer, Maqbanah, Mawza, dan Al-Waziiyah.&#13;
&#13;
Lembaga tersebut juga mencatat adanya pengungsian sebanyak 2.819 keluarga (hampir 17.000 jiwa) di Lahj; 1.374 keluarga (8.100 jiwa) di Al Hudaydah; serta 191 keluarga (1.100 jiwa) di Aden.&#13;
&#13;
IOM memperingatkan bahwa angka pengungsian &amp;quot;meningkat pesat&amp;quot; seiring dengan memanasnya pertempuran, dan menyatakan bahwa jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari mendatang.&#13;
&#13;
Bentrokan antara pasukan pemerintah dan kelompok Houthi telah meningkat sejak awal Juli 2026, setelah sempat terjadi ketenangan relatif selama bertahun-tahun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam beberapa hari terakhir, peta medan perang di Yaman mengalami perubahan signifikan di tengah eskalasi pertempuran antara pasukan pemerintah dan Houthi.&#13;
&#13;
Kelompok Houthi mengumumkan keberhasilan mereka menguasai sejumlah distrik di Al Hudaydah dan Taiz, serta pulau-pulau di Laut Merah. Sementara itu, pasukan pemerintah mengklaim telah berhasil maju di wilayah Al-Jawf&amp;mdash;dekat perbatasan Arab Saudi&amp;mdash;dan semakin mendekati ibu kota provinsi, Al-Hazm.&#13;
&#13;
Saat ini, Houthi menguasai sebagian besar wilayah utara dan barat Yaman, termasuk Sanaa, sedangkan pasukan pemerintah memegang kendali atas Aden dan provinsi-provinsi di wilayah selatan, termasuk Hadramout dan Shabwa.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
