<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Karhutla Masih Membara di Palangka Raya,&amp;nbsp;Gubernur Kalteng: Butuh Kolaborasi Berbagai Pihak!</title><description>Menurut dia, penanganan dampak karhutla tidak berhenti pada pembagian masker, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/14/340/3241963/karhutla-masih-membara-di-palangka-raya-nbsp-gubernur-kalteng-butuh-kolaborasi-berbagai-pihak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/14/340/3241963/karhutla-masih-membara-di-palangka-raya-nbsp-gubernur-kalteng-butuh-kolaborasi-berbagai-pihak"/><item><title>Karhutla Masih Membara di Palangka Raya,&amp;nbsp;Gubernur Kalteng: Butuh Kolaborasi Berbagai Pihak!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/14/340/3241963/karhutla-masih-membara-di-palangka-raya-nbsp-gubernur-kalteng-butuh-kolaborasi-berbagai-pihak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/14/340/3241963/karhutla-masih-membara-di-palangka-raya-nbsp-gubernur-kalteng-butuh-kolaborasi-berbagai-pihak</guid><pubDate>Senin 14 September 2026 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/14/340/3241963/pemerintah-lSbT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Kalteng Agustiar Sabran/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/14/340/3241963/pemerintah-lSbT_large.jpg</image><title>Gubernur Kalteng Agustiar Sabran/ist</title></images><description>PALANGKA RAYA -&amp;nbsp; Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Palangka Raya,&amp;nbsp;Kalimantan Tengah. Pembagian masker menjadi salah satu langkah untuk melindungi masyarakat dari dampak penurunan kualitas udara akibat asap karhutla&#13;
&#13;
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, penanganan dampak karhutla membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat, hingga elemen masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hari ini pihak pemerintah melakukan kolaborasi bersama-sama membagikan masker sebagai kewajiban yang harus hadir. Selain masker, kita juga membagikan vitamin, bubur kacang hijau, dan vitamin lainnya untuk menjaga kesehatan,&amp;rdquo; ujar Agustiar Sabran, Senin (14/9/2026).&#13;
&#13;
Menurut dia, penanganan dampak karhutla tidak berhenti pada pembagian masker, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejak kondisi darurat ditetapkan, distribusi masker dan penyediaan air bersih terus ditingkatkan serta diperluas ke desa-desa dan wilayah yang membutuhkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembagian masker dan air bersih mulai kita tingkatkan. Air bersih kita sebar dan perluas ke berbagai desa dan daerah yang membutuhkan akses air,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Pemerintah mendorong pembangunan sumur bor untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat. Hingga saat ini, pembangunan sumur bor telah mencapai ratusan unit dan akan terus dilanjutkan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Pihaknya juga melakukan pengisian ulang air mineral dan galon di sejumlah titik atau kota dengan menyesuaikan kondisi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembuatan sumur bor sudah mencapai ratusan unit dan akan terus kita buat. Pengisian ulang air mineral juga kita lakukan di beberapa titik atau kota, disesuaikan dengan kondisi,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dia juga menyampaikan bahwa bantuan sembako juga disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di luar penerima Kartu Keluarga Sejahtera. Penyaluran sembako dan bahan bakar minyak (BBM) terus dipantau untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat yang terdampak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait ketersediaan BBM, dia mengingatkan masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya dengan tetap memperhatikan kemampuan masing-masing. Pemerintah kota juga diminta melakukan penertiban serta memperketat pengawasan di setiap SPBU agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.&#13;
&#13;
Sabran juga menyampaikan dukungan Presiden Prabowo Subianto turut memperkuat upaya penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Dukungan tersebut di antaranya berupa 100 unit mobil pemadam kebakaran, ekskavator, dan berbagai peralatan lainnya untuk mendukung pencegahan serta penanganan karhutla.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kolaborasi terus kita lakukan bersama TNI, Polri, dan elemen masyarakat. Mahasiswa dan pihak terkait juga siap bergabung dan berkoordinasi untuk mengantisipasi karhutla,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan perkiraan BMKG, musim hujan diperkirakan tiba sekitar November hingga Januari. Karena itu, pemerintah terus memantau dan menyiapkan prasarana, relawan, bantuan kesehatan, serta posko oksigen untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>PALANGKA RAYA -&amp;nbsp; Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Palangka Raya,&amp;nbsp;Kalimantan Tengah. Pembagian masker menjadi salah satu langkah untuk melindungi masyarakat dari dampak penurunan kualitas udara akibat asap karhutla&#13;
&#13;
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, penanganan dampak karhutla membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat, hingga elemen masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hari ini pihak pemerintah melakukan kolaborasi bersama-sama membagikan masker sebagai kewajiban yang harus hadir. Selain masker, kita juga membagikan vitamin, bubur kacang hijau, dan vitamin lainnya untuk menjaga kesehatan,&amp;rdquo; ujar Agustiar Sabran, Senin (14/9/2026).&#13;
&#13;
Menurut dia, penanganan dampak karhutla tidak berhenti pada pembagian masker, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejak kondisi darurat ditetapkan, distribusi masker dan penyediaan air bersih terus ditingkatkan serta diperluas ke desa-desa dan wilayah yang membutuhkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembagian masker dan air bersih mulai kita tingkatkan. Air bersih kita sebar dan perluas ke berbagai desa dan daerah yang membutuhkan akses air,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Pemerintah mendorong pembangunan sumur bor untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat. Hingga saat ini, pembangunan sumur bor telah mencapai ratusan unit dan akan terus dilanjutkan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Pihaknya juga melakukan pengisian ulang air mineral dan galon di sejumlah titik atau kota dengan menyesuaikan kondisi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembuatan sumur bor sudah mencapai ratusan unit dan akan terus kita buat. Pengisian ulang air mineral juga kita lakukan di beberapa titik atau kota, disesuaikan dengan kondisi,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dia juga menyampaikan bahwa bantuan sembako juga disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di luar penerima Kartu Keluarga Sejahtera. Penyaluran sembako dan bahan bakar minyak (BBM) terus dipantau untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat yang terdampak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait ketersediaan BBM, dia mengingatkan masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya dengan tetap memperhatikan kemampuan masing-masing. Pemerintah kota juga diminta melakukan penertiban serta memperketat pengawasan di setiap SPBU agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.&#13;
&#13;
Sabran juga menyampaikan dukungan Presiden Prabowo Subianto turut memperkuat upaya penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Dukungan tersebut di antaranya berupa 100 unit mobil pemadam kebakaran, ekskavator, dan berbagai peralatan lainnya untuk mendukung pencegahan serta penanganan karhutla.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kolaborasi terus kita lakukan bersama TNI, Polri, dan elemen masyarakat. Mahasiswa dan pihak terkait juga siap bergabung dan berkoordinasi untuk mengantisipasi karhutla,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan perkiraan BMKG, musim hujan diperkirakan tiba sekitar November hingga Januari. Karena itu, pemerintah terus memantau dan menyiapkan prasarana, relawan, bantuan kesehatan, serta posko oksigen untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
