<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh! Karnaval Maulid Nabi Ada Adegan Kepala Kambing Disebut Mirip Pemujaan Setan&amp;nbsp;</title><description>Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar mengatakan, klarifikasi akan dilakukan bersama pihak panitia, Pemkab Pekalongan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/14/340/3241964/heboh-karnaval-maulid-nabi-ada-adegan-kepala-kambing-disebut-mirip-pemujaan-setan-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/14/340/3241964/heboh-karnaval-maulid-nabi-ada-adegan-kepala-kambing-disebut-mirip-pemujaan-setan-nbsp"/><item><title>Heboh! Karnaval Maulid Nabi Ada Adegan Kepala Kambing Disebut Mirip Pemujaan Setan&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/14/340/3241964/heboh-karnaval-maulid-nabi-ada-adegan-kepala-kambing-disebut-mirip-pemujaan-setan-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/14/340/3241964/heboh-karnaval-maulid-nabi-ada-adegan-kepala-kambing-disebut-mirip-pemujaan-setan-nbsp</guid><pubDate>Senin 14 September 2026 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/14/340/3241964/viral-AMGb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Heboh! Karnaval Maulid Nabi Ada Adegan Kepala Kambing </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/14/340/3241964/viral-AMGb_large.jpg</image><title>Heboh! Karnaval Maulid Nabi Ada Adegan Kepala Kambing </title></images><description>PEKALONGAN - Simbang Kulon Night Carnival di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menuai kontroversi. Video salah satu pertunjukan dalam karnaval tersebut viral di media sosial.&#13;
&#13;
Warganet menilai pertunjukan tersebut mirip ritual pemujaan dan dipersoalkan karena digelar dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad&amp;nbsp;Shallallahu Alaihi Wasallam.&#13;
&#13;
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar mengatakan, klarifikasi akan dilakukan bersama pihak panitia, Pemkab Pekalongan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami selaku pemerintah daerah dalam waktu dekat ini kami akan mengundang panitia untuk dilakukan klarifikasi apa yang sebenarnya terjadi di sana. Acara itu kan dalam Maulid Nabi sekaligus seni dan budaya juga,&amp;quot; ujar Yulian, Senin (14/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam tayangan terlihat, sejumlah peserta terlihat mengenakan kostum dan memeragakan adegan ritual. Salah satu peserta mengenakan kostum menyerupai manusia berkepala kambing, sementara peserta lain mengenakan jubah putih.&#13;
&#13;
Pertunjukan tersebut juga menampilkan adegan yang dinilai menyerupai penyembelihan kambing. Adegan itu merupakan bagian dari penampilan dalam Simbang Kulon Night Carnival.&#13;
&#13;
Video penampilan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan. Sejumlah warganet mempertanyakan konsep pertunjukan karena karnval digelar dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yulian berharap agar klarifikasi tersebut dapat menjelaskan maksud dan tujuan adegan yang ditampilkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil klarifikasi juga akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan kegiatan serupa ke depan tetap memperhatikan nilai budaya, norma masyarakat, dan nuansa keagamaan,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>PEKALONGAN - Simbang Kulon Night Carnival di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menuai kontroversi. Video salah satu pertunjukan dalam karnaval tersebut viral di media sosial.&#13;
&#13;
Warganet menilai pertunjukan tersebut mirip ritual pemujaan dan dipersoalkan karena digelar dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad&amp;nbsp;Shallallahu Alaihi Wasallam.&#13;
&#13;
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar mengatakan, klarifikasi akan dilakukan bersama pihak panitia, Pemkab Pekalongan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami selaku pemerintah daerah dalam waktu dekat ini kami akan mengundang panitia untuk dilakukan klarifikasi apa yang sebenarnya terjadi di sana. Acara itu kan dalam Maulid Nabi sekaligus seni dan budaya juga,&amp;quot; ujar Yulian, Senin (14/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam tayangan terlihat, sejumlah peserta terlihat mengenakan kostum dan memeragakan adegan ritual. Salah satu peserta mengenakan kostum menyerupai manusia berkepala kambing, sementara peserta lain mengenakan jubah putih.&#13;
&#13;
Pertunjukan tersebut juga menampilkan adegan yang dinilai menyerupai penyembelihan kambing. Adegan itu merupakan bagian dari penampilan dalam Simbang Kulon Night Carnival.&#13;
&#13;
Video penampilan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan. Sejumlah warganet mempertanyakan konsep pertunjukan karena karnval digelar dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yulian berharap agar klarifikasi tersebut dapat menjelaskan maksud dan tujuan adegan yang ditampilkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil klarifikasi juga akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan kegiatan serupa ke depan tetap memperhatikan nilai budaya, norma masyarakat, dan nuansa keagamaan,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
