<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Seorang Wanita Korban Penyanderaan KKB &amp;nbsp;Meninggal, 20 Hari di Hutan Tanpa Makan-Minum</title><description>Kondisi Demerina yang masih mengalami syok membuat aparat belum dapat meminta keterangan lebih lanjut mengenai peristiwa yang dialaminya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/15/340/3242046/tragis-seorang-wanita-korban-penyanderaan-kkb-nbsp-meninggal-20-hari-di-hutan-tanpa-makan-minum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/15/340/3242046/tragis-seorang-wanita-korban-penyanderaan-kkb-nbsp-meninggal-20-hari-di-hutan-tanpa-makan-minum"/><item><title>Tragis! Seorang Wanita Korban Penyanderaan KKB &amp;nbsp;Meninggal, 20 Hari di Hutan Tanpa Makan-Minum</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/15/340/3242046/tragis-seorang-wanita-korban-penyanderaan-kkb-nbsp-meninggal-20-hari-di-hutan-tanpa-makan-minum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/15/340/3242046/tragis-seorang-wanita-korban-penyanderaan-kkb-nbsp-meninggal-20-hari-di-hutan-tanpa-makan-minum</guid><pubDate>Selasa 15 September 2026 02:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/14/340/3242046/kkb-TBSW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban Penyanderaan KKB Dievakuasi Petugas</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/14/340/3242046/kkb-TBSW_large.jpg</image><title>Korban Penyanderaan KKB Dievakuasi Petugas</title></images><description>MIMIKA- Seorang korban penyanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ditemukan meninggal dunia. Korban bernama Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang (23) yang berhasil dievakuasi selamat di wilayah Kampung Bela 1, Distrik Alama.&#13;
&#13;
Demerina berhasil dievakuasi oleh Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Mimika dan tokoh masyarakat ke Timika.&amp;nbsp;Sebelumnya korban disandera KKB bersama 8 wanita lainnya.&#13;
&#13;
Sementara, Yosina meninggal dunia dalam kondisi yang sangat lemah karena kelaparan setelah diduga tidak mendapatkan asupan makanan selama berada dalam penyanderaan.&#13;
&#13;
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, informasi mengenai keberadaan korban mulai diterima Satgas pada 7 September 2026. Informasi tersebut berasal dari jaringan yang berada di Distrik Jila.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat itu, seorang kepala kampung dari Kampung Bela 1 datang ke Distrik Jila dan melaporkan masyarakat menemukan seorang korban selamat di wilayah Bela.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Awalnya mereka tidak mengetahui siapa korban tersebut. Kemudian kami melakukan investigasi dan proses identifikasi. Hasilnya, benar bahwa adik Demerina Uamang merupakan korban penculikan yang terjadi pada 17 Agustus yang lalu,&amp;rdquo; ujar Kombes Pol Yusuf Sutejo, Senin (14/9/2026).&#13;
&#13;
Namun, Demerina ternyata tidak ditemukan seorang diri. Dia berada bersama rekannya, Yosina. Sayangnya, kondisi Yosina sudah sangat lemah hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Adik Uamang ini tidak sendirian. Pada saat ditemukan tanggal 7 September, bersama seorang rekannya, yaitu adik Yosina. Namun, sangat disayangkan, adik Yosina ditemukan telah meninggal dunia karena kondisinya sangat kurus dan tidak mendapat asupan makanan,&amp;rdquo; ujar Kombes Yusuf.&#13;
&#13;
Menurut Yusuf, Demerina dan Yosina telah bertahan sekitar 20 hari dalam kondisi yang sangat berat di kawasan hutan.&#13;
&#13;
Demerina ditemukan dalam keadaan lemah. Setelah ditemukan masyarakat Kampung Bela, korban kemudian mendapat perawatan sebelum akhirnya dapat dievakuasi ke Timika.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka berjuang selama 20 hari di hutan, tidak makan dan minum. Demikian juga adik Demerina Uamang ditemukan dalam kondisi fisik yang lemah. Kemudian warga kampung yang ada di Bela berinisiatif membantu merawat sehingga adik Demerina ini bisa selamat,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Sementara korban Yosina telah dimakamkan secara adat oleh masyarakat di Kampung Bela. Setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan Demerina, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika dan tokoh masyarakat langsung berkoordinasi untuk menyiapkan proses evakuasi.&#13;
&#13;
Namun, upaya penjemputan sempat terkendala cuaca buruk. Helikopter yang akan digunakan untuk mengevakuasi korban tidak dapat menembus lokasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kegiatan ini menggunakan helikopter milik Satgas Operasi Damai Cartenz. Namun, setelah kita rencanakan, empat hari yang lalu kita sama sekali tidak bisa masuk ke lokasi karena faktor cuaca yang buruk, sehingga helikopter kita tidak bisa menembus ke sana,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Proses evakuasi baru dapat dilakukan pada Senin pagi setelah kondisi cuaca dinilai lebih memungkinkan. Tim yang terdiri atas personel Satgas Operasi Damai Cartenz, tokoh masyarakat, serta kepala kampung kemudian menuju lokasi untuk menjemput Demerina.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi pagi, alhamdulillah, cuaca agak sedikit baik sehingga kita bisa masuk. Didukung personel Satgas Damai Cartenz dengan helikopter, didampingi tokoh masyarakat dan kepala kampung, kita melaksanakan evakuasi,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Demerina kemudian diterbangkan menggunakan helikopter Bell Polri P-3002 milik Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026. Korban tiba di landasan heli Mako Yon B Pelopor Sat Brimobda Papua Tengah sekitar pukul 09.08 WIT.&#13;
&#13;
Setibanya di Timika, Demerina langsung dibawa ke RS Bhayangkara Timika untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan penanganan medis.&#13;
&#13;
Kondisi Demerina yang masih mengalami syok membuat aparat belum dapat meminta keterangan lebih lanjut mengenai peristiwa yang dialaminya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara adik Demerina belum dapat kita minta memberikan keterangan karena kondisinya memang sangat syok. Mungkin dia melihat bagaimana rekannya, adik Yosina, meninggal dunia di sampingnya,&amp;rdquo;tutup Yusuf.&#13;
</description><content:encoded>MIMIKA- Seorang korban penyanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ditemukan meninggal dunia. Korban bernama Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang (23) yang berhasil dievakuasi selamat di wilayah Kampung Bela 1, Distrik Alama.&#13;
&#13;
Demerina berhasil dievakuasi oleh Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Mimika dan tokoh masyarakat ke Timika.&amp;nbsp;Sebelumnya korban disandera KKB bersama 8 wanita lainnya.&#13;
&#13;
Sementara, Yosina meninggal dunia dalam kondisi yang sangat lemah karena kelaparan setelah diduga tidak mendapatkan asupan makanan selama berada dalam penyanderaan.&#13;
&#13;
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, informasi mengenai keberadaan korban mulai diterima Satgas pada 7 September 2026. Informasi tersebut berasal dari jaringan yang berada di Distrik Jila.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat itu, seorang kepala kampung dari Kampung Bela 1 datang ke Distrik Jila dan melaporkan masyarakat menemukan seorang korban selamat di wilayah Bela.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Awalnya mereka tidak mengetahui siapa korban tersebut. Kemudian kami melakukan investigasi dan proses identifikasi. Hasilnya, benar bahwa adik Demerina Uamang merupakan korban penculikan yang terjadi pada 17 Agustus yang lalu,&amp;rdquo; ujar Kombes Pol Yusuf Sutejo, Senin (14/9/2026).&#13;
&#13;
Namun, Demerina ternyata tidak ditemukan seorang diri. Dia berada bersama rekannya, Yosina. Sayangnya, kondisi Yosina sudah sangat lemah hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Adik Uamang ini tidak sendirian. Pada saat ditemukan tanggal 7 September, bersama seorang rekannya, yaitu adik Yosina. Namun, sangat disayangkan, adik Yosina ditemukan telah meninggal dunia karena kondisinya sangat kurus dan tidak mendapat asupan makanan,&amp;rdquo; ujar Kombes Yusuf.&#13;
&#13;
Menurut Yusuf, Demerina dan Yosina telah bertahan sekitar 20 hari dalam kondisi yang sangat berat di kawasan hutan.&#13;
&#13;
Demerina ditemukan dalam keadaan lemah. Setelah ditemukan masyarakat Kampung Bela, korban kemudian mendapat perawatan sebelum akhirnya dapat dievakuasi ke Timika.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka berjuang selama 20 hari di hutan, tidak makan dan minum. Demikian juga adik Demerina Uamang ditemukan dalam kondisi fisik yang lemah. Kemudian warga kampung yang ada di Bela berinisiatif membantu merawat sehingga adik Demerina ini bisa selamat,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Sementara korban Yosina telah dimakamkan secara adat oleh masyarakat di Kampung Bela. Setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan Demerina, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika dan tokoh masyarakat langsung berkoordinasi untuk menyiapkan proses evakuasi.&#13;
&#13;
Namun, upaya penjemputan sempat terkendala cuaca buruk. Helikopter yang akan digunakan untuk mengevakuasi korban tidak dapat menembus lokasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kegiatan ini menggunakan helikopter milik Satgas Operasi Damai Cartenz. Namun, setelah kita rencanakan, empat hari yang lalu kita sama sekali tidak bisa masuk ke lokasi karena faktor cuaca yang buruk, sehingga helikopter kita tidak bisa menembus ke sana,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Proses evakuasi baru dapat dilakukan pada Senin pagi setelah kondisi cuaca dinilai lebih memungkinkan. Tim yang terdiri atas personel Satgas Operasi Damai Cartenz, tokoh masyarakat, serta kepala kampung kemudian menuju lokasi untuk menjemput Demerina.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi pagi, alhamdulillah, cuaca agak sedikit baik sehingga kita bisa masuk. Didukung personel Satgas Damai Cartenz dengan helikopter, didampingi tokoh masyarakat dan kepala kampung, kita melaksanakan evakuasi,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Demerina kemudian diterbangkan menggunakan helikopter Bell Polri P-3002 milik Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026. Korban tiba di landasan heli Mako Yon B Pelopor Sat Brimobda Papua Tengah sekitar pukul 09.08 WIT.&#13;
&#13;
Setibanya di Timika, Demerina langsung dibawa ke RS Bhayangkara Timika untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan penanganan medis.&#13;
&#13;
Kondisi Demerina yang masih mengalami syok membuat aparat belum dapat meminta keterangan lebih lanjut mengenai peristiwa yang dialaminya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara adik Demerina belum dapat kita minta memberikan keterangan karena kondisinya memang sangat syok. Mungkin dia melihat bagaimana rekannya, adik Yosina, meninggal dunia di sampingnya,&amp;rdquo;tutup Yusuf.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
