<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Senior, Begini Kondisi Teman Seangkatannya&amp;nbsp;</title><description>Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsda TNI Daan Sulfi, mengungkap kondisi dua rekan Serda Ahmad Muzammil Farisa (AMF) yang tewas pasca dianiaya seniornya. Kedua rekannya dalam kondisi baik dan sudah bisa beraktivitas kembali.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/16/337/3242357/serda-ahmad-tewas-diduga-dianiaya-senior-begini-kondisi-teman-seangkatannya-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/16/337/3242357/serda-ahmad-tewas-diduga-dianiaya-senior-begini-kondisi-teman-seangkatannya-nbsp"/><item><title>Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Senior, Begini Kondisi Teman Seangkatannya&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/16/337/3242357/serda-ahmad-tewas-diduga-dianiaya-senior-begini-kondisi-teman-seangkatannya-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/16/337/3242357/serda-ahmad-tewas-diduga-dianiaya-senior-begini-kondisi-teman-seangkatannya-nbsp</guid><pubDate>Rabu 16 September 2026 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/16/337/3242357/tni_au-E9Op_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Danpuspomau Marsda TNI Daan Sulfi (Foto: Ari Sandita/Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/16/337/3242357/tni_au-E9Op_large.jpg</image><title>Danpuspomau Marsda TNI Daan Sulfi (Foto: Ari Sandita/Okezone) </title></images><description>JAKARTA - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsda TNI Daan Sulfi, mengungkap kondisi dua rekan Serda Ahmad Muzammil Farisa (AMF) yang tewas pasca dianiaya seniornya. Kedua rekannya dalam kondisi baik dan sudah bisa beraktivitas kembali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk (kondisi) tiga korban, ya untuk saat ini yang satu meninggal dunia yang sudah kita ketahui, yang duanya sebenarnya tidak terjadi, fisik pun tidak ada masalah. Jadi, bisa melakukan kegiatan sehari-hari dan bisa langsung kerja,&amp;quot; ujarnya, Rabu (16/9/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, dua teman satu angkatan Serda AMF, yakni Serda ZN dan Serda RP, dalam kondisi baik saat ini. Saat kejadian, ketiganya dikumpulkan oleh Serda MTS selaku seniornya hingga akhirnya datang teman satu angkatan Serda MTS, yakni Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Serda JM lantas melakukan pemukulan sebanyak tiga kali terhadap Serda AMF hingga berujung pada meninggalnya korban. Puspomau pun terus melakukan perbaikan di jajarannya terkait pembinaan.&#13;
&#13;
Pasalnya, tambahnya, pimpinan TNI telah memberikan penekanan soal pembinaan tidak dilakukan dengan penganiayaan. Pembinaan diharuskan dengan cara-cara yang positif untuk membangun organisasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga sedang melakukan beberapa proses perbaikan untuk masalah pembinaan, jadi tidak satu ini saja, dan memang sudah ada penekanan dari pimpinan bahwa pembinaan di TNI Angkatan Udara tidak ada dengan melaksanakan dengan penganiayaan, (tapi) pembinaan yang bersifat positif membangun organisasi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kalau mengarah kepada penganiayaan, penyiksaan, pembulian, akan ditindaklanjuti. Kami menangani berbagai macam kasus masalah pembinaan ini, tidak satu dua, hanya ini mungkin yang klimaksnya sampai dengan meninggal dunia,&amp;quot; kata Daan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsda TNI Daan Sulfi, mengungkap kondisi dua rekan Serda Ahmad Muzammil Farisa (AMF) yang tewas pasca dianiaya seniornya. Kedua rekannya dalam kondisi baik dan sudah bisa beraktivitas kembali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk (kondisi) tiga korban, ya untuk saat ini yang satu meninggal dunia yang sudah kita ketahui, yang duanya sebenarnya tidak terjadi, fisik pun tidak ada masalah. Jadi, bisa melakukan kegiatan sehari-hari dan bisa langsung kerja,&amp;quot; ujarnya, Rabu (16/9/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, dua teman satu angkatan Serda AMF, yakni Serda ZN dan Serda RP, dalam kondisi baik saat ini. Saat kejadian, ketiganya dikumpulkan oleh Serda MTS selaku seniornya hingga akhirnya datang teman satu angkatan Serda MTS, yakni Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Serda JM lantas melakukan pemukulan sebanyak tiga kali terhadap Serda AMF hingga berujung pada meninggalnya korban. Puspomau pun terus melakukan perbaikan di jajarannya terkait pembinaan.&#13;
&#13;
Pasalnya, tambahnya, pimpinan TNI telah memberikan penekanan soal pembinaan tidak dilakukan dengan penganiayaan. Pembinaan diharuskan dengan cara-cara yang positif untuk membangun organisasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga sedang melakukan beberapa proses perbaikan untuk masalah pembinaan, jadi tidak satu ini saja, dan memang sudah ada penekanan dari pimpinan bahwa pembinaan di TNI Angkatan Udara tidak ada dengan melaksanakan dengan penganiayaan, (tapi) pembinaan yang bersifat positif membangun organisasi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kalau mengarah kepada penganiayaan, penyiksaan, pembulian, akan ditindaklanjuti. Kami menangani berbagai macam kasus masalah pembinaan ini, tidak satu dua, hanya ini mungkin yang klimaksnya sampai dengan meninggal dunia,&amp;quot; kata Daan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
