<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prajurit TNI Buru KKB Penembak Warga Sipil di Jalur Wamena-Mbua</title><description>TNI menurunkan pasukan untuk mengejar pelaku Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang diduga melakukan penembakan terhadap warga sipil bernama Aris Sanda di jalur Wamena-Mbua, Papua Pegunungan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/16/337/3242400/prajurit-tni-buru-kkb-penembak-warga-sipil-di-jalur-wamena-mbua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/16/337/3242400/prajurit-tni-buru-kkb-penembak-warga-sipil-di-jalur-wamena-mbua"/><item><title>Prajurit TNI Buru KKB Penembak Warga Sipil di Jalur Wamena-Mbua</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/16/337/3242400/prajurit-tni-buru-kkb-penembak-warga-sipil-di-jalur-wamena-mbua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/16/337/3242400/prajurit-tni-buru-kkb-penembak-warga-sipil-di-jalur-wamena-mbua</guid><pubDate>Rabu 16 September 2026 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/16/337/3242400/kkb-7tEp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KKB Tembak Warga Sipil di Jalur Wamena-Mbua (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/16/337/3242400/kkb-7tEp_large.jpg</image><title>KKB Tembak Warga Sipil di Jalur Wamena-Mbua (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - TNI menurunkan pasukan untuk mengejar pelaku Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang diduga melakukan penembakan terhadap warga sipil bernama Aris Sanda di jalur Wamena-Mbua, Papua Pegunungan.&#13;
&#13;
Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto menegaskan, para pelaku harus mempertanggungjawabkan aksi kekerasan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan. Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,&amp;quot; kata Riyanto, Rabu (16/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Riyanto mengatakan, Aris Sanda merupakan warga sipil yang sehari-hari melayani transportasi masyarakat sekaligus membawa logistik dan kebutuhan sehari-hari ke wilayah pedalaman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut dia, penembakan tersebut menunjukkan adanya ancaman tidak hanya terhadap aparat keamanan, tetapi juga masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban adalah masyarakat sipil yang sedang bekerja untuk melayani kebutuhan masyarakat,&amp;quot; lanjut Riyanto.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kapuspen TNI, Mayjen Mohammad Nas menegaskan TNI tidak akan membiarkan kelompok bersenjata terus melakukan kekerasan terhadap masyarakat di Papua.&#13;
&#13;
&amp;quot;TNI akan terus melindungi masyarakat dan memastikan kelompok bersenjata tidak leluasa melakukan kekerasan terhadap warga sipil. Setiap tindakan kekerasan akan dihadapi secara tegas, profesional, terukur, dan sesuai hukum yang berlaku,&amp;quot; tegas Mohammad Nas.&#13;
&#13;
Koops TNI Habema bersama aparat keamanan dan pemerintah daerah juga akan meningkatkan pengamanan, khususnya di jalur transportasi dan wilayah yang menjadi akses penting bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Langkah tersebut dilakukan sekaligus untuk mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku penembakan warga sipil tersebut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - TNI menurunkan pasukan untuk mengejar pelaku Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang diduga melakukan penembakan terhadap warga sipil bernama Aris Sanda di jalur Wamena-Mbua, Papua Pegunungan.&#13;
&#13;
Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto menegaskan, para pelaku harus mempertanggungjawabkan aksi kekerasan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan. Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,&amp;quot; kata Riyanto, Rabu (16/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Riyanto mengatakan, Aris Sanda merupakan warga sipil yang sehari-hari melayani transportasi masyarakat sekaligus membawa logistik dan kebutuhan sehari-hari ke wilayah pedalaman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut dia, penembakan tersebut menunjukkan adanya ancaman tidak hanya terhadap aparat keamanan, tetapi juga masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban adalah masyarakat sipil yang sedang bekerja untuk melayani kebutuhan masyarakat,&amp;quot; lanjut Riyanto.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kapuspen TNI, Mayjen Mohammad Nas menegaskan TNI tidak akan membiarkan kelompok bersenjata terus melakukan kekerasan terhadap masyarakat di Papua.&#13;
&#13;
&amp;quot;TNI akan terus melindungi masyarakat dan memastikan kelompok bersenjata tidak leluasa melakukan kekerasan terhadap warga sipil. Setiap tindakan kekerasan akan dihadapi secara tegas, profesional, terukur, dan sesuai hukum yang berlaku,&amp;quot; tegas Mohammad Nas.&#13;
&#13;
Koops TNI Habema bersama aparat keamanan dan pemerintah daerah juga akan meningkatkan pengamanan, khususnya di jalur transportasi dan wilayah yang menjadi akses penting bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Langkah tersebut dilakukan sekaligus untuk mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku penembakan warga sipil tersebut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
