<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! Perjalanan KRL Terlambat karena Handphone Penumpang Terbakar di Stasiun Rawa Buntu</title><description>Setelah diamankan petugas sesuai prosedur, ditemukan dua unit handphone dalam kondisi terbakar di dalam tas milik pengguna Commuter Line tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/17/338/3242559/viral-perjalanan-krl-terlambat-karena-handphone-penumpang-terbakar-di-stasiun-rawa-buntu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/17/338/3242559/viral-perjalanan-krl-terlambat-karena-handphone-penumpang-terbakar-di-stasiun-rawa-buntu"/><item><title>Viral! Perjalanan KRL Terlambat karena Handphone Penumpang Terbakar di Stasiun Rawa Buntu</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/17/338/3242559/viral-perjalanan-krl-terlambat-karena-handphone-penumpang-terbakar-di-stasiun-rawa-buntu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/17/338/3242559/viral-perjalanan-krl-terlambat-karena-handphone-penumpang-terbakar-di-stasiun-rawa-buntu</guid><pubDate>Kamis 17 September 2026 10:33 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/17/338/3242559/viral-sWvQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perjalanan KRL Terlambat karena Handphone Terbakar/Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/17/338/3242559/viral-sWvQ_large.jpg</image><title>Perjalanan KRL Terlambat karena Handphone Terbakar/Ilustrasi Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dua handphone milik salah seorang pengguna KRL terbakar di dalam rangkaian Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung&amp;ndash;Tanah Abang pada Kamis (17/9/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Commuter Line berada di Stasiun Rawa Buntu, tepatnya di kereta khusus wanita bagian depan rangkaian.&#13;
&#13;
Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, petugas keamanan yang sedang berdinas di peron melihat adanya tas penumpang yang mengeluarkan asap. Pengguna tersebut kemudian melemparkan tas tersebut ke area peron.&#13;
&#13;
Setelah diamankan petugas sesuai prosedur, ditemukan dua unit handphone dalam kondisi terbakar di dalam tas milik pengguna Commuter Line tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget yang mengeluarkan asap. Petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari rangkaian kereta,&amp;rdquo; ujar Leza.&#13;
&#13;
Petugas selanjutnya melakukan koordinasi dengan Kepala Stasiun, pengguna yang tasnya terindentifikasi mengeluarkan asap dari telepon genggamnya itu untuk dimintai keterangan.&#13;
&#13;
Berdasarakan keterangan yang didapat bahwa salah satu perangkat ponselnya sedang digunakan sebagai hotspot, sementara kedua perangkat berada di dalam tas. KAI Commuter masih melakukan penanganan dan koordinasi terkait kejadian tersebut.&#13;
&#13;
Atas kejadian ini, Commuter Line No.1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang mengalami keterlambatan sekitar 7 menit. Setelah dipastikan kondisi rangkaian aman perjalanan Commuter Line No. 1641 kembali melanjutkan perjalanannya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
KAI Commuter mengingatkan kepada seluruh pengguna untuk selalu memperhatikan kondisi ponsel atau perangkat elektronik lain yang dibawa selama menggunakan Commuter Line.&#13;
&#13;
Perangkat yang mengalami panas berlebih, memungkinkan akan mengeluarkan asap, atau menunjukkan kondisi tidak normal agar segera diamankan dan dilaporkan kepada petugas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika menemukan kondisi yang tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons cepat dari pengguna akan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dua handphone milik salah seorang pengguna KRL terbakar di dalam rangkaian Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung&amp;ndash;Tanah Abang pada Kamis (17/9/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat Commuter Line berada di Stasiun Rawa Buntu, tepatnya di kereta khusus wanita bagian depan rangkaian.&#13;
&#13;
Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, petugas keamanan yang sedang berdinas di peron melihat adanya tas penumpang yang mengeluarkan asap. Pengguna tersebut kemudian melemparkan tas tersebut ke area peron.&#13;
&#13;
Setelah diamankan petugas sesuai prosedur, ditemukan dua unit handphone dalam kondisi terbakar di dalam tas milik pengguna Commuter Line tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget yang mengeluarkan asap. Petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari rangkaian kereta,&amp;rdquo; ujar Leza.&#13;
&#13;
Petugas selanjutnya melakukan koordinasi dengan Kepala Stasiun, pengguna yang tasnya terindentifikasi mengeluarkan asap dari telepon genggamnya itu untuk dimintai keterangan.&#13;
&#13;
Berdasarakan keterangan yang didapat bahwa salah satu perangkat ponselnya sedang digunakan sebagai hotspot, sementara kedua perangkat berada di dalam tas. KAI Commuter masih melakukan penanganan dan koordinasi terkait kejadian tersebut.&#13;
&#13;
Atas kejadian ini, Commuter Line No.1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang mengalami keterlambatan sekitar 7 menit. Setelah dipastikan kondisi rangkaian aman perjalanan Commuter Line No. 1641 kembali melanjutkan perjalanannya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
KAI Commuter mengingatkan kepada seluruh pengguna untuk selalu memperhatikan kondisi ponsel atau perangkat elektronik lain yang dibawa selama menggunakan Commuter Line.&#13;
&#13;
Perangkat yang mengalami panas berlebih, memungkinkan akan mengeluarkan asap, atau menunjukkan kondisi tidak normal agar segera diamankan dan dilaporkan kepada petugas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika menemukan kondisi yang tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons cepat dari pengguna akan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
