<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terjerat Dugaan Pemerasan dan TPPU, Febrie Adriansyah Merasa &amp;#039;Digergaji&amp;#039;</title><description>Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah merasa dirinya dan jajaran di Gedung Bundar justru &quot;digergaji&quot; setelah disangka melakukan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/18/337/3242812/terjerat-dugaan-pemerasan-dan-tppu-febrie-adriansyah-merasa-039-digergaji-039</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/18/337/3242812/terjerat-dugaan-pemerasan-dan-tppu-febrie-adriansyah-merasa-039-digergaji-039"/><item><title>Terjerat Dugaan Pemerasan dan TPPU, Febrie Adriansyah Merasa &amp;#039;Digergaji&amp;#039;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/18/337/3242812/terjerat-dugaan-pemerasan-dan-tppu-febrie-adriansyah-merasa-039-digergaji-039</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/18/337/3242812/terjerat-dugaan-pemerasan-dan-tppu-febrie-adriansyah-merasa-039-digergaji-039</guid><pubDate>Jum'at 18 September 2026 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/18/337/3242812/febrie_ardiansyah-LxGO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Febrie Ardiansyah (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/18/337/3242812/febrie_ardiansyah-LxGO_large.jpg</image><title>Febrie Ardiansyah (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah merasa dirinya dan jajaran di Gedung Bundar justru &amp;quot;digergaji&amp;quot; setelah disangka melakukan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).&#13;
&#13;
Febrie menyinggung sejumlah capaian yang dilakukan selama dirinya memimpin Jampidsus Kejaksaan Agung. Ia menyebut berbagai kasus besar telah diungkap dan ratusan triliun rupiah dana dikembalikan kepada negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kenapa perkara ini muncul? Banyak prestasi yang sudah disampaikan oleh kita di Gedung Bundar, perubahan Gedung Bundar begitu besar ketika kita pegang, apalagi Ketua Satgas PKH, Rp300 T setahun kita kembalikan, semua perkara besar kita ambil, tapi akhirnya, justru kita yang digergaji ya,&amp;quot; ujar Febrie kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Febrie, seluruh capaian tersebut tercatat dalam basis data (database) Jampidsus Kejagung RI. Ia mengatakan data tersebut juga memuat pihak-pihak yang terlibat dalam berbagai perkara besar yang telah ditangani.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Febrie menegaskan, selama memimpin Gedung Bundar, dirinya selalu mendorong para juniornya untuk berani mengungkap perkara-perkara besar demi kepentingan bangsa dan negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi jangan lupa, database di Gedung Bundar itu, itu akan menjadi data abadi. Kita semua tahu siapa yang terlibat di perkara-perkara besar,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Ia juga meyakini para junior yang selama ini dididiknya akan tetap memiliki keberanian untuk mengungkap perkara demi kepentingan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan saya yakin, junior saya ya, selama ini telah kita didik, itu pasti akan punya keberanian untuk bangsa dan untuk rakyatnya. Itu selalu yang kita tanamkan di Gedung Bundar,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah merasa dirinya dan jajaran di Gedung Bundar justru &amp;quot;digergaji&amp;quot; setelah disangka melakukan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).&#13;
&#13;
Febrie menyinggung sejumlah capaian yang dilakukan selama dirinya memimpin Jampidsus Kejaksaan Agung. Ia menyebut berbagai kasus besar telah diungkap dan ratusan triliun rupiah dana dikembalikan kepada negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kenapa perkara ini muncul? Banyak prestasi yang sudah disampaikan oleh kita di Gedung Bundar, perubahan Gedung Bundar begitu besar ketika kita pegang, apalagi Ketua Satgas PKH, Rp300 T setahun kita kembalikan, semua perkara besar kita ambil, tapi akhirnya, justru kita yang digergaji ya,&amp;quot; ujar Febrie kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Febrie, seluruh capaian tersebut tercatat dalam basis data (database) Jampidsus Kejagung RI. Ia mengatakan data tersebut juga memuat pihak-pihak yang terlibat dalam berbagai perkara besar yang telah ditangani.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Febrie menegaskan, selama memimpin Gedung Bundar, dirinya selalu mendorong para juniornya untuk berani mengungkap perkara-perkara besar demi kepentingan bangsa dan negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi jangan lupa, database di Gedung Bundar itu, itu akan menjadi data abadi. Kita semua tahu siapa yang terlibat di perkara-perkara besar,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Ia juga meyakini para junior yang selama ini dididiknya akan tetap memiliki keberanian untuk mengungkap perkara demi kepentingan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan saya yakin, junior saya ya, selama ini telah kita didik, itu pasti akan punya keberanian untuk bangsa dan untuk rakyatnya. Itu selalu yang kita tanamkan di Gedung Bundar,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
