<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI AL Siapkan Lampung Jadi Pangkalan Kapal Induk Garibaldi, Ini Alasannya</title><description>TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyiapkan Lampung, sebagai salah satu pangkalan bagi kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi yang akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/18/337/3242815/tni-al-siapkan-lampung-jadi-pangkalan-kapal-induk-garibaldi-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/18/337/3242815/tni-al-siapkan-lampung-jadi-pangkalan-kapal-induk-garibaldi-ini-alasannya"/><item><title>TNI AL Siapkan Lampung Jadi Pangkalan Kapal Induk Garibaldi, Ini Alasannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/18/337/3242815/tni-al-siapkan-lampung-jadi-pangkalan-kapal-induk-garibaldi-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/18/337/3242815/tni-al-siapkan-lampung-jadi-pangkalan-kapal-induk-garibaldi-ini-alasannya</guid><pubDate>Jum'at 18 September 2026 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/18/337/3242815/kapal_induk_garibaldi-Xziy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapal Induk Garibaldi  (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/18/337/3242815/kapal_induk_garibaldi-Xziy_large.jpg</image><title>Kapal Induk Garibaldi  (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyiapkan Lampung, sebagai salah satu pangkalan bagi kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi yang akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026.&#13;
&#13;
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali mengatakan, persiapan pangkalan tersebut dilakukan secara paralel dengan proses pengoperasian kapal induk yang akan dimiliki Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi untuk Lampung kita sedang siapkan ini. Dalam paralel kita menyiapkan juga pangkalannya untuk di Lampung,&amp;quot; kata Ali di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ali menjelaskan, Lampung dipilih karena kondisi geografisnya dinilai mendukung untuk pengoperasian kapal induk. Selain memiliki kedalaman perairan yang memadai, wilayah tersebut juga memiliki akses navigasi yang baik dan relatif terlindung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan Lampung ini kenapa kita pilih? Karena dia situasi geografisnya sangat memungkinkan, kedalamannya juga cukup, draft-nya ini sekitar 8 meter, 8,5. Jadi di sana itu akses navigasinya bagus, agak terlindung juga,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, Ali mengatakan TNI AL masih mengkaji lokasi penempatan kapal tersebut. Sejumlah pangkalan lain juga disiapkan sebagai alternatif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi ada pangkalan-pangkalan lain juga yang kita siapkan. Nanti kita pertimbangkan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026) pagi setelah berlayar dari Taranto, Italia.&#13;
&#13;
Kapal yang saat ini masih berstatus milik Angkatan Laut Italia tersebut dijadwalkan menjalani proses reflagging atau pergantian bendera sekaligus berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyiapkan Lampung, sebagai salah satu pangkalan bagi kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi yang akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026.&#13;
&#13;
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali mengatakan, persiapan pangkalan tersebut dilakukan secara paralel dengan proses pengoperasian kapal induk yang akan dimiliki Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi untuk Lampung kita sedang siapkan ini. Dalam paralel kita menyiapkan juga pangkalannya untuk di Lampung,&amp;quot; kata Ali di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ali menjelaskan, Lampung dipilih karena kondisi geografisnya dinilai mendukung untuk pengoperasian kapal induk. Selain memiliki kedalaman perairan yang memadai, wilayah tersebut juga memiliki akses navigasi yang baik dan relatif terlindung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan Lampung ini kenapa kita pilih? Karena dia situasi geografisnya sangat memungkinkan, kedalamannya juga cukup, draft-nya ini sekitar 8 meter, 8,5. Jadi di sana itu akses navigasinya bagus, agak terlindung juga,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, Ali mengatakan TNI AL masih mengkaji lokasi penempatan kapal tersebut. Sejumlah pangkalan lain juga disiapkan sebagai alternatif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi ada pangkalan-pangkalan lain juga yang kita siapkan. Nanti kita pertimbangkan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026) pagi setelah berlayar dari Taranto, Italia.&#13;
&#13;
Kapal yang saat ini masih berstatus milik Angkatan Laut Italia tersebut dijadwalkan menjalani proses reflagging atau pergantian bendera sekaligus berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
