<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Buru Pelaku Penikaman Warga dan Pembakaran Warung di Dekai Yahukimo</title><description>Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menyelidiki dua kasus gangguan keamanan yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dua peristiwa tersebut yakni penikaman terhadap seorang warga pada Kamis (17/9/2026) malam dan pembakaran warung kopi pada Jumat (18/9/2026) dini hari.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/19/337/3242981/polisi-buru-pelaku-penikaman-warga-dan-pembakaran-warung-di-dekai-yahukimo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/19/337/3242981/polisi-buru-pelaku-penikaman-warga-dan-pembakaran-warung-di-dekai-yahukimo"/><item><title>Polisi Buru Pelaku Penikaman Warga dan Pembakaran Warung di Dekai Yahukimo</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/19/337/3242981/polisi-buru-pelaku-penikaman-warga-dan-pembakaran-warung-di-dekai-yahukimo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/19/337/3242981/polisi-buru-pelaku-penikaman-warga-dan-pembakaran-warung-di-dekai-yahukimo</guid><pubDate>Sabtu 19 September 2026 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/19/337/3242981/satgas-VcCU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satgas Operasi Damai Cartenz-2026  (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/19/337/3242981/satgas-VcCU_large.jpg</image><title>Satgas Operasi Damai Cartenz-2026  (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menyelidiki dua kasus gangguan keamanan yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dua peristiwa tersebut yakni penikaman terhadap seorang warga pada Kamis (17/9/2026) malam dan pembakaran warung kopi pada Jumat (18/9/2026) dini hari.&#13;
&#13;
Kasus penikaman terjadi sekitar pukul 18.40 WIT di Jalan Telkomsel, Kompleks Telkomsel, Distrik Dekai. Korban berinisial IA (48) mengalami luka terbuka pada lengan kiri dan rusuk kiri.&#13;
&#13;
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Dekai dalam kondisi sadar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban mengalami tiga luka tusuk, dua di antaranya pada bagian tangan atau lengan sebelah kiri dan satu luka pada bagian rusuk sebelah kiri. Korban sempat melihat ciri-ciri pelaku, di antaranya bertubuh kecil serta pakaian yang dikenakan,&amp;rdquo; ujar Yusuf dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan awal, peristiwa itu terjadi saat kondisi di sekitar lokasi sedang padam listrik. Saat korban yang memiliki kios menghampiri seseorang yang hendak membeli dagangan, pelaku kemudian melakukan penikaman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Polres Yahukimo telah menerbitkan Laporan Polisi Nomor LP/B/50/IX/2026/SPKT/Polres Yahukimo/Polda Papua tertanggal 17 September 2026. Personel gabungan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi serta mendatangi lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Yusuf mengatakan petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat siang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari hasil olah TKP, petugas telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berkaitan dengan kejadian, termasuk posisi korban, posisi tiga orang yang berdasarkan keterangan korban diduga sebagai pelaku, serta sejumlah titik bercak darah. Petugas juga telah mengamankan satu lembar baju berlengan pendek sebagai barang bukti. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan rangkaian kejadian berdasarkan fakta serta alat bukti,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Menurut keterangan awal korban, terdapat tiga orang yang diduga melakukan penikaman. Ketiganya disebut bertubuh kecil dan mengenakan celana pendek. Identitas para terduga pelaku masih dalam penyelidikan.&#13;
&#13;
Penyidik juga mendalami informasi awal mengenai dugaan keterkaitan pelaku dengan kelompok bersenjata Kodap XVI Yahukimo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk informasi mengenai kemungkinan keterlibatan kelompok tertentu, masih kami dalami. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum keterangan saksi, temuan di TKP, dan bukti lainnya dapat dikonfirmasi oleh penyidik,&amp;rdquo; ujar Yusuf.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, peristiwa pembakaran terjadi sekitar pukul 02.15 WIT di Jalan Paradiso, Distrik Dekai. Sebuah warung kopi milik warga berinisial M (67) terbakar.&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan pemilik warung, ia mendengar suara dari arah luar rumah. Saat memeriksa melalui jendela, kios kecil di depan rumahnya telah terbakar sehingga ia meminta bantuan warga untuk memadamkan api.&#13;
&#13;
Saksi lain berinisial D (29) mengaku sempat mendengar suara orang berjalan yang diperkirakan berasal dari dua orang. Tidak lama kemudian terdengar bunyi seng dari arah luar dan api telah menyala di bagian warung.&#13;
&#13;
Informasi kejadian diterima petugas sekitar pukul 02.39 WIT. Personel gabungan bergerak menuju lokasi sekitar pukul 02.45 WIT dan tiba sekitar lima menit kemudian. Saat petugas tiba, api telah dipadamkan warga. Akibat kejadian itu, bagian dinding kanan warung mengalami kerusakan.&#13;
&#13;
Yusuf mengatakan kedua kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kedua perkara ini masih dalam proses penyelidikan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap kedua kasus tersebut. Kami mengimbau warga Dekai dan masyarakat Yahukimo untuk tetap tenang, namun tetap waspada dalam beraktivitas, khususnya pada malam hari,&amp;rdquo; kata Yusuf.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan, setiap gangguan keamanan yang berdampak terhadap masyarakat menjadi perhatian aparat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memastikan setiap kejadian ditangani secara profesional, terukur, dan berdasarkan fakta serta alat bukti. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, menjaga kamtibmas, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya,&amp;rdquo; ujar Faizal.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menyelidiki dua kasus gangguan keamanan yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dua peristiwa tersebut yakni penikaman terhadap seorang warga pada Kamis (17/9/2026) malam dan pembakaran warung kopi pada Jumat (18/9/2026) dini hari.&#13;
&#13;
Kasus penikaman terjadi sekitar pukul 18.40 WIT di Jalan Telkomsel, Kompleks Telkomsel, Distrik Dekai. Korban berinisial IA (48) mengalami luka terbuka pada lengan kiri dan rusuk kiri.&#13;
&#13;
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Dekai dalam kondisi sadar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban mengalami tiga luka tusuk, dua di antaranya pada bagian tangan atau lengan sebelah kiri dan satu luka pada bagian rusuk sebelah kiri. Korban sempat melihat ciri-ciri pelaku, di antaranya bertubuh kecil serta pakaian yang dikenakan,&amp;rdquo; ujar Yusuf dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan awal, peristiwa itu terjadi saat kondisi di sekitar lokasi sedang padam listrik. Saat korban yang memiliki kios menghampiri seseorang yang hendak membeli dagangan, pelaku kemudian melakukan penikaman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Polres Yahukimo telah menerbitkan Laporan Polisi Nomor LP/B/50/IX/2026/SPKT/Polres Yahukimo/Polda Papua tertanggal 17 September 2026. Personel gabungan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi serta mendatangi lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Yusuf mengatakan petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat siang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari hasil olah TKP, petugas telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berkaitan dengan kejadian, termasuk posisi korban, posisi tiga orang yang berdasarkan keterangan korban diduga sebagai pelaku, serta sejumlah titik bercak darah. Petugas juga telah mengamankan satu lembar baju berlengan pendek sebagai barang bukti. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan rangkaian kejadian berdasarkan fakta serta alat bukti,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Menurut keterangan awal korban, terdapat tiga orang yang diduga melakukan penikaman. Ketiganya disebut bertubuh kecil dan mengenakan celana pendek. Identitas para terduga pelaku masih dalam penyelidikan.&#13;
&#13;
Penyidik juga mendalami informasi awal mengenai dugaan keterkaitan pelaku dengan kelompok bersenjata Kodap XVI Yahukimo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk informasi mengenai kemungkinan keterlibatan kelompok tertentu, masih kami dalami. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum keterangan saksi, temuan di TKP, dan bukti lainnya dapat dikonfirmasi oleh penyidik,&amp;rdquo; ujar Yusuf.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, peristiwa pembakaran terjadi sekitar pukul 02.15 WIT di Jalan Paradiso, Distrik Dekai. Sebuah warung kopi milik warga berinisial M (67) terbakar.&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan pemilik warung, ia mendengar suara dari arah luar rumah. Saat memeriksa melalui jendela, kios kecil di depan rumahnya telah terbakar sehingga ia meminta bantuan warga untuk memadamkan api.&#13;
&#13;
Saksi lain berinisial D (29) mengaku sempat mendengar suara orang berjalan yang diperkirakan berasal dari dua orang. Tidak lama kemudian terdengar bunyi seng dari arah luar dan api telah menyala di bagian warung.&#13;
&#13;
Informasi kejadian diterima petugas sekitar pukul 02.39 WIT. Personel gabungan bergerak menuju lokasi sekitar pukul 02.45 WIT dan tiba sekitar lima menit kemudian. Saat petugas tiba, api telah dipadamkan warga. Akibat kejadian itu, bagian dinding kanan warung mengalami kerusakan.&#13;
&#13;
Yusuf mengatakan kedua kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kedua perkara ini masih dalam proses penyelidikan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap kedua kasus tersebut. Kami mengimbau warga Dekai dan masyarakat Yahukimo untuk tetap tenang, namun tetap waspada dalam beraktivitas, khususnya pada malam hari,&amp;rdquo; kata Yusuf.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan, setiap gangguan keamanan yang berdampak terhadap masyarakat menjadi perhatian aparat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memastikan setiap kejadian ditangani secara profesional, terukur, dan berdasarkan fakta serta alat bukti. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, menjaga kamtibmas, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya,&amp;rdquo; ujar Faizal.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
