<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KKB Semakin Brutal Bunuhi Warga, Panglima TNI: Papua Wilayahnya Luas, Pegunungannya Ekstrem!</title><description>Agus mengatakan, prajurit TNI selama ini telah menggelar operasi keamanan untuk menjaga kondusifitas di Papua.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/20/337/3243143/kkb-semakin-brutal-bunuhi-warga-panglima-tni-papua-wilayahnya-luas-pegunungannya-ekstrem</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/20/337/3243143/kkb-semakin-brutal-bunuhi-warga-panglima-tni-papua-wilayahnya-luas-pegunungannya-ekstrem"/><item><title>KKB Semakin Brutal Bunuhi Warga, Panglima TNI: Papua Wilayahnya Luas, Pegunungannya Ekstrem!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/20/337/3243143/kkb-semakin-brutal-bunuhi-warga-panglima-tni-papua-wilayahnya-luas-pegunungannya-ekstrem</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/20/337/3243143/kkb-semakin-brutal-bunuhi-warga-panglima-tni-papua-wilayahnya-luas-pegunungannya-ekstrem</guid><pubDate>Minggu 20 September 2026 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/20/337/3243143/tni-Vive_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/20/337/3243143/tni-Vive_large.jpg</image><title>Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menanggapi&amp;nbsp;meningkatkan konflik di wilayah Papua, yang menyebabkan beberapa waga sipil tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Diketahui, selain warga sipil, KKB juga menembak aparat keamanan.&#13;
&#13;
Agus mengatakan, prajurit TNI selama ini telah menggelar operasi keamanan untuk menjaga kondusifitas di Papua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, kita sudah menggelar satuan-satuan di Papua, memang Papua wilayahnya kan sangat luas ya, ya besar sekali wilayahnya dan wilayah terdiri dari pegunungan-pegunungan yang ekstrem ya,&amp;quot; kata Agus saat ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/9/2026).&#13;
&#13;
Jenderal Kopassus ini menyebut, penyelesaian persoalan keamanan di Papua tidak bisa selesai bila hanya mengandalkan TNI. Penanganan konflik di Papua menurutnya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan menyelesaikan Papua saya rasa tidak hanya oleh TNI, semuanya harus berkolaborasi: pemerintah daerah, kementerian-kementerian, karena di sana juga ya masih samalah di semua wilayah,&amp;quot; jelas dia.&#13;
&#13;
Agus mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak juga diperlukan untuk hal lain, contohnya pembangunan infrastruktur. Sebab infrastruktur yang memadai bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangankan di Papua, di wilayah saya di Batukaras saja masih jembatan saja, makanya Bapak Presiden kan mencanangkan membuat jembatan untuk mengakseskan antara kecamatan, desa,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karenanya, kolaborasi dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk memberikan berdampak positif bagi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Supaya kesejahteraan masyarakat, ekonominya juga lancar, masyarakat bercocok tanam bisa segera dijual kalau jembatannya ada. Kalau enggak kan harus muter berjam-jam. Jadi semuanya harus berkolaborasi antara TNI dengan kementerian-kementerian,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menanggapi&amp;nbsp;meningkatkan konflik di wilayah Papua, yang menyebabkan beberapa waga sipil tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Diketahui, selain warga sipil, KKB juga menembak aparat keamanan.&#13;
&#13;
Agus mengatakan, prajurit TNI selama ini telah menggelar operasi keamanan untuk menjaga kondusifitas di Papua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, kita sudah menggelar satuan-satuan di Papua, memang Papua wilayahnya kan sangat luas ya, ya besar sekali wilayahnya dan wilayah terdiri dari pegunungan-pegunungan yang ekstrem ya,&amp;quot; kata Agus saat ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/9/2026).&#13;
&#13;
Jenderal Kopassus ini menyebut, penyelesaian persoalan keamanan di Papua tidak bisa selesai bila hanya mengandalkan TNI. Penanganan konflik di Papua menurutnya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan menyelesaikan Papua saya rasa tidak hanya oleh TNI, semuanya harus berkolaborasi: pemerintah daerah, kementerian-kementerian, karena di sana juga ya masih samalah di semua wilayah,&amp;quot; jelas dia.&#13;
&#13;
Agus mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak juga diperlukan untuk hal lain, contohnya pembangunan infrastruktur. Sebab infrastruktur yang memadai bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangankan di Papua, di wilayah saya di Batukaras saja masih jembatan saja, makanya Bapak Presiden kan mencanangkan membuat jembatan untuk mengakseskan antara kecamatan, desa,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karenanya, kolaborasi dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk memberikan berdampak positif bagi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Supaya kesejahteraan masyarakat, ekonominya juga lancar, masyarakat bercocok tanam bisa segera dijual kalau jembatannya ada. Kalau enggak kan harus muter berjam-jam. Jadi semuanya harus berkolaborasi antara TNI dengan kementerian-kementerian,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
