<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapuspen TNI Konfirmasi KKB Masih Sandera Sejumlah Warga Sipil di Papua</title><description>Hariyanto mengatakan terdapat wanita dan anak-anak di antara warga yang disandera oleh KKB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/20/337/3243211/kapuspen-tni-konfirmasi-kkb-masih-sandera-sejumlah-warga-sipil-di-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/20/337/3243211/kapuspen-tni-konfirmasi-kkb-masih-sandera-sejumlah-warga-sipil-di-papua"/><item><title>Kapuspen TNI Konfirmasi KKB Masih Sandera Sejumlah Warga Sipil di Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/20/337/3243211/kapuspen-tni-konfirmasi-kkb-masih-sandera-sejumlah-warga-sipil-di-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/20/337/3243211/kapuspen-tni-konfirmasi-kkb-masih-sandera-sejumlah-warga-sipil-di-papua</guid><pubDate>Minggu 20 September 2026 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/20/337/3243211/kapuspen_tni_mayjen_hariyanto-fnqo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapuspen TNI Mayjen Hariyanto. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/20/337/3243211/kapuspen_tni_mayjen_hariyanto-fnqo_large.jpg</image><title>Kapuspen TNI Mayjen Hariyanto. </title></images><description>JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto menegaskan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih menyandera sejumlah warga sipil di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Pihak TNI membantah tuduhan KKB yang menyebut para korban, termasuk sembilan wanita dan anak-anak, sebagai intelijen aparat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, itu masih disandera, belum kembali. Itulah kelakuan mereka. Anak-anak kecil intelijen dari mana? Itu kan klaim mereka saja untuk menakut-nakuti kita semua dan masyarakat,&amp;quot; kata Hariyanto saat ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/9/2026).&#13;
&#13;
Selain aksi penyanderaan, konflik bersenjata di Papua belakangan ini juga mengalami eskalasi. Beberapa warga sipil dilaporkan tewas akibat ditembak oleh kelompok separatis tersebut.&#13;
&#13;
Hariyanto menegaskan, klaim KKB yang menyebut para korban tewas sebagai mata-mata TNI sama sekali tidak benar. Menurutnya, para korban merupakan warga sipil yang murni bekerja untuk mencari nafkah, bahkan turut membantu perekonomian masyarakat lokal di Papua.&#13;
&#13;
Ia menilai tuduhan yang dilayangkan KKB sengaja diciptakan sebagai bagian dari strategi teror dan intimidasi terhadap publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beberapa kali kejadian mereka selalu bilang mata-mata TNI, intelijen TNI, padahal jelas-jelas adalah warga masyarakat yang mencari makan atau malah membantu perekonomian kehidupan masyarakat di Papua sendiri. Jadi klaimnya selalu itu. Kalau kita lihat, sifatnya hanya teror dan intimidasi saja,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, ia menyampaikan bahwa prajurit TNI yang bertugas di Papua masih menjalankan pola operasi yang sama. Kendati demikian, kegiatan pengejaran terhadap anggota KKB kini kian ditingkatkan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih menjalankan pola operasi yang sama, namun dipergencar saja kegiatannya, operasinya, pengejarannya. Belum ada perubahan operasinya,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, penyanderaan warga sipil ini bermula ketika KKB menyerang pos aparat keamanan dari tiga arah di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dalam serangan tersebut, anggota KKB membawa paksa sembilan wanita.&#13;
&#13;
Sembilan wanita yang disandera tersebut di antaranya merupakan anak-anak yang masih duduk di kelas 3, 4, dan 6 SD. Selain itu, terdapat pula perempuan berusia 18 tahun serta remaja berusia 17 tahun yang dilaporkan sedang hamil muda.&#13;
&#13;
Terbaru, satu dari sembilan wanita korban penyanderaan KKB di Distrik Jila berhasil dibebaskan dan dievakuasi ke Timika pada Senin (14/9/2026). Korban dijemput dari Kampung Bela 1 menggunakan helikopter Polri untuk segera mendapatkan perawatan medis.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto menegaskan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih menyandera sejumlah warga sipil di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Pihak TNI membantah tuduhan KKB yang menyebut para korban, termasuk sembilan wanita dan anak-anak, sebagai intelijen aparat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, itu masih disandera, belum kembali. Itulah kelakuan mereka. Anak-anak kecil intelijen dari mana? Itu kan klaim mereka saja untuk menakut-nakuti kita semua dan masyarakat,&amp;quot; kata Hariyanto saat ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/9/2026).&#13;
&#13;
Selain aksi penyanderaan, konflik bersenjata di Papua belakangan ini juga mengalami eskalasi. Beberapa warga sipil dilaporkan tewas akibat ditembak oleh kelompok separatis tersebut.&#13;
&#13;
Hariyanto menegaskan, klaim KKB yang menyebut para korban tewas sebagai mata-mata TNI sama sekali tidak benar. Menurutnya, para korban merupakan warga sipil yang murni bekerja untuk mencari nafkah, bahkan turut membantu perekonomian masyarakat lokal di Papua.&#13;
&#13;
Ia menilai tuduhan yang dilayangkan KKB sengaja diciptakan sebagai bagian dari strategi teror dan intimidasi terhadap publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beberapa kali kejadian mereka selalu bilang mata-mata TNI, intelijen TNI, padahal jelas-jelas adalah warga masyarakat yang mencari makan atau malah membantu perekonomian kehidupan masyarakat di Papua sendiri. Jadi klaimnya selalu itu. Kalau kita lihat, sifatnya hanya teror dan intimidasi saja,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, ia menyampaikan bahwa prajurit TNI yang bertugas di Papua masih menjalankan pola operasi yang sama. Kendati demikian, kegiatan pengejaran terhadap anggota KKB kini kian ditingkatkan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih menjalankan pola operasi yang sama, namun dipergencar saja kegiatannya, operasinya, pengejarannya. Belum ada perubahan operasinya,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, penyanderaan warga sipil ini bermula ketika KKB menyerang pos aparat keamanan dari tiga arah di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dalam serangan tersebut, anggota KKB membawa paksa sembilan wanita.&#13;
&#13;
Sembilan wanita yang disandera tersebut di antaranya merupakan anak-anak yang masih duduk di kelas 3, 4, dan 6 SD. Selain itu, terdapat pula perempuan berusia 18 tahun serta remaja berusia 17 tahun yang dilaporkan sedang hamil muda.&#13;
&#13;
Terbaru, satu dari sembilan wanita korban penyanderaan KKB di Distrik Jila berhasil dibebaskan dan dievakuasi ke Timika pada Senin (14/9/2026). Korban dijemput dari Kampung Bela 1 menggunakan helikopter Polri untuk segera mendapatkan perawatan medis.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
