<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Susulan Flores Tembus 17.073 Kali, Terbesar M6,2</title><description>Gempa bumi susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus terjadi setelah gempa utama berkekuatan M7,7 pada 15 Agustus 2026. Hingga Senin (21/9/2026) pagi, BMKG mencatat sebanyak 17.073 aktivitas gempa bumi susulan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/21/337/3243357/gempa-susulan-flores-tembus-17-073-kali-terbesar-m6-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/21/337/3243357/gempa-susulan-flores-tembus-17-073-kali-terbesar-m6-2"/><item><title>Gempa Susulan Flores Tembus 17.073 Kali, Terbesar M6,2</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/21/337/3243357/gempa-susulan-flores-tembus-17-073-kali-terbesar-m6-2</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/21/337/3243357/gempa-susulan-flores-tembus-17-073-kali-terbesar-m6-2</guid><pubDate>Senin 21 September 2026 16:59 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/21/337/3243357/gemap_flores-c9fl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Flores (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/21/337/3243357/gemap_flores-c9fl_large.jpg</image><title>Gempa Flores (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gempa bumi susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus terjadi setelah gempa utama berkekuatan M7,7 pada 15 Agustus 2026. Hingga Senin (21/9/2026) pagi, BMKG mencatat sebanyak 17.073 aktivitas gempa bumi susulan.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan, gempa berkekuatan M5,1 yang mengguncang Lamba Leda, Manggarai Timur, pada Senin pagi merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga tanggal 21 September 2026, pukul 05:00:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 17073 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2,&amp;quot; kata Wijayanto dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, gempa susulan terakhir berkekuatan M5,1 terjadi pada pukul 08.41.37 WIB. Episenter gempa berada di darat, sekitar 29 kilometer timur laut Ruteng, dengan kedalaman 10 kilometer.&#13;
&#13;
Wijayanto menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.&#13;
&#13;
Getaran gempa dirasakan dengan intensitas III-IV MMI di Manggarai, Bajawa, dan Labuan Bajo. Sementara itu, di Nagekeo dan Waingapu dirasakan II-III MMI, serta I-II MMI di Maumere.&#13;
&#13;
&amp;quot;BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. BMKG juga masih terus memantau aktivitas gempa susulan dan akan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gempa bumi susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus terjadi setelah gempa utama berkekuatan M7,7 pada 15 Agustus 2026. Hingga Senin (21/9/2026) pagi, BMKG mencatat sebanyak 17.073 aktivitas gempa bumi susulan.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan, gempa berkekuatan M5,1 yang mengguncang Lamba Leda, Manggarai Timur, pada Senin pagi merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga tanggal 21 September 2026, pukul 05:00:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 17073 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2,&amp;quot; kata Wijayanto dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, gempa susulan terakhir berkekuatan M5,1 terjadi pada pukul 08.41.37 WIB. Episenter gempa berada di darat, sekitar 29 kilometer timur laut Ruteng, dengan kedalaman 10 kilometer.&#13;
&#13;
Wijayanto menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.&#13;
&#13;
Getaran gempa dirasakan dengan intensitas III-IV MMI di Manggarai, Bajawa, dan Labuan Bajo. Sementara itu, di Nagekeo dan Waingapu dirasakan II-III MMI, serta I-II MMI di Maumere.&#13;
&#13;
&amp;quot;BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. BMKG juga masih terus memantau aktivitas gempa susulan dan akan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
