<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasukan Elite Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif</title><description>Barang tersebut diduga akan digunakan sebagai detonator untuk bom ikan. Namun, pengemudi kendaraan melarikan diri sebelum pemeriksaan selesai.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/22/337/3243610/pasukan-elite-kostrad-gagalkan-penyelundupan-5-000-detonator-aktif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/22/337/3243610/pasukan-elite-kostrad-gagalkan-penyelundupan-5-000-detonator-aktif"/><item><title>Pasukan Elite Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/22/337/3243610/pasukan-elite-kostrad-gagalkan-penyelundupan-5-000-detonator-aktif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/22/337/3243610/pasukan-elite-kostrad-gagalkan-penyelundupan-5-000-detonator-aktif</guid><pubDate>Selasa 22 September 2026 21:13 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/22/337/3243610/tni-hrEa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan Elite Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/22/337/3243610/tni-hrEa_large.jpg</image><title>Pasukan Elite Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif</title></images><description>NUNUKAN &amp;ndash;Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonkav 8/Narasinga Wiratama (NSW)/2 Kostrad menggagalkan upaya penyelundupan 5.000 detonator aktif jenis low explosive di Pos Pengendalian Penduduk Gabungan Bersama Simanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.&#13;
&#13;
Barang tersebut diduga akan digunakan sebagai detonator untuk bom ikan. Namun, pengemudi kendaraan melarikan diri sebelum pemeriksaan selesai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengungkapan ini bermula saat personel gabungan Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad bersama prajurit Tentara Darat Malaysia (26 RAMD TDM) melaksanakan penjagaan di Pos Dalduk Gabma Simanggaris,&amp;rdquo; ujar Dan SSK 2 Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Kapten Kav Herman Triforsa, Selasa (22/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Petugas kemudian menghentikan sebuah mobil berwarna hitam yang melintas untuk dilakukan pemeriksaan. Saat pemeriksaan pada bagian bagasi, petugas menemukan 10 paket kardus yang terbungkus kertas cokelat.&#13;
&#13;
Namun saat paket tersebut hendak dipindahkan ke dalam pos untuk pemeriksaan lebih lanjut, pengemudi tiba-tiba tancap gas dan melarikan diri menuju arah Desa Salang, Kecamatan Tulin Onsoy.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Personel di lapangan tidak dapat melakukan pencegatan maupun pengejaran secara optimal karena kondisi cuaca saat kejadian berupa hujan lebat disertai petir yang menyebabkan jaringan komunikasi hilang,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah kendaraan meninggalkan lokasi, petugas memeriksa paket yang ditinggalkan. Dari 10 kardus tersebut ditemukan 5.000 butir cartridge detonator jenis low explosive yang diduga digunakan sebagai detonator untuk bom ikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penggagalan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Pamtas dalam memperketat pengawasan di wilayah perbatasan sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang berbahaya yang berpotensi untuk disalahgunakan,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>NUNUKAN &amp;ndash;Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonkav 8/Narasinga Wiratama (NSW)/2 Kostrad menggagalkan upaya penyelundupan 5.000 detonator aktif jenis low explosive di Pos Pengendalian Penduduk Gabungan Bersama Simanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.&#13;
&#13;
Barang tersebut diduga akan digunakan sebagai detonator untuk bom ikan. Namun, pengemudi kendaraan melarikan diri sebelum pemeriksaan selesai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengungkapan ini bermula saat personel gabungan Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad bersama prajurit Tentara Darat Malaysia (26 RAMD TDM) melaksanakan penjagaan di Pos Dalduk Gabma Simanggaris,&amp;rdquo; ujar Dan SSK 2 Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Kapten Kav Herman Triforsa, Selasa (22/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Petugas kemudian menghentikan sebuah mobil berwarna hitam yang melintas untuk dilakukan pemeriksaan. Saat pemeriksaan pada bagian bagasi, petugas menemukan 10 paket kardus yang terbungkus kertas cokelat.&#13;
&#13;
Namun saat paket tersebut hendak dipindahkan ke dalam pos untuk pemeriksaan lebih lanjut, pengemudi tiba-tiba tancap gas dan melarikan diri menuju arah Desa Salang, Kecamatan Tulin Onsoy.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Personel di lapangan tidak dapat melakukan pencegatan maupun pengejaran secara optimal karena kondisi cuaca saat kejadian berupa hujan lebat disertai petir yang menyebabkan jaringan komunikasi hilang,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah kendaraan meninggalkan lokasi, petugas memeriksa paket yang ditinggalkan. Dari 10 kardus tersebut ditemukan 5.000 butir cartridge detonator jenis low explosive yang diduga digunakan sebagai detonator untuk bom ikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penggagalan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Pamtas dalam memperketat pengawasan di wilayah perbatasan sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang berbahaya yang berpotensi untuk disalahgunakan,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
