<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump Sebut Pembicaraan AS-Iran di PBB Berlangsung &amp;#039;Sangat Baik&amp;#039;</title><description>Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan, pertemuan antara pejabat AS dan para pemimpin Iran berlangsung selama tiga jam dan berjalan &quot;sangat baik&quot; serta produktif. Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/23/18/3243671/trump-sebut-pembicaraan-as-iran-di-pbb-berlangsung-039-sangat-baik-039</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/23/18/3243671/trump-sebut-pembicaraan-as-iran-di-pbb-berlangsung-039-sangat-baik-039"/><item><title>Trump Sebut Pembicaraan AS-Iran di PBB Berlangsung &amp;#039;Sangat Baik&amp;#039;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/23/18/3243671/trump-sebut-pembicaraan-as-iran-di-pbb-berlangsung-039-sangat-baik-039</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/23/18/3243671/trump-sebut-pembicaraan-as-iran-di-pbb-berlangsung-039-sangat-baik-039</guid><pubDate>Rabu 23 September 2026 10:20 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/23/18/3243671/presiden_as_donald_trump-v6GX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden AS Donald Trump (foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/23/18/3243671/presiden_as_donald_trump-v6GX_large.jpg</image><title>Presiden AS Donald Trump (foto: AP)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan, pertemuan antara pejabat AS dan para pemimpin Iran berlangsung selama tiga jam dan berjalan &amp;quot;sangat baik&amp;quot; serta produktif. Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka mengadakan pertemuan yang sangat baik, pertemuan yang sangat produktif,&amp;rdquo; kata Trump, dilansir dari Aljazeera, Rabu (23/9/2026).&#13;
&#13;
Utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, yang selama ini memimpin negosiasi dengan Iran, turut menghadiri pertemuan tersebut. Trump mengatakan, pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung &amp;quot;dalam waktu dekat&amp;quot;.&#13;
&#13;
Witkoff, yang turut hadir bersama Trump saat memberikan keterangan kepada wartawan, juga menyebut pertemuan tersebut &amp;quot;sangat baik&amp;quot;, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketika ditanya mengenai lokasi pembicaraan selanjutnya, Gedung Putih merujuk Al Jazeera pada pernyataan Trump.&#13;
&#13;
Trump tidak mengungkap secara rinci hal-hal yang dibahas dalam pertemuan dengan Iran. Namun, ia mengatakan Iran menghadapi pilihan yang digambarkannya sebagai &amp;quot;potensi kebesaran atau kehancuran&amp;quot;. Pernyataan itu kembali disampaikan Trump setelah sebelumnya ia mengungkapkannya dalam pidato di Majelis Umum PBB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akankah kesepakatan tercapai dengan Iran yang memungkinkan mereka membangun kembali dan menciptakan negara yang jauh lebih hebat daripada sebelumnya? &amp;hellip; Atau haruskah saya memusnahkan Republik Islam dan melakukannya dengan cepat?&amp;rdquo; tanya Trump kepada para pemimpin dunia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pernyataan tersebut menjadi salah satu momen mengejutkan dalam sidang PBB ketika Trump mengancam akan menghancurkan Republik Islam Iran.&#13;
&#13;
Di tengah pernyataan keras Trump, suasana optimistis disebut muncul terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran.&#13;
&#13;
Koresponden Utama Al Jazeera untuk AS, Alan Fisher, menyebut pertemuan antara kedua negara sebagai &amp;quot;perpaduan yang aneh&amp;quot; setelah pidato Trump di PBB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tampaknya, sampai batas tertentu, ada suasana optimisme bahwa mereka dapat bergerak menuju semacam kesepakatan perdamaian,&amp;rdquo; kata Fisher.&#13;
&#13;
Trump juga mengisyaratkan bahwa kesepakatan dengan Iran dapat tercapai setelah pemilihan kongres AS pada November. Ia mengklaim Iran &amp;quot;menunggu untuk melihat&amp;quot; bagaimana kinerja Partai Republik melawan Partai Demokrat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang tidak mereka sadari adalah saya tidak mencalonkan diri lagi. Saya sudah melakukannya &amp;ndash; dan menang telak,&amp;rdquo; kata Trump. &amp;ldquo;Dan saya akan berada di sini selama dua setengah tahun.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Trump menegaskan bahwa hasil pemilu AS tidak menjadi pertimbangan dalam persoalan Iran. Menurutnya, hal utama yang menjadi perhatiannya adalah memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sama sekali tidak mempercayai &amp;ndash; dan tidak akan mempercayai &amp;ndash; hasil pemilu terkait Iran. Hal itu bahkan tidak terlintas dalam pikiran saya. Satu-satunya hal yang terlintas adalah Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan, pertemuan antara pejabat AS dan para pemimpin Iran berlangsung selama tiga jam dan berjalan &amp;quot;sangat baik&amp;quot; serta produktif. Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka mengadakan pertemuan yang sangat baik, pertemuan yang sangat produktif,&amp;rdquo; kata Trump, dilansir dari Aljazeera, Rabu (23/9/2026).&#13;
&#13;
Utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, yang selama ini memimpin negosiasi dengan Iran, turut menghadiri pertemuan tersebut. Trump mengatakan, pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung &amp;quot;dalam waktu dekat&amp;quot;.&#13;
&#13;
Witkoff, yang turut hadir bersama Trump saat memberikan keterangan kepada wartawan, juga menyebut pertemuan tersebut &amp;quot;sangat baik&amp;quot;, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketika ditanya mengenai lokasi pembicaraan selanjutnya, Gedung Putih merujuk Al Jazeera pada pernyataan Trump.&#13;
&#13;
Trump tidak mengungkap secara rinci hal-hal yang dibahas dalam pertemuan dengan Iran. Namun, ia mengatakan Iran menghadapi pilihan yang digambarkannya sebagai &amp;quot;potensi kebesaran atau kehancuran&amp;quot;. Pernyataan itu kembali disampaikan Trump setelah sebelumnya ia mengungkapkannya dalam pidato di Majelis Umum PBB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akankah kesepakatan tercapai dengan Iran yang memungkinkan mereka membangun kembali dan menciptakan negara yang jauh lebih hebat daripada sebelumnya? &amp;hellip; Atau haruskah saya memusnahkan Republik Islam dan melakukannya dengan cepat?&amp;rdquo; tanya Trump kepada para pemimpin dunia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pernyataan tersebut menjadi salah satu momen mengejutkan dalam sidang PBB ketika Trump mengancam akan menghancurkan Republik Islam Iran.&#13;
&#13;
Di tengah pernyataan keras Trump, suasana optimistis disebut muncul terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran.&#13;
&#13;
Koresponden Utama Al Jazeera untuk AS, Alan Fisher, menyebut pertemuan antara kedua negara sebagai &amp;quot;perpaduan yang aneh&amp;quot; setelah pidato Trump di PBB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tampaknya, sampai batas tertentu, ada suasana optimisme bahwa mereka dapat bergerak menuju semacam kesepakatan perdamaian,&amp;rdquo; kata Fisher.&#13;
&#13;
Trump juga mengisyaratkan bahwa kesepakatan dengan Iran dapat tercapai setelah pemilihan kongres AS pada November. Ia mengklaim Iran &amp;quot;menunggu untuk melihat&amp;quot; bagaimana kinerja Partai Republik melawan Partai Demokrat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang tidak mereka sadari adalah saya tidak mencalonkan diri lagi. Saya sudah melakukannya &amp;ndash; dan menang telak,&amp;rdquo; kata Trump. &amp;ldquo;Dan saya akan berada di sini selama dua setengah tahun.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Trump menegaskan bahwa hasil pemilu AS tidak menjadi pertimbangan dalam persoalan Iran. Menurutnya, hal utama yang menjadi perhatiannya adalah memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sama sekali tidak mempercayai &amp;ndash; dan tidak akan mempercayai &amp;ndash; hasil pemilu terkait Iran. Hal itu bahkan tidak terlintas dalam pikiran saya. Satu-satunya hal yang terlintas adalah Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
