<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto Terkait Korupsi di Lingkungan Kementerian ATR/BPN</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan korupsi, di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Rabu (23/9). Kali ini, upaya paksa dilakukan di Kantor BPN Kota Mojokerto.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/23/337/3243719/kpk-geledah-kantor-bpn-mojokerto-terkait-korupsi-di-lingkungan-kementerian-atr-bpn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/23/337/3243719/kpk-geledah-kantor-bpn-mojokerto-terkait-korupsi-di-lingkungan-kementerian-atr-bpn"/><item><title>KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto Terkait Korupsi di Lingkungan Kementerian ATR/BPN</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/23/337/3243719/kpk-geledah-kantor-bpn-mojokerto-terkait-korupsi-di-lingkungan-kementerian-atr-bpn</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/23/337/3243719/kpk-geledah-kantor-bpn-mojokerto-terkait-korupsi-di-lingkungan-kementerian-atr-bpn</guid><pubDate>Rabu 23 September 2026 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/23/337/3243719/juru_bicara_komisi_pemberantasan_korupsi_budi_prasetyo-0MYZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/23/337/3243719/juru_bicara_komisi_pemberantasan_korupsi_budi_prasetyo-0MYZ_large.jpg</image><title>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan korupsi, di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Rabu (23/9). Kali ini, upaya paksa dilakukan di Kantor BPN Kota Mojokerto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Upaya paksa penggeledahan kali ini dilakukan di Kantor BPN Kota Mojokerto,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (23/9/2026).&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, penggeledahan ini dilakukan untuk mencari bukti tambahan. Ia menyebut bukti tambahan ini diyakini akan membangun konstruksi perkara secara utuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya bertujuan untuk mencari alat bukti tambahan yang dibutuhkan penyidik guna membangun konstruksi perkara secara utuh,&amp;quot; sambung dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, upaya paksa ini masih berlangsung hingga berita ini ditayangkan. Adapun, ia juga belum menyampaikan apa saja yang sudah disita dalam penggeledahan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan update setiap perkembangannya,&amp;quot; tutup Budi.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan HGB di Kabupaten Bogor. Dalam prosesnya, KPK juga mendeteksi adanya gratifikasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN atas layanan pertanahan hingga mutasi-promosi jabatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Delapan tersangka tersebut yakni:&#13;
&#13;
1. Lampri (LMP), selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN;&#13;
&#13;
2. Sontang Coin Manurung (SON), selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1;&#13;
&#13;
3. Adrianto Pitojo Adi (ADR), selaku Direktur Utama (Dirut) Summarecon;&#13;
&#13;
4. Arif Sugiyanto (ARF), selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid;&#13;
&#13;
5. Fahd El Fouz (FEZ), selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid;&#13;
&#13;
6. Rizal Pahlevi (LEV), selaku pihak swasta;&#13;
&#13;
7. Erwin (ERW), selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid;&#13;
&#13;
8. Muhammad Fakhry (MF), selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan korupsi, di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Rabu (23/9). Kali ini, upaya paksa dilakukan di Kantor BPN Kota Mojokerto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Upaya paksa penggeledahan kali ini dilakukan di Kantor BPN Kota Mojokerto,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (23/9/2026).&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, penggeledahan ini dilakukan untuk mencari bukti tambahan. Ia menyebut bukti tambahan ini diyakini akan membangun konstruksi perkara secara utuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya bertujuan untuk mencari alat bukti tambahan yang dibutuhkan penyidik guna membangun konstruksi perkara secara utuh,&amp;quot; sambung dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, upaya paksa ini masih berlangsung hingga berita ini ditayangkan. Adapun, ia juga belum menyampaikan apa saja yang sudah disita dalam penggeledahan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan update setiap perkembangannya,&amp;quot; tutup Budi.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan HGB di Kabupaten Bogor. Dalam prosesnya, KPK juga mendeteksi adanya gratifikasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN atas layanan pertanahan hingga mutasi-promosi jabatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Delapan tersangka tersebut yakni:&#13;
&#13;
1. Lampri (LMP), selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN;&#13;
&#13;
2. Sontang Coin Manurung (SON), selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1;&#13;
&#13;
3. Adrianto Pitojo Adi (ADR), selaku Direktur Utama (Dirut) Summarecon;&#13;
&#13;
4. Arif Sugiyanto (ARF), selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid;&#13;
&#13;
5. Fahd El Fouz (FEZ), selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid;&#13;
&#13;
6. Rizal Pahlevi (LEV), selaku pihak swasta;&#13;
&#13;
7. Erwin (ERW), selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid;&#13;
&#13;
8. Muhammad Fakhry (MF), selaku pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
