<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jasad ABK Rombongan Jurnalis Bakal Dimakamkan di TPU Ki Demang Carita Besok</title><description>Jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I, Surakman, yang mengangkut rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, telah teridentifikasi. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU Ki Demang Carita, Banten.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/23/337/3243726/jasad-abk-rombongan-jurnalis-bakal-dimakamkan-di-tpu-ki-demang-carita-besok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/23/337/3243726/jasad-abk-rombongan-jurnalis-bakal-dimakamkan-di-tpu-ki-demang-carita-besok"/><item><title>Jasad ABK Rombongan Jurnalis Bakal Dimakamkan di TPU Ki Demang Carita Besok</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/23/337/3243726/jasad-abk-rombongan-jurnalis-bakal-dimakamkan-di-tpu-ki-demang-carita-besok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/23/337/3243726/jasad-abk-rombongan-jurnalis-bakal-dimakamkan-di-tpu-ki-demang-carita-besok</guid><pubDate>Rabu 23 September 2026 14:50 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/23/337/3243726/kapolda_banten_irjen_pol_hengki-6Rsk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Banten Irjen Pol Hengki (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/23/337/3243726/kapolda_banten_irjen_pol_hengki-6Rsk_large.jpg</image><title>Kapolda Banten Irjen Pol Hengki (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I, Surakman, yang mengangkut rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, telah teridentifikasi. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU Ki Demang Carita, Banten.&#13;
&#13;
Kapolda Banten, Irjen Hengki mengungkapkan, pihak keluarga berencana memakamkan Surakman pada Kamis (24/9/2026) siang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Besok siang mungkin kesepakatan keluarga dimakamkan di Carita, di TPU Ki Demang Carita,&amp;quot; kata Hengki, Rabu (23/9/2026).&#13;
&#13;
Hengki menyebut, jenazah Surakman akan dibawa ke Banten dari Bengkulu pada Kamis (24/9/2026). Rencananya, Surakman akan diterbangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).&#13;
&#13;
&amp;quot;Jenazah akan dikirim, diberangkatkan besok dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), akan diterima bersama Gubernur, Basarnas, tim terpadu menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soetta,&amp;quot; ujar Hengki.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Hengki belum memaparkan detail waktu pemulangan jenazah tersebut. Hingga kini, jenazah masih dalam proses persiapan di Bengkulu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Besok kita tinggal lihat jam, waktu masih dilakukan persiapan di Bengkulu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, teka-teki penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di pesisir Pulau Enggano, Bengkulu, akhirnya terkuak. Tim kedokteran forensik kepolisian resmi mengumumkan bahwa jasad tersebut identik dengan Abah Surakman (60), salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I yang hilang kontak di Selat Sunda sejak Senin, 7 September 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepastian ini didapatkan setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes melakukan proses pencocokan DNA dari jasad yang ditemukan warga di pesisir Desa Kahyapu dengan sampel DNA pihak keluarga yang diserahkan melalui posko kepolisian. Hasil pengujian laboratorium menyatakan bahwa kedua sampel memiliki kecocokan identik.&#13;
&#13;
Penemuan Abah Surakman di perairan Bengkulu menjadi titik terang pertama sekaligus kabar duka yang mendalam setelah Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian massal beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Korban diketahui merupakan bagian dari rombongan delapan orang yang terdiri dari lima jurnalis, dua ABK, dan satu pemandu yang dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
Adapun identitas korban yang hilang kontak dalam kapal tersebut yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) selaku Anak Buah Kapal (ABK), Heriyanto (49) selaku guide, M. Bagus Khoirunnas (jurnalis Antara), Arie Basuki (jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (jurnalis iNews), Anadolu Firdaus Wajidi (jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (freelance).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I, Surakman, yang mengangkut rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, telah teridentifikasi. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU Ki Demang Carita, Banten.&#13;
&#13;
Kapolda Banten, Irjen Hengki mengungkapkan, pihak keluarga berencana memakamkan Surakman pada Kamis (24/9/2026) siang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Besok siang mungkin kesepakatan keluarga dimakamkan di Carita, di TPU Ki Demang Carita,&amp;quot; kata Hengki, Rabu (23/9/2026).&#13;
&#13;
Hengki menyebut, jenazah Surakman akan dibawa ke Banten dari Bengkulu pada Kamis (24/9/2026). Rencananya, Surakman akan diterbangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).&#13;
&#13;
&amp;quot;Jenazah akan dikirim, diberangkatkan besok dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), akan diterima bersama Gubernur, Basarnas, tim terpadu menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soetta,&amp;quot; ujar Hengki.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Hengki belum memaparkan detail waktu pemulangan jenazah tersebut. Hingga kini, jenazah masih dalam proses persiapan di Bengkulu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Besok kita tinggal lihat jam, waktu masih dilakukan persiapan di Bengkulu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, teka-teki penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di pesisir Pulau Enggano, Bengkulu, akhirnya terkuak. Tim kedokteran forensik kepolisian resmi mengumumkan bahwa jasad tersebut identik dengan Abah Surakman (60), salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I yang hilang kontak di Selat Sunda sejak Senin, 7 September 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepastian ini didapatkan setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes melakukan proses pencocokan DNA dari jasad yang ditemukan warga di pesisir Desa Kahyapu dengan sampel DNA pihak keluarga yang diserahkan melalui posko kepolisian. Hasil pengujian laboratorium menyatakan bahwa kedua sampel memiliki kecocokan identik.&#13;
&#13;
Penemuan Abah Surakman di perairan Bengkulu menjadi titik terang pertama sekaligus kabar duka yang mendalam setelah Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian massal beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Korban diketahui merupakan bagian dari rombongan delapan orang yang terdiri dari lima jurnalis, dua ABK, dan satu pemandu yang dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
Adapun identitas korban yang hilang kontak dalam kapal tersebut yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) selaku Anak Buah Kapal (ABK), Heriyanto (49) selaku guide, M. Bagus Khoirunnas (jurnalis Antara), Arie Basuki (jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (jurnalis iNews), Anadolu Firdaus Wajidi (jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (freelance).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
