<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MPA Dinilai Efektif, Presiden Minta Pencegahan Karhutla Mendatang Berbasis pada Desa</title><description>Penguatan dan revitalisas MPA dan kelompok lainnya dinilai penting untuk mengoptimalkan kinerjanya. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/24/337/3244054/mpa-dinilai-efektif-presiden-minta-pencegahan-karhutla-mendatang-berbasis-pada-desa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/24/337/3244054/mpa-dinilai-efektif-presiden-minta-pencegahan-karhutla-mendatang-berbasis-pada-desa"/><item><title>MPA Dinilai Efektif, Presiden Minta Pencegahan Karhutla Mendatang Berbasis pada Desa</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/24/337/3244054/mpa-dinilai-efektif-presiden-minta-pencegahan-karhutla-mendatang-berbasis-pada-desa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/24/337/3244054/mpa-dinilai-efektif-presiden-minta-pencegahan-karhutla-mendatang-berbasis-pada-desa</guid><pubDate>Kamis 24 September 2026 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/24/337/3244054/mitigasi_karhutla-c2rU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mitigasi Karhutla ke depan berfokus pada pendekatan berbasis desa.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/24/337/3244054/mitigasi_karhutla-c2rU_large.jpg</image><title>Mitigasi Karhutla ke depan berfokus pada pendekatan berbasis desa.</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke depan&amp;mdash;khususnya di kawasan lahan gambut&amp;mdash;berfokus pada pendekatan pencegahan dengan menjadikan desa sebagai tumpuan utama.&#13;
&#13;
Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai mitigasi karhutla di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9/2026). Menurutnya, Presiden meyakini masyarakat desa memiliki tingkat kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian sumber daya alam di sekitarnya, sehingga ke depannya pendekatan pencegahan Karhutla akan berbasis pada desa.&#13;
&#13;
Arif menjelaskan, pelibatan masyarakat desa dinilai sangat efektif untuk mendeteksi dan mencegah karhutla sejak dini. Dalam rapat tersebut, Presiden secara khusus menyinggung peranan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di tingkat akar rumput yang selama ini menjadi garda terdepan penanganan karhutla.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, sehingga MPA inilah yang akan diberdayakan dan diperkuat. Masyarakat Peduli Api (MPA) adalah kelompok masyarakat yang memang selama ini dianggap efektif,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kendati demikian, pemerintah memandang penting adanya revitalisasi dan penguatan kapasitas pada kelompok-kelompok tersebut agar kinerjanya semakin optimal di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, perlu diberdayakan, perlu direvitalisasi. Namun, yang menjadi kata kunci adalah desa menjadi tumpuan bagi pencegahan kebakaran hutan ke depan,&amp;quot; pungkas Arif.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke depan&amp;mdash;khususnya di kawasan lahan gambut&amp;mdash;berfokus pada pendekatan pencegahan dengan menjadikan desa sebagai tumpuan utama.&#13;
&#13;
Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai mitigasi karhutla di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9/2026). Menurutnya, Presiden meyakini masyarakat desa memiliki tingkat kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian sumber daya alam di sekitarnya, sehingga ke depannya pendekatan pencegahan Karhutla akan berbasis pada desa.&#13;
&#13;
Arif menjelaskan, pelibatan masyarakat desa dinilai sangat efektif untuk mendeteksi dan mencegah karhutla sejak dini. Dalam rapat tersebut, Presiden secara khusus menyinggung peranan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di tingkat akar rumput yang selama ini menjadi garda terdepan penanganan karhutla.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, sehingga MPA inilah yang akan diberdayakan dan diperkuat. Masyarakat Peduli Api (MPA) adalah kelompok masyarakat yang memang selama ini dianggap efektif,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kendati demikian, pemerintah memandang penting adanya revitalisasi dan penguatan kapasitas pada kelompok-kelompok tersebut agar kinerjanya semakin optimal di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, perlu diberdayakan, perlu direvitalisasi. Namun, yang menjadi kata kunci adalah desa menjadi tumpuan bagi pencegahan kebakaran hutan ke depan,&amp;quot; pungkas Arif.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
