<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Iran: AS Punya Kekuatan Hancurkan Apa Pun, Tapi Kami Tak Akan Menyerah!</title><description>Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan, hubungan negaranya dengan Amerika Serikat (AS) masih diliputi ketidakpercayaan. Meski demikian, dia menegaskan Iran tetap terbuka untuk membangun hubungan dengan Washington yang dilandasi kepercayaan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/25/18/3244105/presiden-iran-as-punya-kekuatan-hancurkan-apa-pun-tapi-kami-tak-akan-menyerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/25/18/3244105/presiden-iran-as-punya-kekuatan-hancurkan-apa-pun-tapi-kami-tak-akan-menyerah"/><item><title>Presiden Iran: AS Punya Kekuatan Hancurkan Apa Pun, Tapi Kami Tak Akan Menyerah!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/25/18/3244105/presiden-iran-as-punya-kekuatan-hancurkan-apa-pun-tapi-kami-tak-akan-menyerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/25/18/3244105/presiden-iran-as-punya-kekuatan-hancurkan-apa-pun-tapi-kami-tak-akan-menyerah</guid><pubDate>Jum'at 25 September 2026 10:12 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/25/18/3244105/presiden_iran_masoud_pezeshkian-KwAN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Iran Masoud Pezeshkian (foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/25/18/3244105/presiden_iran_masoud_pezeshkian-KwAN_large.jpg</image><title>Presiden Iran Masoud Pezeshkian (foto: AP)</title></images><description>&#13;
&#13;
NEW YORK - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan, hubungan negaranya dengan Amerika Serikat (AS) masih diliputi ketidakpercayaan. Meski demikian, dia menegaskan Iran tetap terbuka untuk membangun hubungan dengan Washington yang dilandasi kepercayaan.&#13;
&#13;
Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian kepada sejumlah wartawan di New York setelah berpidato dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis, 24 September 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berada dalam suasana ketidakpercayaan yang besar,&amp;rdquo; kata Pezeshkian kepada wartawan.&#13;
&#13;
Dia mempertanyakan alasan AS menyerang Iran. Pezeshkian juga menegaskan Iran tidak menginginkan senjata nuklir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami kesulitan memahami mengapa Amerika menyerang Iran. Kami tidak menginginkan senjata nuklir,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pezeshkian juga menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya menyebut program nuklir Iran telah dihancurkan. Menurutnya, jika klaim tersebut benar, Washington tidak seharusnya kembali meminta akses inspeksi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Presiden Trump mengatakan AS telah menghancurkan program tersebut, jadi mengapa mereka perlu melakukan inspeksi?&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Meski demikian, Pezeshkian menyatakan Iran bersedia membuka akses bagi inspektur untuk melakukan pemeriksaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami bersedia untuk mendatangkan inspektur,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Iran Tawarkan Pembukaan Selat Hormuz&#13;
&#13;
Di tengah ketegangan dengan AS, Menteri Luar Negeri Iran juga mengatakan Teheran telah menyampaikan proposal melalui mediator terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.&#13;
&#13;
Menurutnya, Iran siap membuka kembali jalur pelayaran strategis tersebut dalam waktu tujuh hari apabila AS memenuhi sejumlah persyaratan.&#13;
&#13;
Namun, dia tidak merinci persyaratan yang diminta Iran. Menteri tersebut hanya menyebut ketentuan itu memiliki kemiripan dengan nota kesepahaman yang sebelumnya ditandatangani AS di Islamabad tetapi kemudian dibatalkan.&#13;
&#13;
Pezeshkian juga menegaskan Iran tidak akan menyerah di tengah tekanan AS.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak mungkin bagi AS untuk membuat Iran menyerah,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Dia mengakui AS memiliki kekuatan militer untuk menghancurkan berbagai sasaran, tetapi menegaskan Iran akan tetap bertahan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tidak akan pernah menyerah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Pezeshkian bahkan mengklaim sebagian besar pangkalan militer AS di kawasan tersebut sudah tidak dapat digunakan. Klaim tersebut disampaikan tanpa rincian mengenai kondisi pangkalan yang dimaksud.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bicara Kondisi Pemimpin Tertinggi Iran&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, Pezeshkian juga ditanya mengenai kondisi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei yang dilaporkan mengalami luka parah pada hari pertama perang.&#13;
&#13;
Pezeshkian mengatakan dirinya telah bertemu dengan Khamenei sebanyak dua kali. Dia mengaku tidak melihat masalah besar terkait kondisi kesehatan pemimpin tertinggi Iran tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya tidak melihat tantangan besar terkait kesehatannya,&amp;rdquo; kata Pezeshkian.&#13;
&#13;
Khamenei sendiri disebut belum muncul di hadapan publik sejak serangan pertama tersebut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
NEW YORK - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan, hubungan negaranya dengan Amerika Serikat (AS) masih diliputi ketidakpercayaan. Meski demikian, dia menegaskan Iran tetap terbuka untuk membangun hubungan dengan Washington yang dilandasi kepercayaan.&#13;
&#13;
Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian kepada sejumlah wartawan di New York setelah berpidato dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis, 24 September 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berada dalam suasana ketidakpercayaan yang besar,&amp;rdquo; kata Pezeshkian kepada wartawan.&#13;
&#13;
Dia mempertanyakan alasan AS menyerang Iran. Pezeshkian juga menegaskan Iran tidak menginginkan senjata nuklir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami kesulitan memahami mengapa Amerika menyerang Iran. Kami tidak menginginkan senjata nuklir,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pezeshkian juga menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya menyebut program nuklir Iran telah dihancurkan. Menurutnya, jika klaim tersebut benar, Washington tidak seharusnya kembali meminta akses inspeksi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Presiden Trump mengatakan AS telah menghancurkan program tersebut, jadi mengapa mereka perlu melakukan inspeksi?&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Meski demikian, Pezeshkian menyatakan Iran bersedia membuka akses bagi inspektur untuk melakukan pemeriksaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami bersedia untuk mendatangkan inspektur,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Iran Tawarkan Pembukaan Selat Hormuz&#13;
&#13;
Di tengah ketegangan dengan AS, Menteri Luar Negeri Iran juga mengatakan Teheran telah menyampaikan proposal melalui mediator terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.&#13;
&#13;
Menurutnya, Iran siap membuka kembali jalur pelayaran strategis tersebut dalam waktu tujuh hari apabila AS memenuhi sejumlah persyaratan.&#13;
&#13;
Namun, dia tidak merinci persyaratan yang diminta Iran. Menteri tersebut hanya menyebut ketentuan itu memiliki kemiripan dengan nota kesepahaman yang sebelumnya ditandatangani AS di Islamabad tetapi kemudian dibatalkan.&#13;
&#13;
Pezeshkian juga menegaskan Iran tidak akan menyerah di tengah tekanan AS.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak mungkin bagi AS untuk membuat Iran menyerah,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Dia mengakui AS memiliki kekuatan militer untuk menghancurkan berbagai sasaran, tetapi menegaskan Iran akan tetap bertahan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tidak akan pernah menyerah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Pezeshkian bahkan mengklaim sebagian besar pangkalan militer AS di kawasan tersebut sudah tidak dapat digunakan. Klaim tersebut disampaikan tanpa rincian mengenai kondisi pangkalan yang dimaksud.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bicara Kondisi Pemimpin Tertinggi Iran&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, Pezeshkian juga ditanya mengenai kondisi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei yang dilaporkan mengalami luka parah pada hari pertama perang.&#13;
&#13;
Pezeshkian mengatakan dirinya telah bertemu dengan Khamenei sebanyak dua kali. Dia mengaku tidak melihat masalah besar terkait kondisi kesehatan pemimpin tertinggi Iran tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya tidak melihat tantangan besar terkait kesehatannya,&amp;rdquo; kata Pezeshkian.&#13;
&#13;
Khamenei sendiri disebut belum muncul di hadapan publik sejak serangan pertama tersebut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
