<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Desak Pemulihan Kehidupan Warga Gaza Segera Dimulai</title><description>Indonesia menilai, penghentian kekerasan, gencatan senjata, dan akses bantuan kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/25/18/3244186/indonesia-desak-pemulihan-kehidupan-warga-gaza-segera-dimulai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/25/18/3244186/indonesia-desak-pemulihan-kehidupan-warga-gaza-segera-dimulai"/><item><title>Indonesia Desak Pemulihan Kehidupan Warga Gaza Segera Dimulai</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/25/18/3244186/indonesia-desak-pemulihan-kehidupan-warga-gaza-segera-dimulai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/25/18/3244186/indonesia-desak-pemulihan-kehidupan-warga-gaza-segera-dimulai</guid><pubDate>Jum'at 25 September 2026 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/25/18/3244186/viral-ynPu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia Desak Pemulihan Kehidupan Warga Gaza Segera Dimulai/AFP</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/25/18/3244186/viral-ynPu_large.jpg</image><title>Indonesia Desak Pemulihan Kehidupan Warga Gaza Segera Dimulai/AFP</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Indonesia secara tegas menyatakan bahwa upaya menjaga perdamaian di Gaza harus berjalan beriringan dengan pemulihan kehidupan masyarakatnya.&#13;
&#13;
Pesan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono dalam High Level Roundtable on Gaza Early Recovery &amp;ldquo;From Sharm El-Sheikh to Phase II &amp;ndash; Consolidating Peace and Early Recovery&amp;rdquo; di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81.&#13;
&#13;
Indonesia menilai, penghentian kekerasan, gencatan senjata, dan akses bantuan kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama. Namun pada saat yang sama, pemulihan layanan dasar, infrastruktur, dan penghidupan yang layak bagi masyarakat&amp;nbsp;Gaza, Palestina juga harus segera dimulai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bagi rakyat Gaza, perdamaian harus berarti lebih dari sekadar tidak adanya kekerasan. Mereka harus dapat membangun kembali kehidupan yang layak dan bermartabat,&amp;rdquo; kata Sugiono, Jumat (25/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sugiono melanjutkan, bantuan kemanusiaan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan mendesak saja, akan tetapi juga membantu masyarakat Gaza membangun kembali kehidupan mereka untuk jangka panjang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemulihan Gaza membutuhkan pasokan dan sumber daya yang memadai untuk mengembalikan layanan dasar dan membangun kembali infrastruktur,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;National Committee for the Administration of Gaza juga dapat memainkan peran penting dalam proses tersebut,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Sugiono juga menyampaikan bahwa seluruh proses rekonstruksi Gaza harus dipimpin dan dimiliki oleh rakyat Palestina (Palestinian-led and Palestinian-owned).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Artinya, dukungan internasional perlu diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan kepemilikan Palestina atas masa depan Gaza.&#13;
&#13;
Pertemuan High-Level Roundtable on Gaza Early Recovery menjadi bagian dari upaya internasional untuk memastikan perdamaian di Gaza dapat diikuti dengan pemulihan yang nyata bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Pertemuan difokuskan untuk membahas langkah menuju fase berikutnya, termasuk pelaksanaan Peace Plan yang didukung melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Indonesia secara tegas menyatakan bahwa upaya menjaga perdamaian di Gaza harus berjalan beriringan dengan pemulihan kehidupan masyarakatnya.&#13;
&#13;
Pesan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono dalam High Level Roundtable on Gaza Early Recovery &amp;ldquo;From Sharm El-Sheikh to Phase II &amp;ndash; Consolidating Peace and Early Recovery&amp;rdquo; di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81.&#13;
&#13;
Indonesia menilai, penghentian kekerasan, gencatan senjata, dan akses bantuan kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama. Namun pada saat yang sama, pemulihan layanan dasar, infrastruktur, dan penghidupan yang layak bagi masyarakat&amp;nbsp;Gaza, Palestina juga harus segera dimulai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bagi rakyat Gaza, perdamaian harus berarti lebih dari sekadar tidak adanya kekerasan. Mereka harus dapat membangun kembali kehidupan yang layak dan bermartabat,&amp;rdquo; kata Sugiono, Jumat (25/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sugiono melanjutkan, bantuan kemanusiaan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan mendesak saja, akan tetapi juga membantu masyarakat Gaza membangun kembali kehidupan mereka untuk jangka panjang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemulihan Gaza membutuhkan pasokan dan sumber daya yang memadai untuk mengembalikan layanan dasar dan membangun kembali infrastruktur,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;National Committee for the Administration of Gaza juga dapat memainkan peran penting dalam proses tersebut,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Sugiono juga menyampaikan bahwa seluruh proses rekonstruksi Gaza harus dipimpin dan dimiliki oleh rakyat Palestina (Palestinian-led and Palestinian-owned).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Artinya, dukungan internasional perlu diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan kepemilikan Palestina atas masa depan Gaza.&#13;
&#13;
Pertemuan High-Level Roundtable on Gaza Early Recovery menjadi bagian dari upaya internasional untuk memastikan perdamaian di Gaza dapat diikuti dengan pemulihan yang nyata bagi masyarakat.&#13;
&#13;
Pertemuan difokuskan untuk membahas langkah menuju fase berikutnya, termasuk pelaksanaan Peace Plan yang didukung melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
