<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemprov DKI Tegaskan Jalur Sepeda Tetap Ada, Lakukan Sejumlah Evaluasi</title><description>Budi menyebut beberapa evaluasi yang akan dilakukan terkait dengan aspek teknis dari jalur sepeda. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/27/338/3244472/pemprov-dki-tegaskan-jalur-sepeda-tetap-ada-lakukan-sejumlah-evaluasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/27/338/3244472/pemprov-dki-tegaskan-jalur-sepeda-tetap-ada-lakukan-sejumlah-evaluasi"/><item><title>Pemprov DKI Tegaskan Jalur Sepeda Tetap Ada, Lakukan Sejumlah Evaluasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/27/338/3244472/pemprov-dki-tegaskan-jalur-sepeda-tetap-ada-lakukan-sejumlah-evaluasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/27/338/3244472/pemprov-dki-tegaskan-jalur-sepeda-tetap-ada-lakukan-sejumlah-evaluasi</guid><pubDate>Minggu 27 September 2026 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/27/338/3244472/kadishub_dki_jakarta_budi_awaluddin-xYr7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/27/338/3244472/kadishub_dki_jakarta_budi_awaluddin-xYr7_large.jpg</image><title>Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan keberadaan jalur sepeda di Ibu Kota akan tetap dipertahankan. Kebijakan ini sejalan dengan prinsip hierarki transportasi kota global yang menempatkan pejalan kaki dan pesepeda sebagai prioritas utama.&#13;
&#13;
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa pejalan kaki berada di urutan teratas dalam prioritas kebijakan transportasi kota-kota dunia, disusul oleh pengguna sepeda.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jalur sepeda itu akan tetap kita pertahankan. Karena di dalam hierarki transportasi, di mana seluruh kota global juga mengedepankan bahwa yang pertama itu adalah pejalan kaki, baru kemudian jalur sepeda yang harus diutamakan,&amp;quot; ujar Budi kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).&#13;
&#13;
Meski dipastikan tidak dibongkar, Budi mengungkapkan bahwa sejumlah aspek teknis pada jalur sepeda akan dievaluasi. Salah satunya terkait keberadaan pemisah jalan berupa pembatas kerucut lentur (stick cone) yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengenai stick cone itu akan ditinjau ulang kembali karena dinilai cukup membahayakan,&amp;quot; kata Budi.&#13;
&#13;
Selain stick cone, Pemprov DKI Jakarta juga akan mengevaluasi keberadaan pot tanaman beton (planter box) yang terpasang di beberapa titik jalur sepeda. Evaluasi dilakukan lantaran ukurannya yang terlampau besar serta kondisi tanamannya yang sering kali tidak terawat atau kosong.&#13;
&#13;
&amp;quot;Begitu juga planter box yang saat ini ada. Kalau kita lihat, ukurannya cukup besar sekali dan tanamannya justru tidak ada. Nah, ini juga yang nanti akan kita evaluasi,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Budi menyebutkan bahwa lebar fisik jalur sepeda juga masuk dalam daftar pembenahan. Menurutnya, penyesuaian lebar jalur dilakukan demi mempertimbangkan aspek keadilan dalam pemanfaatan ruang jalan bagi seluruh pengguna moda transportasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lebarnya jalur sepeda mungkin juga akan kita evaluasi dalam rangka menjaga prinsip keadilan penggunaan jalan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan keberadaan jalur sepeda di Ibu Kota akan tetap dipertahankan. Kebijakan ini sejalan dengan prinsip hierarki transportasi kota global yang menempatkan pejalan kaki dan pesepeda sebagai prioritas utama.&#13;
&#13;
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa pejalan kaki berada di urutan teratas dalam prioritas kebijakan transportasi kota-kota dunia, disusul oleh pengguna sepeda.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jalur sepeda itu akan tetap kita pertahankan. Karena di dalam hierarki transportasi, di mana seluruh kota global juga mengedepankan bahwa yang pertama itu adalah pejalan kaki, baru kemudian jalur sepeda yang harus diutamakan,&amp;quot; ujar Budi kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).&#13;
&#13;
Meski dipastikan tidak dibongkar, Budi mengungkapkan bahwa sejumlah aspek teknis pada jalur sepeda akan dievaluasi. Salah satunya terkait keberadaan pemisah jalan berupa pembatas kerucut lentur (stick cone) yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengenai stick cone itu akan ditinjau ulang kembali karena dinilai cukup membahayakan,&amp;quot; kata Budi.&#13;
&#13;
Selain stick cone, Pemprov DKI Jakarta juga akan mengevaluasi keberadaan pot tanaman beton (planter box) yang terpasang di beberapa titik jalur sepeda. Evaluasi dilakukan lantaran ukurannya yang terlampau besar serta kondisi tanamannya yang sering kali tidak terawat atau kosong.&#13;
&#13;
&amp;quot;Begitu juga planter box yang saat ini ada. Kalau kita lihat, ukurannya cukup besar sekali dan tanamannya justru tidak ada. Nah, ini juga yang nanti akan kita evaluasi,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Budi menyebutkan bahwa lebar fisik jalur sepeda juga masuk dalam daftar pembenahan. Menurutnya, penyesuaian lebar jalur dilakukan demi mempertimbangkan aspek keadilan dalam pemanfaatan ruang jalan bagi seluruh pengguna moda transportasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lebarnya jalur sepeda mungkin juga akan kita evaluasi dalam rangka menjaga prinsip keadilan penggunaan jalan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
