<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda Metro Kerahkan 17 Ribu Personel Amankan 37 Kegiatan, Termasuk Demo di DPR Hari Ini</title><description>Agenda-agenda demonstrasi tersebar di sejumlah wilayah di Jakarta.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/29/338/3244792/polda-metro-kerahkan-17-ribu-personel-amankan-37-kegiatan-termasuk-demo-di-dpr-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/29/338/3244792/polda-metro-kerahkan-17-ribu-personel-amankan-37-kegiatan-termasuk-demo-di-dpr-hari-ini"/><item><title>Polda Metro Kerahkan 17 Ribu Personel Amankan 37 Kegiatan, Termasuk Demo di DPR Hari Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/29/338/3244792/polda-metro-kerahkan-17-ribu-personel-amankan-37-kegiatan-termasuk-demo-di-dpr-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/29/338/3244792/polda-metro-kerahkan-17-ribu-personel-amankan-37-kegiatan-termasuk-demo-di-dpr-hari-ini</guid><pubDate>Selasa 29 September 2026 09:55 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/29/338/3244792/polda_metro_jaya_kerahkan_belasan_ribu_personel_kawal_aksi_di_berbaga_wilayah_jakarta-Zw95_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Polda Metro Jaya kerahkan belasan ribu personel kawal aksi di berbaga wilayah Jakarta.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/29/338/3244792/polda_metro_jaya_kerahkan_belasan_ribu_personel_kawal_aksi_di_berbaga_wilayah_jakarta-Zw95_large.jpeg</image><title>Polda Metro Jaya kerahkan belasan ribu personel kawal aksi di berbaga wilayah Jakarta.</title></images><description>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengerahkan 17.628 personel gabungan untuk mengawal 37 agenda kegiatan masyarakat di wilayah DKI Jakarta pada Selasa (29/9/2026). Sebanyak 20 kegiatan di antaranya merupakan aksi penyampaian pendapat di muka umum, termasuk yang digelar di kawasan DPR/MPR RI.&#13;
&#13;
Personel yang dilibatkan berasal dari unsur Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta, hingga Pamdal DPR-MPR RI. Di tengah banyaknya agenda, Wakapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Dekananto Eko Purwono meminta jajarannya tidak mudah terpancing situasi ketika menjalankan tugas di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang paling utama, kita semua harus benar-benar sabar dan tidak terprovokasi,&amp;rdquo; kata Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, 20 agenda penyampaian pendapat tersebar di sejumlah wilayah Jakarta, terutama Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.&#13;
&#13;
Beberapa titik yang menjadi perhatian polisi antara lain kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI-Dukuh Atas, hingga Silang Selatan Monas.&#13;
&#13;
Menurut Budi, pengamanan tidak hanya berfokus pada kegiatan penyampaian aspirasi. Polisi juga harus memastikan masyarakat yang tidak terlibat tetap dapat beraktivitas seperti biasa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pola komunikatif, pendekatan humanis, dan koordinasi agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan,&amp;rdquo; ujar Kombes Budi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk menjaga mobilitas warga, rekayasa atau pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional. Penyesuaian dilakukan berdasarkan kondisi arus kendaraan dan perkembangan kegiatan di masing-masing lokasi.&#13;
&#13;
Langkah tersebut ditujukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, termasuk kegiatan perekonomian, pendidikan, ibadah, maupun kepentingan publik lainnya.&#13;
&#13;
Budi juga mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Peserta juga diminta menghormati masyarakat lain yang tetap menjalankan aktivitas dan bersama-sama menjaga fasilitas umum.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Personel di lapangan telah diarahkan untuk bertindak profesional dan humanis. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengerahkan 17.628 personel gabungan untuk mengawal 37 agenda kegiatan masyarakat di wilayah DKI Jakarta pada Selasa (29/9/2026). Sebanyak 20 kegiatan di antaranya merupakan aksi penyampaian pendapat di muka umum, termasuk yang digelar di kawasan DPR/MPR RI.&#13;
&#13;
Personel yang dilibatkan berasal dari unsur Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta, hingga Pamdal DPR-MPR RI. Di tengah banyaknya agenda, Wakapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Dekananto Eko Purwono meminta jajarannya tidak mudah terpancing situasi ketika menjalankan tugas di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang paling utama, kita semua harus benar-benar sabar dan tidak terprovokasi,&amp;rdquo; kata Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, 20 agenda penyampaian pendapat tersebar di sejumlah wilayah Jakarta, terutama Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.&#13;
&#13;
Beberapa titik yang menjadi perhatian polisi antara lain kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI-Dukuh Atas, hingga Silang Selatan Monas.&#13;
&#13;
Menurut Budi, pengamanan tidak hanya berfokus pada kegiatan penyampaian aspirasi. Polisi juga harus memastikan masyarakat yang tidak terlibat tetap dapat beraktivitas seperti biasa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pola komunikatif, pendekatan humanis, dan koordinasi agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan,&amp;rdquo; ujar Kombes Budi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk menjaga mobilitas warga, rekayasa atau pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional. Penyesuaian dilakukan berdasarkan kondisi arus kendaraan dan perkembangan kegiatan di masing-masing lokasi.&#13;
&#13;
Langkah tersebut ditujukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, termasuk kegiatan perekonomian, pendidikan, ibadah, maupun kepentingan publik lainnya.&#13;
&#13;
Budi juga mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Peserta juga diminta menghormati masyarakat lain yang tetap menjalankan aktivitas dan bersama-sama menjaga fasilitas umum.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Personel di lapangan telah diarahkan untuk bertindak profesional dan humanis. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
