<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kekeringan di Bekasi Makin Parah, TNI Gelontorkan 55 Ribu Liter Air</title><description>Untuk mengatasi dampak fenomena El Nino yang menyebabkan kemarau panjang dan krisis air bersih di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Korem 051/Wijayakarta mengerahkan 11 unit water tank yang memuat 55 ribu liter air bersih bagi Desa Wibawamulya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/29/338/3244898/kekeringan-di-bekasi-makin-parah-tni-gelontorkan-55-ribu-liter-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/29/338/3244898/kekeringan-di-bekasi-makin-parah-tni-gelontorkan-55-ribu-liter-air"/><item><title>Kekeringan di Bekasi Makin Parah, TNI Gelontorkan 55 Ribu Liter Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/29/338/3244898/kekeringan-di-bekasi-makin-parah-tni-gelontorkan-55-ribu-liter-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/29/338/3244898/kekeringan-di-bekasi-makin-parah-tni-gelontorkan-55-ribu-liter-air</guid><pubDate>Selasa 29 September 2026 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/29/338/3244898/warga_bekasi_kekeringan_air-pFAn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Bekasi Kekeringan Air (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/29/338/3244898/warga_bekasi_kekeringan_air-pFAn_large.jpg</image><title>Warga Bekasi Kekeringan Air (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Untuk mengatasi dampak fenomena El Nino yang menyebabkan kemarau panjang dan krisis air bersih di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Korem 051/Wijayakarta mengerahkan 11 unit water tank yang memuat 55 ribu liter air bersih bagi Desa Wibawamulya.&#13;
&#13;
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, tercatat sebanyak 329 titik mengalami kekeringan. Lokasi tersebut tersebar di 50 desa yang berada di 14 kecamatan di Kabupaten Bekasi.&#13;
&#13;
Dari 329 titik kekeringan, Kecamatan Cibarusah menjadi wilayah dengan jumlah titik terdampak terbanyak, yakni 89 titik. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah di Cibarusah adalah Desa Wibawamulya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anggota Babinsa Koramil 09 Cibarusah Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Serka Jajat Sudrajat mengatakan, distribusi air bersih dilakukan menyusul terjadinya kekeringan hingga krisis air bersih di wilayahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesuai petunjuk dan arahan Bapak Danramil 051 Wijayakarta, water tank TNI AD akan menyambangi 50 desa di Kabupaten Bekasi untuk menyalurkan air bersih gratis bagi warga,&amp;quot; kata Sudrajat, Selasa (29/9/2026).&#13;
&#13;
Untuk hari ini, lanjut Sudrajat, penyaluran air bersih dilakukan di empat titik yang menjangkau kurang lebih 3.200 warga di Desa Wibawamulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Air bersih ini kami salurkan ke empat titik dengan jumlah penerima manfaat sekitar 200 KK di tiap titiknya,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bantuan air bersih yang diinisiasi Korem 051/Wijayakarta disambut antusias oleh masyarakat yang terdampak krisis air bersih pada musim kemarau tahun ini.&#13;
&#13;
Salah satunya Sami, warga Desa Wibawamulya, yang mengungkapkan bahwa dirinya dan masyarakat desa sudah mengalami krisis air bersih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah satu bulan lebih enggak punya air. Biasanya ambil air dari sumur, tapi kering. Terus kita ambil air ke kobak (mata air), tapi kering juga,&amp;quot; ujar Sami.&#13;
&#13;
Kekeringan di wilayahnya tersebut membuat Sami dan warga lainnya kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehingga terpaksa membeli air dari pedagang keliling. Namun, dengan adanya bantuan air bersih dari Korem 051/Wijayakarta, Sami mengaku sangat senang karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah, sekarang kita gak usah beli air lagi. Sekarang sudah ada bantuan air bersih dari Bapak ABRI (TNI). Terima kasih, Pak,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Untuk mengatasi dampak fenomena El Nino yang menyebabkan kemarau panjang dan krisis air bersih di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Korem 051/Wijayakarta mengerahkan 11 unit water tank yang memuat 55 ribu liter air bersih bagi Desa Wibawamulya.&#13;
&#13;
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, tercatat sebanyak 329 titik mengalami kekeringan. Lokasi tersebut tersebar di 50 desa yang berada di 14 kecamatan di Kabupaten Bekasi.&#13;
&#13;
Dari 329 titik kekeringan, Kecamatan Cibarusah menjadi wilayah dengan jumlah titik terdampak terbanyak, yakni 89 titik. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah di Cibarusah adalah Desa Wibawamulya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anggota Babinsa Koramil 09 Cibarusah Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Serka Jajat Sudrajat mengatakan, distribusi air bersih dilakukan menyusul terjadinya kekeringan hingga krisis air bersih di wilayahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesuai petunjuk dan arahan Bapak Danramil 051 Wijayakarta, water tank TNI AD akan menyambangi 50 desa di Kabupaten Bekasi untuk menyalurkan air bersih gratis bagi warga,&amp;quot; kata Sudrajat, Selasa (29/9/2026).&#13;
&#13;
Untuk hari ini, lanjut Sudrajat, penyaluran air bersih dilakukan di empat titik yang menjangkau kurang lebih 3.200 warga di Desa Wibawamulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Air bersih ini kami salurkan ke empat titik dengan jumlah penerima manfaat sekitar 200 KK di tiap titiknya,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bantuan air bersih yang diinisiasi Korem 051/Wijayakarta disambut antusias oleh masyarakat yang terdampak krisis air bersih pada musim kemarau tahun ini.&#13;
&#13;
Salah satunya Sami, warga Desa Wibawamulya, yang mengungkapkan bahwa dirinya dan masyarakat desa sudah mengalami krisis air bersih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah satu bulan lebih enggak punya air. Biasanya ambil air dari sumur, tapi kering. Terus kita ambil air ke kobak (mata air), tapi kering juga,&amp;quot; ujar Sami.&#13;
&#13;
Kekeringan di wilayahnya tersebut membuat Sami dan warga lainnya kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehingga terpaksa membeli air dari pedagang keliling. Namun, dengan adanya bantuan air bersih dari Korem 051/Wijayakarta, Sami mengaku sangat senang karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah, sekarang kita gak usah beli air lagi. Sekarang sudah ada bantuan air bersih dari Bapak ABRI (TNI). Terima kasih, Pak,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
