<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB: Puluhan Desa di Jateng Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Terdampak</title><description>BNPB menyebut, musim kemarau disertai El Nino menyebabkan cadangan air tanah di beberapa daerah di Pulau Jawa surut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/29/340/3244857/bnpb-puluhan-desa-di-jateng-dilanda-kekeringan-ribuan-warga-terdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/29/340/3244857/bnpb-puluhan-desa-di-jateng-dilanda-kekeringan-ribuan-warga-terdampak"/><item><title>BNPB: Puluhan Desa di Jateng Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Terdampak</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/29/340/3244857/bnpb-puluhan-desa-di-jateng-dilanda-kekeringan-ribuan-warga-terdampak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/29/340/3244857/bnpb-puluhan-desa-di-jateng-dilanda-kekeringan-ribuan-warga-terdampak</guid><pubDate>Selasa 29 September 2026 14:35 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/29/340/3244857/viral-NOlq_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Puluhan Desa di Jateng Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Terdampak/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/29/340/3244857/viral-NOlq_large.jpg</image><title> Puluhan Desa di Jateng Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Terdampak/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyebut, musim kemarau disertai El Nino menyebabkan cadangan air tanah di beberapa daerah di Pulau Jawa surut. Akibatnya, ribuan warga mengalami kekurangan air bersih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari Provinsi Jawa Tengah dilaporkan hingga Senin (28/9) kekeringan melanda warga Kabupaten Pati, Sragen, dan Pemalang. Di Pati, sebanyak 15 desa di tujuh kecamatan terdampak kekeringan,&amp;quot;ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (29/9/2026).&#13;
&#13;
Daerah yang dilanda kekeringan yaitu Kecamatan Winong, Pucakwangi, Jaken, Jakenan, Gabus, Kayen, dan Tambakromo dengan total warga terdampak sebanyak 1.131 Kepala Keluarga (KK) atau 3.896 jiwa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada Senin (28/9) BPBD Kabupaten Pati melakukan distribusi air bersih sebanyak 94.000 liter dengan penerima manfaat 1.001 KK (3.476 jiwa) di 11 desa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Sragen, sebanyak 12 desa di Kecamatan Gesi, Tangen, Mondokan, Jenar, dan Miri terdampak kekeringan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Warga terdampak terdata sebanyak 2.298 KK atau 7.224 jiwa. Pada Senin (28/9) BPBD Kabupaten Sragen mendistribusikan air bersih sebanyak 9 Tangki (41.000 liter),&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Sementara di Pemalang, kata dia, sebanyak 23 desa di sembilan kecamatan terdampak kekeringan. Kecamatan terdampak adalah Kecamatan Belik, Bawang, Pulosari, Watukumpul, Bantarbolang, Randudongkal, Bodeh, Warungpring, dan Cilongok.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Warga terdampak sebanyak 10.764 KK. Pada Senin (28/9) Tim BPBD Kabupaten Pemalang melakukan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki dengan kapasitas 5.000 liter dan 4.000 liter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi saat distribusi air bersih terpantau masyarakat antusias dan tertib saat pengambilan air. Pendistribusian air ini dapat mencukupi kebutuhan air bersih warga untuk tiga hari ke depan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyebut, musim kemarau disertai El Nino menyebabkan cadangan air tanah di beberapa daerah di Pulau Jawa surut. Akibatnya, ribuan warga mengalami kekurangan air bersih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari Provinsi Jawa Tengah dilaporkan hingga Senin (28/9) kekeringan melanda warga Kabupaten Pati, Sragen, dan Pemalang. Di Pati, sebanyak 15 desa di tujuh kecamatan terdampak kekeringan,&amp;quot;ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (29/9/2026).&#13;
&#13;
Daerah yang dilanda kekeringan yaitu Kecamatan Winong, Pucakwangi, Jaken, Jakenan, Gabus, Kayen, dan Tambakromo dengan total warga terdampak sebanyak 1.131 Kepala Keluarga (KK) atau 3.896 jiwa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada Senin (28/9) BPBD Kabupaten Pati melakukan distribusi air bersih sebanyak 94.000 liter dengan penerima manfaat 1.001 KK (3.476 jiwa) di 11 desa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Sragen, sebanyak 12 desa di Kecamatan Gesi, Tangen, Mondokan, Jenar, dan Miri terdampak kekeringan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Warga terdampak terdata sebanyak 2.298 KK atau 7.224 jiwa. Pada Senin (28/9) BPBD Kabupaten Sragen mendistribusikan air bersih sebanyak 9 Tangki (41.000 liter),&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Sementara di Pemalang, kata dia, sebanyak 23 desa di sembilan kecamatan terdampak kekeringan. Kecamatan terdampak adalah Kecamatan Belik, Bawang, Pulosari, Watukumpul, Bantarbolang, Randudongkal, Bodeh, Warungpring, dan Cilongok.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Warga terdampak sebanyak 10.764 KK. Pada Senin (28/9) Tim BPBD Kabupaten Pemalang melakukan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki dengan kapasitas 5.000 liter dan 4.000 liter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi saat distribusi air bersih terpantau masyarakat antusias dan tertib saat pengambilan air. Pendistribusian air ini dapat mencukupi kebutuhan air bersih warga untuk tiga hari ke depan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
