<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Pemukim Ilegal Masuki Kompleks Masjid Al-Aqsa dengan Pengawalan Polisi Israel</title><description>Pejabat Wakaf Islam menyebut tindakan ini melanggar status quo. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/01/18/3245201/ratusan-pemukim-ilegal-masuki-kompleks-masjid-al-aqsa-dengan-pengawalan-polisi-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/01/18/3245201/ratusan-pemukim-ilegal-masuki-kompleks-masjid-al-aqsa-dengan-pengawalan-polisi-israel"/><item><title>Ratusan Pemukim Ilegal Masuki Kompleks Masjid Al-Aqsa dengan Pengawalan Polisi Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/01/18/3245201/ratusan-pemukim-ilegal-masuki-kompleks-masjid-al-aqsa-dengan-pengawalan-polisi-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/01/18/3245201/ratusan-pemukim-ilegal-masuki-kompleks-masjid-al-aqsa-dengan-pengawalan-polisi-israel</guid><pubDate>Kamis 01 Oktober 2026 02:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/30/18/3245201/ilustrasi-Sxrz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/30/18/3245201/ilustrasi-Sxrz_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>YERUSALEM - Ratusan pemukim ilegal Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki pada Rabu (30/9/2026) pagi untuk memperingati hari raya Yahudi Sukkot, menurut seorang pejabat Wakaf Islam Yerusalem.&#13;
&#13;
Pejabat tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan kepada Anadolu bahwa ratusan pemukim ilegal Israel memasuki kompleks masjid di bawah perlindungan polisi Israel.&#13;
&#13;
Aksi penerobosan tersebut mencakup pelaksanaan ritual Talmud, doa, serta kegiatan menari dan bernyanyi, yang melanggar status quo di masjid itu, ujar pejabat tersebut.&#13;
&#13;
Status quo historis yang berlaku sejak sebelum pendudukan Israel atas Yerusalem Timur pada tahun 1967 menetapkan bahwa Wakaf Islam Yerusalem &amp;mdash; yang berafiliasi dengan Kementerian Wakaf Yordania &amp;mdash; memiliki tanggung jawab eksklusif untuk mengelola urusan kompleks Masjid Al-Aqsa, yang mencakup area seluas 144 dunam (sekitar 14,4 hektare), sebagai tempat ibadah khusus bagi umat Islam.&#13;
&#13;
Kelompok-kelompok sayap kanan Israel telah menyerukan aksi penerobosan besar-besaran ke kompleks Al-Aqsa selama perayaan Sukkot, yang dimulai pada Sabtu, (26/9/2026)&amp;nbsp;dan berlangsung hingga Jumat, (2/10/2026)..&#13;
&#13;
Dewan Wakaf Islam Yerusalem sebelumnya menyatakan bahwa lebih dari 1.500 pemukim ilegal Israel memasuki kompleks masjid tersebut pada hari Minggu, lebih dari 1.700 orang pada Senin, (28/9/2026) dan lebih dari 1.400 orang pada Selasa, (29/6/2026).&#13;
&#13;
Aksi penerobosan ke Al-Aqsa semakin intensif sejak dimulainya rangkaian hari raya Yahudi, di tengah peningkatan kehadiran pasukan Israel dan pengetatan pembatasan di Yerusalem.&#13;
&#13;
Rangkaian hari raya tersebut dimulai dengan Tahun Baru Yahudi tanggal 12 dan 13 September, diikuti oleh Yom Kippur tanggal 21 dan 22 September. Sukkot berlangsung dari tanggal 26 September hingga 2 Oktober, kemudian diikuti oleh Simchat Torah pada tanggal 3 Oktober.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejak tahun 2003, kepolisian Israel secara sepihak mengizinkan para pemukim ilegal memasuki kompleks Al-Aqsa melalui Gerbang Mughrabi di area Tembok Al-Buraq (Tembok Ratapan), dengan pengawalan petugas kepolisian.&#13;
&#13;
Dewan Wakaf Islam Yerusalem telah berulang kali menyerukan penghentian tindakan penerobosan tersebut, namun otoritas Israel tidak menanggapi seruan itu.&#13;
&#13;
Pihak Palestina menyatakan bahwa selama beberapa dekade, Israel telah meningkatkan langkah-langkah yang bertujuan untuk melakukan Yahudisasi terhadap Yerusalem Timur yang diduduki &amp;mdash; termasuk Masjid Al-Aqsa &amp;mdash; serta menghapus identitas Arab dan Islam di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
Palestina memandang Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan, berdasarkan resolusi internasional yang tidak mengakui pendudukan Israel atas kota tersebut pada tahun 1967.&#13;
</description><content:encoded>YERUSALEM - Ratusan pemukim ilegal Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki pada Rabu (30/9/2026) pagi untuk memperingati hari raya Yahudi Sukkot, menurut seorang pejabat Wakaf Islam Yerusalem.&#13;
&#13;
Pejabat tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan kepada Anadolu bahwa ratusan pemukim ilegal Israel memasuki kompleks masjid di bawah perlindungan polisi Israel.&#13;
&#13;
Aksi penerobosan tersebut mencakup pelaksanaan ritual Talmud, doa, serta kegiatan menari dan bernyanyi, yang melanggar status quo di masjid itu, ujar pejabat tersebut.&#13;
&#13;
Status quo historis yang berlaku sejak sebelum pendudukan Israel atas Yerusalem Timur pada tahun 1967 menetapkan bahwa Wakaf Islam Yerusalem &amp;mdash; yang berafiliasi dengan Kementerian Wakaf Yordania &amp;mdash; memiliki tanggung jawab eksklusif untuk mengelola urusan kompleks Masjid Al-Aqsa, yang mencakup area seluas 144 dunam (sekitar 14,4 hektare), sebagai tempat ibadah khusus bagi umat Islam.&#13;
&#13;
Kelompok-kelompok sayap kanan Israel telah menyerukan aksi penerobosan besar-besaran ke kompleks Al-Aqsa selama perayaan Sukkot, yang dimulai pada Sabtu, (26/9/2026)&amp;nbsp;dan berlangsung hingga Jumat, (2/10/2026)..&#13;
&#13;
Dewan Wakaf Islam Yerusalem sebelumnya menyatakan bahwa lebih dari 1.500 pemukim ilegal Israel memasuki kompleks masjid tersebut pada hari Minggu, lebih dari 1.700 orang pada Senin, (28/9/2026) dan lebih dari 1.400 orang pada Selasa, (29/6/2026).&#13;
&#13;
Aksi penerobosan ke Al-Aqsa semakin intensif sejak dimulainya rangkaian hari raya Yahudi, di tengah peningkatan kehadiran pasukan Israel dan pengetatan pembatasan di Yerusalem.&#13;
&#13;
Rangkaian hari raya tersebut dimulai dengan Tahun Baru Yahudi tanggal 12 dan 13 September, diikuti oleh Yom Kippur tanggal 21 dan 22 September. Sukkot berlangsung dari tanggal 26 September hingga 2 Oktober, kemudian diikuti oleh Simchat Torah pada tanggal 3 Oktober.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejak tahun 2003, kepolisian Israel secara sepihak mengizinkan para pemukim ilegal memasuki kompleks Al-Aqsa melalui Gerbang Mughrabi di area Tembok Al-Buraq (Tembok Ratapan), dengan pengawalan petugas kepolisian.&#13;
&#13;
Dewan Wakaf Islam Yerusalem telah berulang kali menyerukan penghentian tindakan penerobosan tersebut, namun otoritas Israel tidak menanggapi seruan itu.&#13;
&#13;
Pihak Palestina menyatakan bahwa selama beberapa dekade, Israel telah meningkatkan langkah-langkah yang bertujuan untuk melakukan Yahudisasi terhadap Yerusalem Timur yang diduduki &amp;mdash; termasuk Masjid Al-Aqsa &amp;mdash; serta menghapus identitas Arab dan Islam di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
Palestina memandang Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan, berdasarkan resolusi internasional yang tidak mengakui pendudukan Israel atas kota tersebut pada tahun 1967.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
