<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Jadikan Barelang Ruang Belajar Global Kawasan Transmigrasi</title><description>Dia melanjutkan, Barelang menawarkan lingkungan bagi pembangunan wilayah yang terintegrasi, yang merupakan arah pembangunan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/04/337/3245843/pemerintah-jadikan-barelang-ruang-belajar-global-kawasan-transmigrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/04/337/3245843/pemerintah-jadikan-barelang-ruang-belajar-global-kawasan-transmigrasi"/><item><title>Pemerintah Jadikan Barelang Ruang Belajar Global Kawasan Transmigrasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/04/337/3245843/pemerintah-jadikan-barelang-ruang-belajar-global-kawasan-transmigrasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/04/337/3245843/pemerintah-jadikan-barelang-ruang-belajar-global-kawasan-transmigrasi</guid><pubDate>Minggu 04 Oktober 2026 08:54 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/04/337/3245843/pemerintah-SLyD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah Jadikan Barelang Ruang Belajar Global Kawasan Transmigrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/04/337/3245843/pemerintah-SLyD_large.jpg</image><title>Pemerintah Jadikan Barelang Ruang Belajar Global Kawasan Transmigrasi</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Pemerintah jadikan Kawasan Transmigrasi Barelang menjadi ruang belajar bersama bagi mahasiswa Indonesia dan Jerman yang melihat langsung potensi kawasan sekaligus merancang gagasan pembangunan yang lebih hijau.&#13;
&#13;
Sekretaris Ditjen Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Nirwan Ahmad Helmi, mengatakan Barelang dipilih sebagai ruang pembelajaran karena memiliki karakter Kawasan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengembangan kawasan juga perlu melibatkan masyarakat transmigrasi dan masyarakat lokal serta memperhatikan komunitas budaya Melayu,&amp;rdquo; ujar Nirwan, Minggu (4/10/2026).&#13;
&#13;
Dia melanjutkan, Barelang menawarkan lingkungan bagi pembangunan wilayah yang terintegrasi, yang merupakan arah pembangunan, yakni sebuah kawasan ekonomi transmigrasi terpadu yang menggabungkan pertanian dan perikanan dengan akses ke pusat Batam yang luas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kegiatan perikanan dan kelautan menjadi penggerak ekonomi utama yang didukung oleh layanan usaha kecil. Pengembangan perikanan, kelautan, serta pariwisata budaya harus menghormati komunitas Melayu pesisir dan melibatkan warga transmigrasi maupun masyarakat lokal,&amp;quot;tandasnya.&#13;
&#13;
Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Bondan Djati Utami, menambahkan, mahasiswa Technical University of Munich (TUM), Jerman&amp;nbsp;bersama mahasiswa Indonesia menjalani pembelajaran lapangan selama 10 hari di Batam, Rempang, dan Galang (Barelang) saat Summer Course 2026.&#13;
&#13;
Mereka akan menjalani rangkaian observasi, diskusi, dan kegiatan berbagi pengetahuan selama berada di Barelang. Kegiatan tersebut diarahkan untuk melihat bagaimana ekosistem kawasan dapat dikembangkan berdasarkan potensi yang ada.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Concern mereka lebih ke arah bagaimana perkembangan, mengembangkan ekosistem yang ada di sini. Pengembangan kawasan Barelang seperti apa,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, mahasiswa juga mendapatkan informasi mengenai pengembangan Barelang dan Kota Batam sebagai bahan pembanding dalam menyusun gagasan. Hasil pembelajaran tersebut nantinya akan dipresentasikan setelah mereka melanjutkan kegiatan di Semarang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Output-nya itu nanti mereka akan berbagi ke kita. Mereka nanti pada saat di Semarang, mereka akan presentasi hasilnya mereka di tanggal 13, selama mereka di Semarang,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktur Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Robi Suherman Ponglabba, menjelaskan Kementerian Transmigrasi turut mendukung pelaksanaan Summer Course melalui penyiapan infrastruktur kawasan, termasuk Mess Patriot yang menjadi tempat mahasiswa selama berada di Barelang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau saya di sini, untuk kegiatan itu adalah penyiapan infrastrukturnya, seperti persiapan Mess Patriot, kemudian kita infrastruktur di luarnya seperti jalan, drainase, kemudian taman-tamannya,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Pemerintah jadikan Kawasan Transmigrasi Barelang menjadi ruang belajar bersama bagi mahasiswa Indonesia dan Jerman yang melihat langsung potensi kawasan sekaligus merancang gagasan pembangunan yang lebih hijau.&#13;
&#13;
Sekretaris Ditjen Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Nirwan Ahmad Helmi, mengatakan Barelang dipilih sebagai ruang pembelajaran karena memiliki karakter Kawasan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengembangan kawasan juga perlu melibatkan masyarakat transmigrasi dan masyarakat lokal serta memperhatikan komunitas budaya Melayu,&amp;rdquo; ujar Nirwan, Minggu (4/10/2026).&#13;
&#13;
Dia melanjutkan, Barelang menawarkan lingkungan bagi pembangunan wilayah yang terintegrasi, yang merupakan arah pembangunan, yakni sebuah kawasan ekonomi transmigrasi terpadu yang menggabungkan pertanian dan perikanan dengan akses ke pusat Batam yang luas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kegiatan perikanan dan kelautan menjadi penggerak ekonomi utama yang didukung oleh layanan usaha kecil. Pengembangan perikanan, kelautan, serta pariwisata budaya harus menghormati komunitas Melayu pesisir dan melibatkan warga transmigrasi maupun masyarakat lokal,&amp;quot;tandasnya.&#13;
&#13;
Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Bondan Djati Utami, menambahkan, mahasiswa Technical University of Munich (TUM), Jerman&amp;nbsp;bersama mahasiswa Indonesia menjalani pembelajaran lapangan selama 10 hari di Batam, Rempang, dan Galang (Barelang) saat Summer Course 2026.&#13;
&#13;
Mereka akan menjalani rangkaian observasi, diskusi, dan kegiatan berbagi pengetahuan selama berada di Barelang. Kegiatan tersebut diarahkan untuk melihat bagaimana ekosistem kawasan dapat dikembangkan berdasarkan potensi yang ada.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Concern mereka lebih ke arah bagaimana perkembangan, mengembangkan ekosistem yang ada di sini. Pengembangan kawasan Barelang seperti apa,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, mahasiswa juga mendapatkan informasi mengenai pengembangan Barelang dan Kota Batam sebagai bahan pembanding dalam menyusun gagasan. Hasil pembelajaran tersebut nantinya akan dipresentasikan setelah mereka melanjutkan kegiatan di Semarang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Output-nya itu nanti mereka akan berbagi ke kita. Mereka nanti pada saat di Semarang, mereka akan presentasi hasilnya mereka di tanggal 13, selama mereka di Semarang,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktur Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Robi Suherman Ponglabba, menjelaskan Kementerian Transmigrasi turut mendukung pelaksanaan Summer Course melalui penyiapan infrastruktur kawasan, termasuk Mess Patriot yang menjadi tempat mahasiswa selama berada di Barelang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau saya di sini, untuk kegiatan itu adalah penyiapan infrastrukturnya, seperti persiapan Mess Patriot, kemudian kita infrastruktur di luarnya seperti jalan, drainase, kemudian taman-tamannya,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
