<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme, Terungkap Peran hingga Pola Jaringannya</title><description>Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 tersangka tindak pidana terorisme. Sebelas tersangka tersebut memiliki peran berbeda, mulai dari konsolidasi jaringan hingga menggelar kegiatan pelatihan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/04/337/3245939/densus-88-tangkap-11-tersangka-terorisme-terungkap-peran-hingga-pola-jaringannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/04/337/3245939/densus-88-tangkap-11-tersangka-terorisme-terungkap-peran-hingga-pola-jaringannya"/><item><title> Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme, Terungkap Peran hingga Pola Jaringannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/04/337/3245939/densus-88-tangkap-11-tersangka-terorisme-terungkap-peran-hingga-pola-jaringannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/04/337/3245939/densus-88-tangkap-11-tersangka-terorisme-terungkap-peran-hingga-pola-jaringannya</guid><pubDate>Minggu 04 Oktober 2026 21:30 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/04/337/3245939/densus_88_tangkap_11_tersangka_terorisme_di_6_provinsi-ShVI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi (foto: Illustrasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/04/337/3245939/densus_88_tangkap_11_tersangka_terorisme_di_6_provinsi-ShVI_large.jpg</image><title>Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi (foto: Illustrasi Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 tersangka tindak pidana terorisme. Sebelas tersangka tersebut memiliki peran berbeda, mulai dari konsolidasi jaringan hingga menggelar kegiatan pelatihan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Adapun peran mereka mulai dari konsolidasi jaringan, kegiatan pelatihan, penyebaran propaganda dan rekrutmen, baik secara langsung maupun melalui media sosial, hingga keterlibatan dalam pemufakatan tindak pidana terorisme,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).&#13;
&#13;
Mayndra mengungkapkan, penangkapan tersebut merupakan langkah penegakan hukum yang dilaksanakan secara terukur guna mencegah terjadinya aksi teror di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah melaksanakan penangkapan, Densus 88 AT Polri melakukan rangkaian tindakan penyidikan, termasuk penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti, serta pemeriksaan saksi dan tersangka berdasarkan SOP yang ada,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Operasi tersebut dilakukan sejak Jumat (2/10/2026). Ia menyebut para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah jaringan yang terafiliasi dengan kelompok terorisme.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah, juga jaringan terorisme lainnya,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia merincikan, 11 tersangka yang diamankan tersebut berinisial HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), MF (37), AF (26), dan MW (42).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil penyidikan sementara menunjukkan adanya keterhubungan antartersangka lintas wilayah, khususnya melalui kegiatan pertemuan secara daring, dari indoktrinasi, konsolidasi jaringan dan aktivitas pembinaan,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Salah satu pola yang ditemukan adalah penyelenggaraan pertemuan secara daring yang menghubungkan sejumlah pendukung Daulah Islamiyah dari beberapa daerah secara virtual,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 tersangka tindak pidana terorisme. Sebelas tersangka tersebut memiliki peran berbeda, mulai dari konsolidasi jaringan hingga menggelar kegiatan pelatihan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Adapun peran mereka mulai dari konsolidasi jaringan, kegiatan pelatihan, penyebaran propaganda dan rekrutmen, baik secara langsung maupun melalui media sosial, hingga keterlibatan dalam pemufakatan tindak pidana terorisme,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).&#13;
&#13;
Mayndra mengungkapkan, penangkapan tersebut merupakan langkah penegakan hukum yang dilaksanakan secara terukur guna mencegah terjadinya aksi teror di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah melaksanakan penangkapan, Densus 88 AT Polri melakukan rangkaian tindakan penyidikan, termasuk penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti, serta pemeriksaan saksi dan tersangka berdasarkan SOP yang ada,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Operasi tersebut dilakukan sejak Jumat (2/10/2026). Ia menyebut para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah jaringan yang terafiliasi dengan kelompok terorisme.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah, juga jaringan terorisme lainnya,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia merincikan, 11 tersangka yang diamankan tersebut berinisial HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), MF (37), AF (26), dan MW (42).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil penyidikan sementara menunjukkan adanya keterhubungan antartersangka lintas wilayah, khususnya melalui kegiatan pertemuan secara daring, dari indoktrinasi, konsolidasi jaringan dan aktivitas pembinaan,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Salah satu pola yang ditemukan adalah penyelenggaraan pertemuan secara daring yang menghubungkan sejumlah pendukung Daulah Islamiyah dari beberapa daerah secara virtual,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
