<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI Tegaskan Tak Benci OPM: Kami Berharap Mereka Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi</title><description>Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen Lucky Avianto menegaskan, pihaknya tak pernah membenci kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). Ia berharap warga yang bergabung dengan OPM dapat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/05/337/3246062/tni-tegaskan-tak-benci-opm-kami-berharap-mereka-kembali-ke-pangkuan-ibu-pertiwi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/05/337/3246062/tni-tegaskan-tak-benci-opm-kami-berharap-mereka-kembali-ke-pangkuan-ibu-pertiwi"/><item><title>TNI Tegaskan Tak Benci OPM: Kami Berharap Mereka Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/05/337/3246062/tni-tegaskan-tak-benci-opm-kami-berharap-mereka-kembali-ke-pangkuan-ibu-pertiwi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/05/337/3246062/tni-tegaskan-tak-benci-opm-kami-berharap-mereka-kembali-ke-pangkuan-ibu-pertiwi</guid><pubDate>Senin 05 Oktober 2026 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/05/337/3246062/pangkogabwilhan_iii_letjen_lucky_avianto-wqpC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pangkogabwilhan III, Letjen Lucky Avianto (foto: Okezone/Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/05/337/3246062/pangkogabwilhan_iii_letjen_lucky_avianto-wqpC_large.jpg</image><title>Pangkogabwilhan III, Letjen Lucky Avianto (foto: Okezone/Fiqri)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen Lucky Avianto menegaskan, pihaknya tak pernah membenci kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). Ia berharap warga yang bergabung dengan OPM dapat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.&#13;
&#13;
Lucky mengatakan, pihaknya dihadapkan pada tantangan keterbatasan personel dalam menangani OPM. Apalagi, kata dia, luas wilayah Papua lebih besar dari Pulau Jawa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, memang dengan keterbatasan jumlah personel yang ada di Papua, dihadapkan dengan luas wilayah Papua, luas wilayah Papua itu tiga kali luas Pulau Jawa, sehingga penempatan pasukan itu menggunakan titik berat,&amp;quot; kata Lucky saat ditemui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lucky berkata, pihaknya telah berhasil merebut &amp;quot;daerah hitam&amp;quot; yang dijadikan markas OPM. Bahkan, kata dia, TNI berhasil mendirikan pos dan memberikan pelayanan kembali bagi masyarakat di sana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami rebut, kemudian kami duduki, kami kuasai, kemudian kami membangun pos di sana, memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian harapannya di sana masyarakat menjadi maju, aman, damai, sejahtera,&amp;quot; ujar Lucky.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian situasi menjadi baik di sana, kami maju lagi ke depan. Rebut lagi daerah hitam lagi tempat OPM, sehingga OPM harapannya akan terkepung,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Kendati begitu, Lucky menegaskan, tindakan itu bukan bentuk kebencian terhadap OPM. Ia pun berharap anggota OPM dapat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak membenci OPM, tapi kami mengharapkan mereka bisa segera kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi: meletakkan senjata, menyambangi pos-pos TNI, kemudian sama-sama membangun Papua untuk mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen Lucky Avianto menegaskan, pihaknya tak pernah membenci kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). Ia berharap warga yang bergabung dengan OPM dapat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.&#13;
&#13;
Lucky mengatakan, pihaknya dihadapkan pada tantangan keterbatasan personel dalam menangani OPM. Apalagi, kata dia, luas wilayah Papua lebih besar dari Pulau Jawa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, memang dengan keterbatasan jumlah personel yang ada di Papua, dihadapkan dengan luas wilayah Papua, luas wilayah Papua itu tiga kali luas Pulau Jawa, sehingga penempatan pasukan itu menggunakan titik berat,&amp;quot; kata Lucky saat ditemui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lucky berkata, pihaknya telah berhasil merebut &amp;quot;daerah hitam&amp;quot; yang dijadikan markas OPM. Bahkan, kata dia, TNI berhasil mendirikan pos dan memberikan pelayanan kembali bagi masyarakat di sana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami rebut, kemudian kami duduki, kami kuasai, kemudian kami membangun pos di sana, memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian harapannya di sana masyarakat menjadi maju, aman, damai, sejahtera,&amp;quot; ujar Lucky.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian situasi menjadi baik di sana, kami maju lagi ke depan. Rebut lagi daerah hitam lagi tempat OPM, sehingga OPM harapannya akan terkepung,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Kendati begitu, Lucky menegaskan, tindakan itu bukan bentuk kebencian terhadap OPM. Ia pun berharap anggota OPM dapat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak membenci OPM, tapi kami mengharapkan mereka bisa segera kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi: meletakkan senjata, menyambangi pos-pos TNI, kemudian sama-sama membangun Papua untuk mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
