<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stafsus Menag Temui Korban Insiden Maulid di Pondok Pinang, Pastikan Proses Hukum Dikawal</title><description>Gugun menegaskan kehadran kemenag adalah untuk memastikan kerukunan umat tetap terjaga.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/06/337/3246185/stafsus-menag-temui-korban-insiden-maulid-di-pondok-pinang-pastikan-proses-hukum-dikawal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/06/337/3246185/stafsus-menag-temui-korban-insiden-maulid-di-pondok-pinang-pastikan-proses-hukum-dikawal"/><item><title>Stafsus Menag Temui Korban Insiden Maulid di Pondok Pinang, Pastikan Proses Hukum Dikawal</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/06/337/3246185/stafsus-menag-temui-korban-insiden-maulid-di-pondok-pinang-pastikan-proses-hukum-dikawal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/06/337/3246185/stafsus-menag-temui-korban-insiden-maulid-di-pondok-pinang-pastikan-proses-hukum-dikawal</guid><pubDate>Selasa 06 Oktober 2026 07:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/06/337/3246185/staf_khusus_kemenag_ri_gugun_gumilar_menemui_korban_insiden_maulid-SGcF_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Staf Khusus Kemenag RI Gugun Gumilar menemui korban Insiden Maulid Nab di Pondok Pinang. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/06/337/3246185/staf_khusus_kemenag_ri_gugun_gumilar_menemui_korban_insiden_maulid-SGcF_large.jpeg</image><title>Staf Khusus Kemenag RI Gugun Gumilar menemui korban Insiden Maulid Nab di Pondok Pinang. </title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Pelayanan Agama dan Kerukunan, Gugun Gumilar, menemui secara langsung Ibu Amanda Andono, korban insiden petasan dalam perayaan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang sempat menjadi perhatian publik.&#13;
&#13;
Pertemuan tersebut dilakukan Gugun setelah menampung berbagai kritik serta masukan dari masyarakat. Ia mengaku menerima ribuan pesan langsung (direct message) terkait insiden ini dan memutuskan untuk mendatangi korban secara langsung.&#13;
&#13;
Dalam pertemuan itu, Gugun bersama korban melakukan musyawarah untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Menurut Gugun, korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib dan menuntut keadilan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban sudah melapor kepada pihak berwajib malam ini di Polres Jaksel dan meminta keadilan untuk Ibu Amanda,&amp;rdquo; ujar Gugun.&#13;
&#13;
Gugun menyatakan akan mengawal langsung proses hukum tersebut agar dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya mengawal langsung agar pelaku diproses dan setuju untuk diadili,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Ia juga menambahkan bahwa insiden yang dialami Ibu Amanda dan Ibu Sandra di muka umum telah masuk ke ranah pidana serta berdampak psikologis terhadap keluarga korban.&#13;
&#13;
Menyikapi situasi ini, Gugun menegaskan bahwa kehadiran Kementerian Agama bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan untuk memastikan kerukunan umat tetap terjaga dan masyarakat memperoleh pelayanan yang adil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemenag hadir mengawal kerukunan umat dan melayani umat secara adil. Insya Allah kami bantu untuk keluarga korban,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Di akhir, Gugun mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga kerukunan serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga meminta masyarakat untuk terus memberikan kritik dan masukan konstruktif demi perbaikan pelayanan Kementerian Agama ke depannya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Pelayanan Agama dan Kerukunan, Gugun Gumilar, menemui secara langsung Ibu Amanda Andono, korban insiden petasan dalam perayaan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang sempat menjadi perhatian publik.&#13;
&#13;
Pertemuan tersebut dilakukan Gugun setelah menampung berbagai kritik serta masukan dari masyarakat. Ia mengaku menerima ribuan pesan langsung (direct message) terkait insiden ini dan memutuskan untuk mendatangi korban secara langsung.&#13;
&#13;
Dalam pertemuan itu, Gugun bersama korban melakukan musyawarah untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Menurut Gugun, korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib dan menuntut keadilan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban sudah melapor kepada pihak berwajib malam ini di Polres Jaksel dan meminta keadilan untuk Ibu Amanda,&amp;rdquo; ujar Gugun.&#13;
&#13;
Gugun menyatakan akan mengawal langsung proses hukum tersebut agar dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya mengawal langsung agar pelaku diproses dan setuju untuk diadili,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Ia juga menambahkan bahwa insiden yang dialami Ibu Amanda dan Ibu Sandra di muka umum telah masuk ke ranah pidana serta berdampak psikologis terhadap keluarga korban.&#13;
&#13;
Menyikapi situasi ini, Gugun menegaskan bahwa kehadiran Kementerian Agama bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan untuk memastikan kerukunan umat tetap terjaga dan masyarakat memperoleh pelayanan yang adil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemenag hadir mengawal kerukunan umat dan melayani umat secara adil. Insya Allah kami bantu untuk keluarga korban,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Di akhir, Gugun mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga kerukunan serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga meminta masyarakat untuk terus memberikan kritik dan masukan konstruktif demi perbaikan pelayanan Kementerian Agama ke depannya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
