<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buruh Demo di DPR Hari Ini, Polda Metro Kerahkan 11.261 Personel Gabungan</title><description>Sebanyak 11.261 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi sejumlah aliansi buruh di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026). Aksi tersebut diperkirakan diikuti sekitar 6.000 peserta. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/06/338/3246237/buruh-demo-di-dpr-hari-ini-polda-metro-kerahkan-11-261-personel-gabungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/06/338/3246237/buruh-demo-di-dpr-hari-ini-polda-metro-kerahkan-11-261-personel-gabungan"/><item><title>Buruh Demo di DPR Hari Ini, Polda Metro Kerahkan 11.261 Personel Gabungan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/06/338/3246237/buruh-demo-di-dpr-hari-ini-polda-metro-kerahkan-11-261-personel-gabungan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/06/338/3246237/buruh-demo-di-dpr-hari-ini-polda-metro-kerahkan-11-261-personel-gabungan</guid><pubDate>Selasa 06 Oktober 2026 11:27 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/06/338/3246237/demo-I3mt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aparat gabungan dikerahkan amankan demo buruh di DPR RI (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/06/338/3246237/demo-I3mt_large.jpg</image><title>Aparat gabungan dikerahkan amankan demo buruh di DPR RI (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 11.261 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi sejumlah aliansi buruh di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026). Aksi tersebut diperkirakan diikuti sekitar 6.000 peserta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam kegiatan ini, personel gabungan pengamanan terdiri dari Polda Metro Jaya, unsur dari TNI, kemudian dari Pemprov DKI, dan pengamanan internal atau Pamdal DPR, itu sejumlah 11.261 personel,&amp;quot; kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, ribuan personel disiapkan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman dan tertib. Selain mengamankan aksi buruh, Polda Metro Jaya dan jajaran juga menyiagakan personel di sejumlah lokasi lain yang menjadi pusat kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan olahraga dan kesenian.&#13;
&#13;
Onkoseno mengatakan, penempatan personel disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi di lapangan. Pengamanan dilakukan mulai dari kawasan Gedung DPR/MPR RI, titik-titik penyangga, jalur pergerakan peserta aksi, hingga sejumlah lokasi yang membutuhkan pelayanan kepolisian.&#13;
&#13;
Dalam pengamanan aksi, petugas diminta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis sesuai prosedur operasional standar (SOP).&#13;
&#13;
&amp;quot;Seluruh personel dalam pelayanan penyampaian pendapat ini juga dilarang untuk membawa senjata api, senjata tajam, maupun benda sejenis, serta menjaga sikap-sikap humanis,&amp;quot; ujar Onkoseno.&#13;
&#13;
Terkait rekayasa lalu lintas, Onkoseno mengatakan kepolisian akan menerapkannya secara situasional. Pengaturan lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi kepadatan dan dinamika massa di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kepolisian menyiapkan pengaturan dan rekayasa secara situasional, melihat nanti dinamika kepadatan arus lalu lintas,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Onkoseno mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib, mengikuti arahan petugas, menjaga fasilitas umum, serta tidak mudah terprovokasi. Sedangkan masyarakat yang melintas di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI juga diminta memperhatikan informasi lalu lintas terkini dan mengikuti arahan petugas di lapangan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 11.261 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi sejumlah aliansi buruh di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026). Aksi tersebut diperkirakan diikuti sekitar 6.000 peserta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam kegiatan ini, personel gabungan pengamanan terdiri dari Polda Metro Jaya, unsur dari TNI, kemudian dari Pemprov DKI, dan pengamanan internal atau Pamdal DPR, itu sejumlah 11.261 personel,&amp;quot; kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, ribuan personel disiapkan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman dan tertib. Selain mengamankan aksi buruh, Polda Metro Jaya dan jajaran juga menyiagakan personel di sejumlah lokasi lain yang menjadi pusat kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan olahraga dan kesenian.&#13;
&#13;
Onkoseno mengatakan, penempatan personel disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi di lapangan. Pengamanan dilakukan mulai dari kawasan Gedung DPR/MPR RI, titik-titik penyangga, jalur pergerakan peserta aksi, hingga sejumlah lokasi yang membutuhkan pelayanan kepolisian.&#13;
&#13;
Dalam pengamanan aksi, petugas diminta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis sesuai prosedur operasional standar (SOP).&#13;
&#13;
&amp;quot;Seluruh personel dalam pelayanan penyampaian pendapat ini juga dilarang untuk membawa senjata api, senjata tajam, maupun benda sejenis, serta menjaga sikap-sikap humanis,&amp;quot; ujar Onkoseno.&#13;
&#13;
Terkait rekayasa lalu lintas, Onkoseno mengatakan kepolisian akan menerapkannya secara situasional. Pengaturan lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi kepadatan dan dinamika massa di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kepolisian menyiapkan pengaturan dan rekayasa secara situasional, melihat nanti dinamika kepadatan arus lalu lintas,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Onkoseno mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib, mengikuti arahan petugas, menjaga fasilitas umum, serta tidak mudah terprovokasi. Sedangkan masyarakat yang melintas di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI juga diminta memperhatikan informasi lalu lintas terkini dan mengikuti arahan petugas di lapangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
