<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Buruh Gelar Demo di Depan Gedung DPR RI, Desak UU yang Berpihak pada Pekerja</title><description>Ribuan buruh diyakini ambil bagian dalam aksi demo ini. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/06/338/3246243/ribuan-buruh-gelar-demo-di-depan-gedung-dpr-ri-desak-uu-yang-berpihak-pada-pekerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/06/338/3246243/ribuan-buruh-gelar-demo-di-depan-gedung-dpr-ri-desak-uu-yang-berpihak-pada-pekerja"/><item><title>Ribuan Buruh Gelar Demo di Depan Gedung DPR RI, Desak UU yang Berpihak pada Pekerja</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/06/338/3246243/ribuan-buruh-gelar-demo-di-depan-gedung-dpr-ri-desak-uu-yang-berpihak-pada-pekerja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/06/338/3246243/ribuan-buruh-gelar-demo-di-depan-gedung-dpr-ri-desak-uu-yang-berpihak-pada-pekerja</guid><pubDate>Selasa 06 Oktober 2026 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/06/338/3246243/ribuan_buruh_menggelar_aksi_demonstrasi_di_depan_gedung_dpr_ri_6_oktober_2026-v26g_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ribuan buruh menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, 6 Oktober 2026. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/06/338/3246243/ribuan_buruh_menggelar_aksi_demonstrasi_di_depan_gedung_dpr_ri_6_oktober_2026-v26g_large.JPG</image><title>Ribuan buruh menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, 6 Oktober 2026. </title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Ribuan buruh dari berbagai elemen menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Aksi massa ini digelar untuk mengawal pengesahan RUU Ketenagakerjaan agar berpihak pada hak-hak pekerja.&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa buruh tampak memadati kawasan depan gedung wakil rakyat tersebut. Kepadatan massa meluber hingga ke pertigaan Jalan Gerbang Pemuda.&#13;
&#13;
Massa buruh terus berdatangan hingga sekitar pukul 11.20 WIB. Mereka datang menggunakan sepeda motor hingga berjalan kaki (long march) dari kawasan SUGBK menuju Gedung DPR RI, dengan dipandu oleh sejumlah mobil komando.&#13;
&#13;
Selain membawa bendera organisasi, para buruh juga membentangkan spanduk berisi poin-poin tuntutan. Di antara tuntutan utama mereka adalah mendesak agar Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan benar-benar berpihak pada kepentingan buruh.&#13;
&#13;
Mereka juga menuntut jaminan kepastian kerja, penghentian eksploitasi sistem outsourcing dan pekerja kontrak, serta pencegahan penyalahgunaan sistem pemagangan. Selain itu, buruh mendesak jaminan atas upah yang layak dan bermartabat, termasuk penghapusan sistem koefisien nilai tertentu yang dinilai tidak transparan.&#13;
&#13;
Dari atas mobil komando, para perwakilan buruh secara bergantian menyampaikan orasinya. Terlihat lebih dari lima unit mobil komando dikerahkan di depan Gedung DPR RI untuk memimpin jalannya aksi tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Ribuan buruh dari berbagai elemen menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Aksi massa ini digelar untuk mengawal pengesahan RUU Ketenagakerjaan agar berpihak pada hak-hak pekerja.&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa buruh tampak memadati kawasan depan gedung wakil rakyat tersebut. Kepadatan massa meluber hingga ke pertigaan Jalan Gerbang Pemuda.&#13;
&#13;
Massa buruh terus berdatangan hingga sekitar pukul 11.20 WIB. Mereka datang menggunakan sepeda motor hingga berjalan kaki (long march) dari kawasan SUGBK menuju Gedung DPR RI, dengan dipandu oleh sejumlah mobil komando.&#13;
&#13;
Selain membawa bendera organisasi, para buruh juga membentangkan spanduk berisi poin-poin tuntutan. Di antara tuntutan utama mereka adalah mendesak agar Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan benar-benar berpihak pada kepentingan buruh.&#13;
&#13;
Mereka juga menuntut jaminan kepastian kerja, penghentian eksploitasi sistem outsourcing dan pekerja kontrak, serta pencegahan penyalahgunaan sistem pemagangan. Selain itu, buruh mendesak jaminan atas upah yang layak dan bermartabat, termasuk penghapusan sistem koefisien nilai tertentu yang dinilai tidak transparan.&#13;
&#13;
Dari atas mobil komando, para perwakilan buruh secara bergantian menyampaikan orasinya. Terlihat lebih dari lima unit mobil komando dikerahkan di depan Gedung DPR RI untuk memimpin jalannya aksi tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
