<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Cartenz Gagalkan Penyelundupan Ratusan Amunisi di Perairan Jayapura Diduga untuk KKB</title><description>Dia menambahkan, identitas awak longboat dan sarana yang digunakan juga masih dalam proses penyelidikan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/07/337/3246443/satgas-cartenz-gagalkan-penyelundupan-ratusan-amunisi-di-perairan-jayapura-diduga-untuk-kkb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/10/07/337/3246443/satgas-cartenz-gagalkan-penyelundupan-ratusan-amunisi-di-perairan-jayapura-diduga-untuk-kkb"/><item><title>Satgas Cartenz Gagalkan Penyelundupan Ratusan Amunisi di Perairan Jayapura Diduga untuk KKB</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/10/07/337/3246443/satgas-cartenz-gagalkan-penyelundupan-ratusan-amunisi-di-perairan-jayapura-diduga-untuk-kkb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/10/07/337/3246443/satgas-cartenz-gagalkan-penyelundupan-ratusan-amunisi-di-perairan-jayapura-diduga-untuk-kkb</guid><pubDate>Rabu 07 Oktober 2026 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/07/337/3246443/kkb-48Ny_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satgas Cartenz Gagalkan Penyelundupan Ratusan Amunisi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/07/337/3246443/kkb-48Ny_large.jpg</image><title>Satgas Cartenz Gagalkan Penyelundupan Ratusan Amunisi </title></images><description>JAKARTA - Satgas Operasi Damai Cartenz dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Jayapura menggagalkan aksi penyelundupan amunisi ilegal lewat perairan Jayapura. Diduga amunisi tersebut untuk dikirim ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).&#13;
&#13;
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz mengatakan barang bukti berupa tas kulit berwarna hitam beserta 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter juga telah diserahkan pada Senin (5/10) kemarin.&#13;
&#13;
Saat ini penyidik gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Ditreskrimum Polda Papua tengah mengusut asal-usul amunisi termasuk pelaku dan tujuan pengiriman.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Siapa yang mengirim barang, dari mana asalnya, dan ke mana tujuannya. Kami juga akan mengambil keterangan dari beberapa saksi guna membantu mengidentifikasi alat angkut yang digunakan,&amp;rdquo; ujar Yusuf, Rabu (7/10/2026).&#13;
&#13;
Yusuf mengatakan, pendalaman tersebut juga dilakukan untuk mengetahui rangkaian peredaran amunisi, termasuk pihak yang membawa, menerima maupun menguasainya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, identitas awak longboat dan sarana yang digunakan juga masih dalam proses penyelidikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Barang bukti ini akan terus didalami bersama penyidik untuk mengetahui asal-usul, jalur peredaran, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengadaan, pengangkutan maupun penguasaan amunisi tersebut,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Satgas Operasi Damai Cartenz dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Jayapura menggagalkan aksi penyelundupan amunisi ilegal lewat perairan Jayapura. Diduga amunisi tersebut untuk dikirim ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).&#13;
&#13;
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz mengatakan barang bukti berupa tas kulit berwarna hitam beserta 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter juga telah diserahkan pada Senin (5/10) kemarin.&#13;
&#13;
Saat ini penyidik gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Ditreskrimum Polda Papua tengah mengusut asal-usul amunisi termasuk pelaku dan tujuan pengiriman.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Siapa yang mengirim barang, dari mana asalnya, dan ke mana tujuannya. Kami juga akan mengambil keterangan dari beberapa saksi guna membantu mengidentifikasi alat angkut yang digunakan,&amp;rdquo; ujar Yusuf, Rabu (7/10/2026).&#13;
&#13;
Yusuf mengatakan, pendalaman tersebut juga dilakukan untuk mengetahui rangkaian peredaran amunisi, termasuk pihak yang membawa, menerima maupun menguasainya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, identitas awak longboat dan sarana yang digunakan juga masih dalam proses penyelidikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Barang bukti ini akan terus didalami bersama penyidik untuk mengetahui asal-usul, jalur peredaran, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengadaan, pengangkutan maupun penguasaan amunisi tersebut,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
